Jawaban singkat
Apa Itu Ekstraksi Lead?
Ekstraksi lead adalah tindakan mencabut kabel (lead) alat pacu jantung, ICD, atau CRT yang sudah lama tertanam dan melekat pada pembuluh darah atau dinding jantung. Alasan utamanya adalah infeksi alat atau kabel yang rusak. Tindakan dilakukan dengan bius umum, umumnya lewat pembuluh darah, selama sekitar 1 sampai 4 jam.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Ekstraksi Lead
Apa Itu Ekstraksi Lead
Alat pacu jantung, ICD, dan CRT tersambung ke jantung melalui kabel tipis yang disebut lead. Kabel ini masuk lewat pembuluh darah balik di bawah tulang selangka sampai ke dalam jantung. Seiring waktu, tubuh membentuk jaringan parut yang melekatkan kabel ke dinding pembuluh darah dan jantung. Ekstraksi lead adalah tindakan mencabut kabel yang sudah melekat tersebut, umumnya kabel yang terpasang lebih dari satu tahun.
Mengapa Kabel Perlu Dicabut
Alasan utama adalah infeksi. Bila kantong alat atau kabel terinfeksi, atau kuman sudah masuk ke aliran darah, seluruh alat dan kabel perlu diangkat, karena antibiotik saja umumnya tidak dapat membersihkan kuman yang menempel pada alat. Alasan lain adalah kabel rusak, pembuluh darah balik tersumbat sehingga kabel baru tidak dapat dipasang, kabel yang mengganggu katup trikuspid, atau kabel yang menimbulkan nyeri menetap. Infeksi alat dibahas di halaman Infeksi Perangkat Jantung.
Cara Kerja Singkat
Kebanyakan kabel dapat dicabut lewat pembuluh darah tanpa membuka dada. Dokter memasukkan kawat pengunci ke dalam kabel agar kabel tidak putus saat ditarik. Selubung khusus lalu didorong menyusuri kabel untuk melepaskan jaringan parut sedikit demi sedikit, dengan ujung mekanis yang berputar atau dengan energi laser. Bila perlu, kabel dijerat dan ditarik dari pembuluh darah di lipat paha. Pada sebagian kecil kasus, misalnya bila ada gumpalan infeksi yang besar pada kabel, kabel diangkat lewat operasi terbuka.
Risiko yang Perlu Dipahami
Ekstraksi lead memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pemasangan alat. Dalam registri besar di Eropa, kabel berhasil diangkat pada lebih dari 95 dari 100 pasien, sedangkan komplikasi berat, seperti robekan pembuluh darah besar atau dinding jantung yang menyebabkan perdarahan di dalam dada, terjadi pada sekitar 1 sampai 2 dari 100 tindakan. Sebagian kecil komplikasi tersebut dapat mengancam nyawa. Karena itu, tindakan dilakukan dengan kesiapan operasi darurat, darah cadangan, dan tim bedah jantung. Dokter menimbang risiko ini terhadap bahaya bila kabel dibiarkan, terutama pada infeksi.
Setelah Kabel Dicabut
Bila alasannya infeksi, antibiotik lewat infus dilanjutkan, dan alat baru biasanya dipasang setelah biakan darah bersih sedikitnya 72 jam, atau lebih lama bila infeksi mengenai katup. Pasien yang bergantung pada alat pacu memakai pacu jantung sementara sampai alat baru terpasang. Pemasangan alat baru dibahas di halaman Pemasangan Pacemaker dan Defibrillator Kardioverter Implan (ICD).
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Infeksi Kantong AlatKemerahan, nanah, atau alat menembus kulit; seluruh alat dan kabel perlu diangkat.
- Infeksi Darah atau Endokarditis pada AlatKuman di aliran darah atau gumpalan infeksi pada kabel atau katup jantung.
- Kabel Rusak atau Tidak BerfungsiTerutama bila kabel lama mengganggu kabel baru atau berisiko menimbulkan masalah.
- Pembuluh Darah Balik TersumbatKabel lama menyumbat vena sehingga kabel baru tidak dapat dipasang saat penggantian alat.
- Kabel Mengganggu Katup TrikuspidKabel menyebabkan kebocoran katup yang berat dan menimbulkan keluhan.
- Nyeri Menetap karena KabelNyeri di kantong alat atau sepanjang kabel yang tidak membaik dengan cara lain.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Kabel Berfungsi Baik tanpa MasalahKabel yang tidak dipakai lagi dapat ditutup dan dibiarkan bila risikonya lebih kecil.
- Harapan Hidup Sangat TerbatasBila manfaat tindakan tidak sebanding dengan risikonya, pilihan lain dibicarakan bersama keluarga.
- Keadaan Umum Sangat BeratTindakan dapat ditunda sampai keadaan lebih stabil, kecuali infeksi memerlukan penanganan segera.
- Tanpa Kesiapan Bedah JantungTindakan hanya dilakukan bila tim dan ruang operasi siap menangani komplikasi segera.
- Gumpalan Infeksi Sangat BesarLebih sesuai diangkat lewat operasi terbuka atau teknik penghisapan khusus.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan dilakukan teliti karena tindakan ini memerlukan kesiapan untuk kemungkinan operasi darurat. Biasanya Anda sudah dirawat sebelum tindakan.
Pemeriksaan sebelum tindakan. Pemeriksaan darah, biakan darah bila ada infeksi, EKG, rontgen dada untuk melihat posisi kabel, dan ekokardiografi, sering lewat kerongkongan (TEE), untuk mencari gumpalan pada kabel atau katup. Bila perlu, CT scan dilakukan untuk menilai posisi kabel terhadap pembuluh darah dan jantung.
Pemeriksaan alat. Alat diperiksa untuk mengetahui seberapa bergantung jantung Anda pada alat pacu, sehingga tim dapat menyiapkan pacu jantung sementara.
Obat. Obat pengencer darah biasanya dihentikan atau diatur ulang sebelum tindakan sesuai petunjuk dokter. Sampaikan semua obat dan alergi Anda.
Puasa. Puasa sekitar 6 jam sebelum tindakan karena memakai bius umum.
Darah cadangan dan persetujuan. Darah cadangan disiapkan. Dokter menjelaskan alasan, manfaat, risiko, dan rencana penggantian alat sebelum Anda menandatangani persetujuan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Ekstraksi lead dilakukan di kamar operasi atau ruang tindakan hibrida yang siap untuk operasi jantung, dengan bius umum. Lama tindakan sekitar 1 sampai 4 jam, bergantung pada jumlah kabel, lamanya kabel tertanam, dan kuatnya jaringan parut.
Pemantauan dan Persiapan
Setelah Anda tertidur, tim memasang jalur infus besar, pemantau tekanan darah di arteri, dan ekokardiografi lewat kerongkongan untuk memantau jantung. Pacu jantung sementara dipasang bila diperlukan.
Membuka Kantong Alat
Dokter membuka kantong alat di bawah tulang selangka, melepas alat dari kabel, dan membersihkan jaringan di sekitar kabel.
Melepaskan Kabel
Kawat pengunci dimasukkan ke dalam kabel. Kabel lalu ditarik perlahan, dan bila masih melekat, selubung mekanis atau laser didorong menyusuri kabel untuk melepaskan jaringan parut. Kadang kabel diambil dari lipat paha dengan alat penjerat.
Memastikan dan Menutup
Rontgen dan ekokardiografi memastikan kabel sudah terangkat dan tidak ada perdarahan di sekitar jantung. Kantong alat dibersihkan, terutama bila terinfeksi, lalu ditutup. Alat baru dipasang pada tindakan yang sama atau kemudian, sesuai alasan pencabutan.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Membersihkan Sumber InfeksiMengangkat seluruh alat dan kabel adalah langkah utama agar infeksi pada alat dapat sembuh.
- Jalan untuk Alat BaruMembuka kembali jalur pembuluh darah untuk kabel baru saat penggantian atau penambahan alat.
- Tanpa Membuka Dada pada Kebanyakan PasienSebagian besar kabel dapat dicabut lewat pembuluh darah dengan alat khusus.
- Mengatasi Masalah karena KabelMisalnya kebocoran katup trikuspid atau nyeri yang disebabkan kabel.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Robekan Pembuluh Darah atau Dinding JantungJarang tetapi serius; dapat menyebabkan perdarahan di dalam dada dan memerlukan operasi segera.
- Penumpukan Darah di Sekitar JantungDarah di kantong jantung dapat menekan jantung sehingga perlu segera dikeluarkan.
- Perdarahan atau Memar di Kantong AlatLebih mungkin bila memakai obat pengencer darah; dipantau oleh tim.
- Kerusakan Katup TrikuspidKabel yang melekat pada katup dapat merusaknya saat dicabut sehingga katup bocor.
- Sisa Potongan KabelSebagian kecil ujung kabel dapat tertinggal; biasanya tidak bermasalah bila tidak ada infeksi.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Pasien dirawat beberapa hari, lebih lama bila ada infeksi yang memerlukan antibiotik lewat infus.
Pemantauan awal. Tekanan darah, irama jantung, luka, dan napas dipantau ketat, biasanya di ruang perawatan intensif atau ruang pemantauan pada malam pertama. Ekokardiografi dapat diulang untuk memastikan tidak ada cairan di sekitar jantung.
Antibiotik. Bila alasannya infeksi, antibiotik diberikan selama sekitar 2 sampai 6 minggu, bergantung pada jenis infeksi.
Pacu jantung sementara dan alat baru. Bila Anda bergantung pada alat pacu, pacu jantung sementara dipakai sampai alat baru dipasang. Pada pengguna ICD, dokter menentukan cara melindungi Anda dari gangguan irama berbahaya selama menunggu alat baru.
Luka dan aktivitas. Jaga luka tetap kering dan bersih. Bila alat baru dipasang, hindari mengangkat lengan di sisi alat tinggi-tinggi dan mengangkat beban berat selama beberapa minggu.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Sesak napas, nyeri dada, atau pusing berat
- Demam, menggigil, atau luka bernanah
- Luka yang makin bengkak atau berdarah
- Pingsan atau denyut jantung sangat lambat
- Lengan di sisi tindakan bengkak
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K)
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center +1 center
Fokus klinisElektrofisiologi dan Ablasi Aritmia · Pemasangan Pacemaker dan ICD
Lihat Profil
Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat ProfilElectrophysiology (EP) Laboratory
Ruang tindakan khusus untuk studi elektrofisiologi, ablasi kateter, dan pemasangan perangkat irama jantung seperti pacemaker dan…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang ekstraksi lead atau pencabutan kabel alat jantung.
Mengapa kabel tidak dibiarkan saja?
Pada kabel yang rusak tanpa infeksi, kabel lama memang sering dapat ditutup dan dibiarkan, lalu kabel baru dipasang di sampingnya. Namun, bila ada infeksi, kuman menempel pada alat dan kabel sehingga antibiotik saja umumnya tidak cukup dan infeksi mudah kambuh. Pada keadaan ini, pedoman menganjurkan seluruh alat dan kabel diangkat.
Seberapa berisiko tindakan ini?
Dalam registri besar di Eropa, komplikasi berat terjadi pada sekitar 1 sampai 2 dari 100 tindakan, dan kematian akibat tindakan sekitar 5 dari 1.000. Risiko lebih tinggi bila kabel sudah sangat lama tertanam atau jumlahnya banyak. Karena itu, tindakan dilakukan dengan kesiapan operasi darurat. Dokter akan menjelaskan risiko pada kondisi Anda dibandingkan risiko bila kabel dibiarkan.
Apakah saya tetap memerlukan alat jantung setelah kabel dicabut?
Sebagian besar pasien masih memerlukan alat, karena alasan pemasangan awalnya tetap ada. Dokter menilai ulang kebutuhan alat setelah ekstraksi. Bila ada infeksi, alat baru biasanya dipasang setelah infeksi terkendali, kadang di sisi tubuh yang berlawanan atau dengan jenis alat lain, misalnya ICD yang kabelnya di bawah kulit. Selama menunggu, tim menyiapkan perlindungan sementara bila diperlukan.
Berapa lama saya dirawat?
Tanpa infeksi, pasien biasanya dirawat beberapa hari. Bila ada infeksi, terutama infeksi darah atau endokarditis, rawat inap dapat berlangsung satu sampai beberapa minggu karena antibiotik perlu diberikan lewat infus dan alat baru baru dipasang setelah infeksi terkendali. Lama rawat juga bergantung pada keadaan jantung dan penyakit lain yang Anda miliki.
Apa tanda infeksi pada alat jantung?
Tandanya antara lain kulit di atas alat merah, hangat, bengkak, atau nyeri; keluar cairan atau nanah; kulit menipis sampai alat atau kabel terlihat; serta demam atau menggigil tanpa sebab yang jelas. Jangan menekan atau mengobati sendiri luka di atas alat. Segera hubungi dokter jantung Anda atau datang ke IGD bila tanda tersebut muncul.
Apakah tindakan ini memerlukan operasi dada terbuka?
Pada kebanyakan pasien tidak. Kabel dicabut lewat pembuluh darah melalui sayatan di kantong alat, kadang ditambah tusukan di lipat paha. Operasi dada terbuka diperlukan pada sebagian kecil pasien, misalnya bila ada gumpalan infeksi yang besar pada kabel, bila perlu operasi jantung lain, atau bila terjadi robekan yang harus segera dijahit.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K).
- Kusumoto FM, Schoenfeld MH, Wilkoff BL, dkk. 2017 HRS expert consensus statement on cardiovascular implantable electronic device lead management and extraction. Heart Rhythm. 2017;14(12):e503-e551.
- Bongiorni MG, Burri H, Deharo JC, dkk. 2018 EHRA expert consensus statement on lead extraction: recommendations on definitions, endpoints, research trial design, and data collection requirements for clinical scientific studies and registries: endorsed by APHRS/HRS/LAHRS. Europace. 2018;20(7):1217.
- Bongiorni MG, Kennergren C, Butter C, dkk. The European Lead Extraction ConTRolled (ELECTRa) study: a European Heart Rhythm Association (EHRA) Registry of Transvenous Lead Extraction Outcomes. Eur Heart J. 2017;38(40):2995-3005.
- Blomstrom-Lundqvist C, Traykov V, Erba PA, dkk. European Heart Rhythm Association (EHRA) international consensus document on how to prevent, diagnose, and treat cardiac implantable electronic device infections, endorsed by the Heart Rhythm Society (HRS), the Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), the Latin American Heart Rhythm Society (LAHRS), International Society for Cardiovascular Infectious Diseases (ISCVID) and the European Society of Clinical Microbiology and Infectious Diseases (ESCMID) in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Europace. 2020;22(4):515-549.
- Baddour LM, Esquer Garrigos Z, Rizwan Sohail M, dkk. Update on Cardiovascular Implantable Electronic Device Infections and Their Prevention, Diagnosis, and Management: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2024;149(2):e201-e216.
- Delgado V, Ajmone Marsan N, de Waha S, dkk. 2023 ESC Guidelines for the management of endocarditis. Eur Heart J. 2023;44(39):3948-4042.

