Langsung ke konten

Prosedur medis · Tindakan non-bedah · Tindakan bedah

Penutupan Patent Ductus Arteriosus

Patent Ductus Arteriosus (PDA) Closure

Tindakan menutup saluran antara aorta dan arteri paru yang tetap terbuka setelah lahir (PDA), umumnya lewat kateter dengan koil atau alat penutup, atau lewat operasi.

Ditinjau secara medis olehdr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui6 Oktober 2026
Ilustrasi penutupan PDA pada jantung anak dengan kateter yang membawa perangkat plug untuk menutup hubungan abnormal antara aorta dan arteri pulmonalis, disertai inset pembesaran perangkat penutup.
Ilustrasi Penutupan Patent Ductus Arteriosus
Kelompok prosedur
Intervensi Non-Bedah (Minimally Invasive), Struktural Jantung
Durasi tindakan
1 jam
Anestesi
Umum
Rawat inap
Direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Penutupan Patent Ductus Arteriosus?

Penutupan patent ductus arteriosus (PDA) adalah tindakan menutup saluran antara aorta dan arteri paru yang seharusnya menutup sendiri setelah bayi lahir. Bila tetap terbuka, darah berlebih mengalir ke paru dan membebani jantung kiri. Saluran umumnya ditutup lewat kateter dengan koil atau alat penutup dalam sekitar 1 jam.

Sumber informasi

Mengenal Penutupan Patent Ductus Arteriosus

Apa Itu Penutupan Patent Ductus Arteriosus

Selama dalam kandungan, janin memiliki saluran pembuluh darah bernama duktus arteriosus yang menghubungkan arteri paru dengan aorta. Saluran ini membuat darah tidak perlu melewati paru yang belum dipakai bernapas. Setelah lahir, saluran ini normalnya menutup sendiri dalam beberapa hari. Bila tetap terbuka, keadaan ini disebut patent ductus arteriosus (PDA) atau duktus arteriosus persisten. Penutupan PDA adalah tindakan untuk menutup saluran tersebut. Gambaran umum penutupan lubang jantung lainnya dibahas di halaman Penutupan Defek Jantung.

Mengapa PDA Membebani Jantung

Setelah lahir, tekanan di aorta lebih tinggi daripada di arteri paru. Akibatnya darah dari aorta mengalir lewat saluran ke paru, lalu kembali ke serambi dan bilik kiri. Pada PDA besar, aliran berlebih ini membuat jantung kiri membesar, bayi bernapas cepat, berkeringat saat menyusu, dan sulit bertambah berat. Bila dibiarkan bertahun-tahun, tekanan di pembuluh darah paru dapat meningkat. Saluran yang terbuka juga dapat menjadi tempat infeksi.

PDA pada Bayi Prematur

PDA lebih sering ditemukan pada bayi yang lahir prematur. Pada sebagian bayi ini, saluran masih dapat menutup sendiri atau dengan obat seperti ibuprofen atau parasetamol yang diberikan di ruang perawatan intensif bayi. Bila saluran besar tidak menutup dan mengganggu napas bayi, saluran dapat ditutup dengan operasi kecil atau lewat kateter dengan alat khusus untuk bayi kecil.

Penutupan lewat Kateter

Pada bayi yang lebih besar, anak, dan dewasa, PDA umumnya ditutup lewat kateter dari pembuluh darah di lipat paha. Saluran yang kecil ditutup dengan koil, yaitu gulungan kawat lentur yang memicu bekuan dan menyumbat saluran. Saluran yang lebih besar ditutup dengan alat penutup berbentuk sumbat dari jaring logam. Operasi lewat sayatan di sisi dada kiri dipilih bila saluran terlalu besar atau bentuknya tidak sesuai untuk kateter.

Kapan PDA Perlu Ditutup

Penutupan dianjurkan bila PDA membuat jantung kiri membesar, menimbulkan keluhan, atau mengganggu pertumbuhan. PDA kecil yang terdengar sebagai bising jantung juga sering ditutup untuk mencegah infeksi. PDA yang sangat kecil dan hanya terlihat pada ekokardiografi, tanpa bising, umumnya tidak perlu ditutup. Pada dewasa, penutupan tidak dilakukan bila tekanan paru sudah sangat tinggi, sehingga dokter dapat mengukurnya lebih dulu dengan kateterisasi jantung kanan, yang dibahas di halaman Kateterisasi Jantung Kanan.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Jantung Kiri MembesarAliran berlebih lewat saluran membuat serambi dan bilik kiri membesar.
  • Bayi Sesak dan Sulit TumbuhNapas cepat, berkeringat saat menyusu, dan berat badan sulit naik.
  • PDA yang Terdengar sebagai BisingPDA kecil sampai sedang yang menimbulkan bising jantung, ditutup untuk mencegah infeksi.
  • PDA Besar pada Bayi PrematurSaluran besar yang tidak menutup dengan obat dan mengganggu napas bayi.
  • Riwayat Infeksi pada SaluranInfeksi pada dinding PDA (endarteritis) yang pernah terjadi sebelumnya.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Tekanan Paru Sangat TinggiBila darah sudah berbalik dari arteri paru ke aorta, penutupan dapat membahayakan.
  • PDA Sangat Kecil tanpa BisingHanya terlihat pada ekokardiografi dan tidak membebani jantung, sehingga cukup dipantau.
  • Kelainan Jantung yang Bergantung pada PDAPada kelainan tertentu, saluran ini justru menjadi jalur darah yang diperlukan bayi.
  • Infeksi AktifTindakan terencana ditunda sampai infeksi teratasi.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Persiapan bergantung pada usia dan cara penutupan. Pada bayi prematur, keputusan dan persiapan dilakukan bersama tim perawatan intensif bayi.

Pemeriksaan sebelum tindakan. Ekokardiografi untuk mengukur saluran, EKG, rontgen dada, dan tes darah.

Puasa. Ikuti jadwal puasa dari tim anestesi. Batas waktu ASI, susu formula, dan air putih dijelaskan terpisah.

Kesehatan umum. Beri tahu tim bila anak demam, batuk, atau pilek, karena tindakan terencana mungkin ditunda.

Obat dan alergi. Bawa daftar obat. Sampaikan bila ada alergi obat, zat kontras, atau logam nikel.

Menyiapkan anak. Jelaskan dengan bahasa sederhana apa yang akan terjadi. Orang tua dapat mendampingi sampai anak dibius, dan anak boleh membawa barang kesayangannya.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Penutupan PDA lewat kateter dilakukan di ruang kateterisasi dan berlangsung sekitar 1 sampai 2 jam. Pada anak umumnya dengan bius umum atau obat penenang dalam; pada dewasa sering cukup dengan bius lokal dan obat penenang.

Memasukkan Kateter

Kateter dimasukkan lewat pembuluh darah balik, kadang juga arteri, di lipat paha.

Memetakan Saluran

Zat kontras disuntikkan ke aorta untuk melihat bentuk dan ukuran saluran, lalu dokter memilih koil atau alat penutup yang sesuai.

Memasang Penutup

Koil atau alat didorong lewat kateter ke dalam saluran lalu dibuka. Sebelum dilepas, posisinya diperiksa dengan zat kontras atau ekokardiografi.

Menyelesaikan Tindakan

Kateter ditarik dan bekas tusukan ditekan sampai perdarahan berhenti. Bila dipilih operasi, misalnya pada bayi prematur, dokter bedah mengikat atau menjepit saluran lewat sayatan kecil di sisi dada kiri.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Sayatan di DadaPada sebagian besar anak dan dewasa, saluran ditutup lewat kateter dari lipat paha.
  • Tindakan SingkatUmumnya sekitar 1 jam, dan kebanyakan anak pulang keesokan harinya.
  • Beban Jantung BerkurangJantung kiri yang membesar dapat kembali normal setelah aliran berlebih berhenti.
  • Mencegah Infeksi dan Kerusakan ParuMenurunkan risiko infeksi pada saluran dan tekanan tinggi di pembuluh darah paru.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Koil atau Alat BergeserJarang; umumnya dapat diambil kembali lewat kateter.
  • Sisa KebocoranAliran kecil dapat tersisa dan sering menutup sendiri dalam beberapa minggu.
  • Penyempitan Arteri Paru atau AortaPada bayi kecil, alat dapat menonjol dan menyempitkan pembuluh di sekitarnya.
  • Masalah di Lokasi TusukanMemar, perdarahan, atau aliran ke tungkai berkurang, lebih mungkin pada bayi.
  • Suara Serak setelah OperasiSaraf pita suara yang dekat saluran dapat teriritasi; biasanya membaik bertahap.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Setelah penutupan lewat kateter, kebanyakan anak pulang keesokan harinya. Bayi prematur tetap dirawat di ruang perawatan intensif bayi sesuai kebutuhannya.

Hari pertama. Anak berbaring dengan tungkai lurus beberapa jam. Tim memantau bekas tusukan, denyut nadi kaki, serta warna dan kehangatan tungkai.

Pemeriksaan sebelum pulang. Ekokardiografi memastikan posisi alat dan tidak ada sisa kebocoran yang berarti.

Aktivitas. Anak dapat kembali bermain ringan dan sekolah dalam beberapa hari. Permainan berat ditunda sekitar satu minggu atau sesuai anjuran.

Kontrol. Ekokardiografi dilakukan berkala, misalnya dalam 1 sampai 6 bulan. Selama 6 bulan pertama, beri tahu dokter gigi sebelum tindakan gigi karena mungkin perlu antibiotik pencegahan.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera hubungi tim medis atau ke IGD bila anak Anda mengalami:

  • Bengkak yang membesar atau perdarahan di bekas tusukan
  • Tungkai dingin, pucat, atau kebiruan
  • Napas cepat atau sesak
  • Demam tinggi tanpa penyebab yang jelas
  • Air kencing berwarna gelap seperti teh

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K)

Pediatri dan Penyakit Jantung Bawaan

Congenital and Structural Heart Center

Fokus klinisKonsultasi Jantung Anak · Penanganan Penyakit Jantung Bawaan

Lihat Profil

dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K)

Bedah Jantung Pediatrik dan Kongenital

Congenital and Structural Heart Center +2 center

Fokus klinisOperasi Jantung Anak · Operasi Kelainan Jantung Bawaan

Lihat Profil

dr. Tartila, Sp.A, Subsp.ETIA(K)

Emergensi dan Terapi Intensif Anak

Congenital and Structural Heart Center

Fokus klinisPerawatan Intensif Anak · Penanganan Gawat Darurat Anak

Lihat Profil

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan orang tua dan pasien tentang penutupan patent ductus arteriosus (PDA).

Mengapa PDA tidak menutup sendiri setelah lahir?

Pada bayi cukup bulan, saluran biasanya menutup dalam beberapa hari setelah lahir karena kadar oksigen meningkat. Pada bayi prematur, dinding saluran belum matang sehingga lebih sering tetap terbuka. Faktor lain antara lain infeksi rubela selama kehamilan dan kelainan genetik tertentu. Sering kali penyebab pastinya tidak diketahui dan bukan karena kesalahan orang tua.

Apakah PDA bisa menutup sendiri?

Pada bayi prematur, PDA sering menutup sendiri atau dengan obat dalam beberapa minggu. Pada bayi cukup bulan, PDA yang masih terbuka setelah usia sekitar 3 bulan jarang menutup sendiri. Karena itu, PDA yang membebani jantung atau terdengar sebagai bising umumnya direncanakan untuk ditutup, sedangkan PDA sangat kecil tanpa bising cukup dipantau.

Apakah koil atau alat penutup akan tetap di dalam tubuh?

Ya. Koil atau alat dibiarkan di dalam saluran dan lama-kelamaan diselubungi jaringan sehingga saluran tertutup rapat. Alat tidak perlu diganti dan umumnya tidak mengganggu pertumbuhan anak. Simpan kartu alat yang diberikan setelah tindakan, dan tunjukkan kepada tenaga kesehatan bila anak akan menjalani pemeriksaan seperti MRI.

Pada usia berapa PDA dapat ditutup lewat kateter?

Penutupan lewat kateter umumnya dilakukan pada bayi yang lebih besar, anak, dan dewasa. Alat khusus juga memungkinkan penutupan lewat kateter pada sebagian bayi kecil, termasuk bayi prematur dengan berat badan tertentu. Pilihan antara kateter, operasi, atau menunggu ditentukan tim berdasarkan berat badan, ukuran saluran, dan keadaan bayi.

Apakah tindakan ini sakit bagi anak saya?

Selama tindakan, anak dibius sehingga tidak merasakan nyeri. Setelahnya, lipat paha mungkin terasa pegal atau memar selama beberapa hari dan dapat diatasi dengan obat pereda nyeri ringan. Setelah pengaruh bius hilang, anak biasanya sudah dapat makan, minum, dan bermain ringan pada hari yang sama.

Apakah orang dewasa dengan PDA perlu ditutup?

Perlu bila PDA membuat jantung kiri membesar atau menimbulkan keluhan, dan tekanan paru belum terlalu tinggi. Pada dewasa, dinding saluran dapat mengeras sehingga pemilihan alat perlu cermat. Bila tekanan paru diduga tinggi, dokter mengukurnya lebih dulu dengan kateterisasi jantung. PDA sangat kecil tanpa bising dan tanpa pembesaran jantung umumnya cukup dipantau.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K).

  1. Baumgartner H, De Backer J, Babu-Narayan SV, dkk. 2020 ESC Guidelines for the management of adult congenital heart disease. Eur Heart J. 2021;42(6):563-645.
  2. Feltes TF, Bacha E, Beekman RH, dkk. Indications for Cardiac Catheterization and Intervention in Pediatric Cardiac Disease: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2011;123(22):2607-2652.
  3. Schneider DJ, Moore JW. Patent ductus arteriosus. Circulation. 2006;114(17):1873-1882.
  4. Hamrick SEG, Sallmon H, Rose AT, dkk. Patent Ductus Arteriosus of the Preterm Infant. Pediatrics. 2020;146(5):e20201209.
  5. Backes CH, Rivera BK, Bridge JA, dkk. Percutaneous Patent Ductus Arteriosus (PDA) Closure During Infancy: A Meta-analysis. Pediatrics. 2017;139(2):e20162927.
  6. Sathanandam SK, Gutfinger D, O'Brien L, dkk. Amplatzer Piccolo Occluder clinical trial for percutaneous closure of the patent ductus arteriosus in patients ≥700 grams. Catheter Cardiovasc Interv. 2020;96(6):1266-1276.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Penutupan Patent Ductus Arteriosus

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur