Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

Tes Albumin Darah / Pemeriksaan Albumin Serum

Albumin Blood Test / Serum Albumin Test

Tes darah yang mengukur albumin, protein utama darah buatan hati, untuk membantu mencari penyebab bengkak dan menilai kondisi hati, ginjal, gizi, dan jantung.

Ditinjau secara medis olehdr. Siska S. Danny, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui5 Oktober 2026
Ilustrasi tes albumin serum dengan hati yang melepaskan albumin ke pembuluh darah, molekul protein, cairan, dan tabung sampel darah.
Ilustrasi Tes Albumin Darah / Pemeriksaan Albumin Serum
Kelompok prosedur
Diagnostik
Durasi tindakan
10 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Tes Albumin Darah / Pemeriksaan Albumin Serum?

Tes albumin darah mengukur kadar albumin, yaitu protein utama dalam darah yang dibuat oleh hati. Albumin menahan cairan tetap di dalam pembuluh darah dan membawa berbagai zat. Kadar yang rendah dapat berhubungan dengan bengkak, penyakit hati atau ginjal, peradangan, kekurangan gizi, atau gagal jantung.

Sumber informasi

Mengenal Tes Albumin Darah / Pemeriksaan Albumin Serum

Apa Itu Albumin

Albumin adalah protein utama di dalam darah dan dibuat oleh hati. Albumin bekerja seperti spons yang menahan cairan tetap di dalam pembuluh darah, sehingga cairan tidak mudah merembes ke jaringan dan menimbulkan bengkak. Albumin juga membawa hormon, kalsium, dan banyak obat ke seluruh tubuh.

Cara Kerja Singkat

Darah diambil dari pembuluh darah di lengan, lalu laboratorium mengukur kadar albumin dalam satuan gram per desiliter (g/dL). Albumin sering diperiksa bersama tes fungsi hati, fungsi ginjal, atau protein total, dan hasilnya dibaca bersama keluhan dan pemeriksaan lain.

Membaca Hasil

Kadar albumin normal pada orang dewasa umumnya sekitar 3,5 sampai 5,0 g/dL, tetapi setiap laboratorium punya rentang sendiri.

  • Albumin rendah: dapat disebabkan penyakit hati, kehilangan protein lewat ginjal atau usus, peradangan atau infeksi berat, gagal jantung, atau kekurangan gizi yang berat dan lama.
  • Albumin tinggi: jarang, biasanya karena tubuh kekurangan cairan.

Albumin berubah perlahan dalam hitungan minggu dan mudah turun saat tubuh mengalami peradangan. Karena itu, albumin bukan penanda gizi tunggal, dan dokter menilainya bersama berat badan, pola makan, dan tanda peradangan.

Albumin dan Jantung

Pada gagal jantung, albumin yang rendah berkaitan dengan bengkak yang lebih sulit diatasi, penumpukan cairan di paru atau perut, dan risiko perburukan yang lebih tinggi. Albumin rendah juga dapat menandakan peradangan, kekurangan gizi, atau gangguan hati dan ginjal yang menyertai penyakit jantung, sehingga membantu dokter merencanakan perawatan secara menyeluruh.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Bengkak di Kaki atau TubuhUntuk mencari apakah bengkak berhubungan dengan albumin yang rendah.
  • Gagal JantungAlbumin rendah berkaitan dengan bengkak yang lebih sulit diatasi dan risiko perburukan yang lebih tinggi.
  • Penyakit HatiHati membuat albumin, sehingga kadarnya membantu menilai fungsi hati.
  • Penyakit Ginjal atau Protein Urine TinggiAlbumin dapat hilang dalam jumlah besar lewat urine.
  • Masalah Gizi atau Berat Badan TurunSebagai bagian dari penilaian gizi, bersama pemeriksaan lain.
  • Persiapan Operasi atau selama Rawat InapMembantu menilai kondisi umum dan kebutuhan dukungan gizi.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Sedang Sakit Berat atau InfeksiPeradangan menurunkan albumin sementara, sehingga hasil dibaca bersama kondisi saat itu.
  • Kekurangan CairanDapat membuat albumin tampak lebih tinggi dari sebenarnya.
  • Baru Menerima Infus Albumin atau Banyak CairanHasil dapat berubah, sehingga beri tahu petugas.
  • KehamilanAlbumin sedikit menurun secara alami selama kehamilan.
  • Tali Pembendung Terlalu LamaDapat sedikit menaikkan hasil. Petugas melepasnya secepatnya.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Pemeriksaan albumin memakai sampel darah dan umumnya tidak memerlukan persiapan khusus.

Makan dan minum. Tidak perlu puasa, kecuali tes lain yang diperiksa bersamaan memerlukan puasa. Minum air putih seperti biasa.

Obat. Minum obat seperti biasa, dan bawa daftar obat Anda.

Informasi penting. Beri tahu petugas bila Anda sedang hamil, sedang sakit atau demam, baru menerima infus atau transfusi albumin, atau mengalami diare dan muntah berat.

Hasil sebelumnya. Bawa hasil albumin, fungsi hati, fungsi ginjal, atau protein urine sebelumnya supaya dokter dapat melihat perubahannya.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Pengambilan darah umumnya selesai dalam 10 menit, dan hasil biasanya tersedia di hari yang sama.

Pencocokan Identitas

Petugas mencocokkan identitas Anda dengan permintaan pemeriksaan dan menanyakan obat serta keadaan yang dapat memengaruhi hasil.

Pengambilan Darah

Darah diambil dari pembuluh darah di lipat siku. Tali pembendung dilepas secepatnya, karena pembendungan yang lama dapat sedikit menaikkan hasil.

Pemeriksaan di Laboratorium

Alat mengukur kadar albumin dalam gram per desiliter (g/dL). Albumin sering diperiksa bersama tes fungsi hati, fungsi ginjal, atau protein total.

Pembacaan Hasil

Dokter membaca hasil bersama keluhan, pemeriksaan fisik, fungsi hati dan ginjal, protein urine, dan tanda peradangan, karena banyak keadaan dapat menurunkan albumin.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Sederhana dan CepatHanya memerlukan sedikit darah, dan hasil biasanya keluar di hari yang sama.
  • Membantu Mencari Penyebab BengkakMembedakan bengkak akibat albumin rendah dari penyebab lain.
  • Gambaran Fungsi Hati dan GinjalDibaca bersama tes lain untuk menilai kedua organ ini.
  • Menilai Risiko pada Gagal JantungAlbumin rendah membantu dokter mengenali pasien yang memerlukan perhatian lebih.
  • Bagian dari Penilaian GiziBersama pemeriksaan lain, membantu merencanakan dukungan gizi.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Nyeri atau Memar KecilDi bekas tusukan jarum, umumnya ringan dan cepat hilang.
  • Pusing atau Pingsan SesaatSebagian orang merasa pusing saat diambil darah. Beri tahu petugas supaya Anda dapat berbaring.
  • Hasil Dipengaruhi Keadaan SesaatPeradangan, kekurangan cairan, atau infus dapat mengubah hasil, sehingga kadang perlu tes ulang.
  • Infeksi di Bekas TusukanSangat jarang karena kulit dibersihkan dan alat yang dipakai steril serta sekali pakai.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas.

Bekas tusukan. Memar kecil wajar dan hilang dalam beberapa hari.

Bila albumin rendah. Dokter mencari dan menangani penyebabnya. Bila ada masalah gizi, dokter atau dokter gizi dapat menyusun pola makan dengan protein dan energi yang cukup.

Pemantauan. Albumin berubah perlahan, sehingga tes ulang biasanya dilakukan setelah beberapa minggu sesuai arahan dokter.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Bengkak di tungkai, perut, atau wajah yang bertambah cepat
  • Sesak napas, terutama saat berbaring
  • Kulit atau bagian putih mata menguning
  • Urine sangat berbusa disertai bengkak

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Juweni Joe, Sp.GK

Spesialis Gizi Klinik

Fokus klinisIntervensi Nutrisi Medis · Nutrisi Pasien Kardiovaskular

Lihat Profil

dr. Khaira U. Yusrie, Sp.PD-KGEH

Gastroenterologi Hepatologi

Fokus klinisPenyakit Dalam · Gastroenterologi dan Hepatologi

Lihat Profil

dr. Siska S. Danny, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures

Fokus klinisPCI pada Sindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer

Lihat Profil

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang tes albumin darah. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.

Apa fungsi albumin dalam tubuh?

Albumin adalah protein utama dalam darah yang dibuat oleh hati. Albumin menahan cairan tetap di dalam pembuluh darah, sehingga cairan tidak mudah merembes ke jaringan dan menimbulkan bengkak. Albumin juga membawa hormon, kalsium, dan banyak obat ke seluruh tubuh, termasuk sebagian obat jantung.

Apa arti albumin rendah?

Albumin rendah dapat disebabkan oleh penyakit hati, kehilangan protein lewat ginjal atau usus, peradangan atau infeksi berat, gagal jantung, atau kekurangan gizi yang berat dan lama. Karena penyebabnya beragam, dokter menilai hasil bersama pemeriksaan lain untuk menemukan penyebab yang sebenarnya.

Apa hubungan albumin dengan penyakit jantung?

Pada gagal jantung, albumin yang rendah berkaitan dengan bengkak yang lebih sulit diatasi dan risiko perburukan yang lebih tinggi. Albumin rendah juga dapat menandakan peradangan, kekurangan gizi, atau gangguan hati dan ginjal yang menyertai. Hasil ini membantu dokter merencanakan perawatan secara menyeluruh.

Apakah albumin rendah pasti karena kurang makan protein?

Tidak selalu. Albumin lebih sering turun karena peradangan, infeksi, penyakit hati, atau kehilangan protein lewat ginjal. Albumin juga baru berubah dalam beberapa minggu, sehingga tidak cocok untuk menilai asupan makan jangka pendek. Penilaian gizi dilakukan dengan menimbang berat badan, pola makan, dan pemeriksaan lain.

Apakah perlu puasa sebelum tes albumin?

Tidak perlu. Tes albumin tidak dipengaruhi makanan hari itu, sehingga Anda dapat makan dan minum seperti biasa. Bila tes ini dilakukan bersamaan dengan tes lain yang memerlukan puasa, seperti gula darah puasa atau kolesterol, ikuti instruksi puasa dari petugas untuk tes tersebut.

Bagaimana cara menaikkan albumin?

Langkah utamanya adalah menangani penyebab, misalnya mengobati infeksi, penyakit hati, penyakit ginjal, atau gagal jantung. Bila ada masalah gizi, dokter atau dokter gizi dapat menyusun pola makan dengan protein dan energi yang cukup. Infus albumin hanya diberikan pada keadaan tertentu sesuai keputusan dokter.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Siska S. Danny, Sp.JP(K).

  1. Levitt DG, Levitt MD. Human serum albumin homeostasis: a new look at the roles of synthesis, catabolism, renal and gastrointestinal excretion, and the clinical value of serum albumin measurements. Int J Gen Med. 2016;9:229-255.
  2. Horwich TB, Kalantar-Zadeh K, MacLellan RW, dkk. Albumin levels predict survival in patients with systolic heart failure. Am Heart J. 2008;155(5):883-889.
  3. Arques S. Human serum albumin in cardiovascular diseases. Eur J Intern Med. 2018;52:8-12.
  4. Cederholm T, Jensen GL, Correia MITD, dkk. GLIM criteria for the diagnosis of malnutrition: A consensus report from the global clinical nutrition community. Clin Nutr. 2019;38(1):1-9.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Tes Albumin Darah / Pemeriksaan Albumin Serum

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur