Langsung ke konten

Teknologi intervensi

EnSite X EP System

Pemetaan Jantung 3D, Pemetaan Elektroanatomi, 3D Mapping, EnSite

Sistem pemetaan tiga dimensi buatan Abbott yang menyusun peta bentuk dan aktivitas listrik ruang jantung selama studi elektrofisiologi dan ablasi. Peta ini membantu dokter menemukan sumber aritmia dan memandu kateter sehingga pemakaian sinar-X dapat dikurangi.

Penggunaan teknologi ditentukan setelah evaluasi dokter.

Tentang Teknologi Ini.

Terakhir diperbarui19 Oktober 2026
Ringkasan

EnSite X EP System adalah sistem pemetaan elektroanatomi tiga dimensi. Selama studi elektrofisiologi dan ablasi, sistem ini menyusun model ruang jantung di layar, menampilkan urutan dan kekuatan sinyal listrik dengan warna, serta menunjukkan posisi kateter saat itu juga. Dokter memakainya untuk menemukan sumber aritmia, merencanakan titik ablasi, dan membantu mengurangi pemakaian sinar-X.

Apa Itu EnSite X EP System?

Aritmia, atau gangguan irama jantung, sering berasal dari titik kecil atau jalur listrik tertentu di dalam jantung. Untuk menanganinya dengan ablasi, dokter perlu tahu letak sumber tersebut. EnSite X EP System adalah sistem pemetaan elektroanatomi tiga dimensi buatan Abbott. Sistem ini menggabungkan bentuk ruang jantung (anatomi) dengan aktivitas listriknya menjadi satu peta di layar selama studi elektrofisiologi dan ablasi kateter.

Cara Sistem Ini Menyusun Peta

Beberapa elektroda tempel dipasang di dada dan punggung Anda. Dengan gabungan medan magnet dan pengukuran impedans listrik, sistem mengetahui posisi ujung kateter di dalam jantung. Saat kateter digerakkan menyentuh dinding jantung, sistem mengumpulkan banyak titik dan menyusunnya menjadi beberapa jenis peta:

  • Peta anatomi. Model tiga dimensi ruang jantung yang dapat diputar dari berbagai sudut.
  • Peta aktivasi. Warna menunjukkan urutan sinyal listrik menyebar, sehingga titik asal aritmia atau jalur putarannya dapat dikenali.
  • Peta tegangan (voltase). Warna menunjukkan kekuatan sinyal; area dengan sinyal lemah dapat menandakan jaringan parut.
  • Penanda titik ablasi. Setiap titik yang sudah diablasi ditandai pada peta, sehingga dokter dapat melihat garis ablasi yang terbentuk.

Kapan Pemetaan Tiga Dimensi Dipakai

Pemetaan tiga dimensi terutama dipakai pada aritmia yang sumbernya sulit dilacak dengan rekaman biasa, misalnya fibrilasi atrium, kepak atrium (atrial flutter) yang tidak khas, takikardia atrium, denyut ekstra dan takikardia dari bilik jantung, serta ablasi ulang. Untuk sebagian aritmia sederhana, dokter mungkin tidak memerlukannya. Kerincian peta juga bergantung pada kateter yang dipakai; kateter pemetaan seperti HD Grid merekam banyak titik sekaligus.

Yang Anda Alami

Pemetaan merupakan bagian dari studi elektrofisiologi atau ablasi, sehingga persiapan, pembiusan, dan pemulihannya mengikuti tindakan tersebut, seperti dijelaskan di halaman Electrophysiology (EP) Laboratory. Proses pemetaan sendiri tidak terasa. Yang mungkin Anda sadari hanya elektroda tempel di kulit, dan sesekali jantung berdebar saat dokter memancing aritmia untuk dipetakan.

Batasan dan Keputusan Dokter

Peta adalah alat bantu, bukan pengobatan. Ketepatannya dipengaruhi kontak kateter dengan dinding jantung, gerakan napas, dan apakah aritmia muncul selama tindakan. Sinar-X tetap dapat dipakai pada tahap tertentu, misalnya saat kateter dimasukkan. Dokter elektrofisiologi yang menentukan apakah pemetaan tiga dimensi diperlukan untuk tindakan Anda.

Kegunaan dan Manfaatnya.

Kesesuaian teknologi ini untuk kondisi Anda ditentukan dokter setelah evaluasi.

  • Menyusun model tiga dimensi ruang jantung selama tindakan
  • Mencari titik asal atau jalur putaran aritmia
  • Memetakan jaringan parut yang dapat menjadi dasar takikardia ventrikel
  • Memandu dan menandai titik ablasi, termasuk pada fibrilasi atrium dan kepak atrium
  • Menilai garis ablasi sebelumnya pada tindakan ulang
  • Membantu mengurangi pemakaian sinar-X selama tindakan

Manfaat bagi Penilaian Dokter

01

Melihat Kateter Tanpa Terus Memakai Sinar-X

Posisi kateter ditampilkan pada model tiga dimensi, sehingga dokter tidak perlu mengandalkan sinar-X untuk setiap gerakan kateter.

02

Peta Waktu dan Peta Tegangan

Urutan menyebarnya sinyal dan kekuatan sinyal ditampilkan sebagai warna pada model jantung, membantu dokter membedakan titik asal aritmia dari jaringan parut.

03

Catatan Setiap Titik Ablasi

Setiap titik ablasi tersimpan pada peta, sehingga dokter dapat menilai apakah garis ablasi sudah tersambung atau masih ada celah.

04

Satu Sistem untuk Berbagai Aritmia

Sistem yang sama dipakai untuk aritmia di serambi maupun bilik jantung, dan dapat bekerja dengan beberapa jenis kateter pemetaan, termasuk HD Grid.

Informasi Teknis Singkat
Jenis teknologi
Sistem pemetaan elektroanatomi tiga dimensi
Produsen
Abbott
Cara melacak kateter
Gabungan medan magnet dan impedans listrik
Radiasi
Pemetaan tidak memakai sinar-X; fluoroskopi tetap dapat dipakai pada tahap tertentu
Dipakai pada
Studi elektrofisiologi dan ablasi kateter
Lokasi layanan
Electrophysiology (EP) Laboratory, Arrhythmia and Device Center

Tim dokter

Diskusikan Kebutuhan Anda.

Semua Dokter

Dokter yang terkait dengan layanan teknologi ini, urut menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K)

Aritmia & Elektrofisiologi

Arrhythmia and Device Center +1 center

Fokus klinisElektrofisiologi dan Ablasi Aritmia · Pemasangan Pacemaker dan ICD

Lihat Profil

Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung

Lihat Profil

dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.

Aritmia & Elektrofisiologi

Arrhythmia and Device Center

Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung

Lihat Profil

Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Jawaban singkat tentang pemetaan jantung tiga dimensi; untuk keadaan Anda secara khusus, silakan tanyakan kepada dokter elektrofisiologi.

Mengapa sebagian ablasi memerlukan peta jantung tiga dimensi?

Sumber aritmia bisa berupa titik kecil atau jalur listrik yang berputar di dalam jantung. Rekaman EKG dari permukaan kulit hanya memberi petunjuk umum tentang letaknya. Peta tiga dimensi menggabungkan bentuk ruang jantung dengan sinyal listrik yang direkam kateter, sehingga dokter dapat melihat titik asal atau jalur aritmia dan merencanakan di mana ablasi dilakukan.

Apakah saya merasakan proses pemetaan?

Tidak. Sistem pemetaan bekerja dari luar tubuh dan membaca posisi kateter melalui elektroda tempel di kulit serta medan magnet lemah yang tidak terasa. Yang mungkin Anda rasakan berasal dari tindakannya, misalnya tekanan di lokasi tusukan atau jantung berdebar saat aritmia dipancing. Pembiusan diberikan sesuai jenis tindakan, dan tim memantau Anda sepanjang prosedur.

Apakah pemetaan tiga dimensi mengurangi paparan sinar-X?

Pemetaan tiga dimensi dapat mengurangi kebutuhan sinar-X, karena posisi kateter ditampilkan pada model jantung di layar. Besar pengurangannya berbeda pada setiap tindakan, bergantung pada jenis aritmia, anatomi jantung, dan tahap tindakan. Sinar-X tetap dapat dipakai, misalnya saat kateter dimasukkan atau saat menembus sekat antara serambi jantung. Bila Anda hamil atau mungkin hamil, sampaikan kepada dokter sebelum tindakan.

Apakah semua tindakan ablasi memakai EnSite X?

Tidak selalu. Beberapa aritmia sederhana dapat ditangani dengan panduan rekaman sinyal dan sinar-X saja. Pemetaan tiga dimensi umumnya dipakai bila sumber aritmia lebih kompleks, misalnya fibrilasi atrium, kepak atrium yang tidak khas, takikardia ventrikel, atau ablasi ulang. Dokter elektrofisiologi menentukan perlengkapan yang sesuai setelah menilai rekaman EKG, Holter, dan hasil pemeriksaan Anda.

Apa arti warna pada peta jantung?

Pada peta aktivasi, warna menunjukkan urutan waktu sinyal listrik menyebar, dari bagian yang aktif lebih awal sampai yang aktif belakangan. Pola ini membantu dokter menemukan titik asal atau jalur putaran aritmia. Pada peta tegangan, warna menunjukkan kekuatan sinyal; area bersinyal lemah dapat menandakan jaringan parut. Dokter akan menjelaskan temuan peta dan hasil tindakan saat kontrol sesudahnya.

Sumber Informasi 3 referensi
  1. Tzeis S, Gerstenfeld EP, Kalman J, dkk. 2024 European Heart Rhythm Association/Heart Rhythm Society/Asia Pacific Heart Rhythm Society/Latin American Heart Rhythm Society expert consensus statement on catheter and surgical ablation of atrial fibrillation. Europace. 2024;26(4):euae043.
  2. Cronin EM, Bogun FM, Maury P, dkk. 2019 HRS/EHRA/APHRS/LAHRS expert consensus statement on catheter ablation of ventricular arrhythmias. Heart Rhythm. 2020;17(1):e2-e154.
  3. Katritsis DG, Boriani G, Cosio FG, dkk. European Heart Rhythm Association (EHRA) consensus document on the management of supraventricular arrhythmias, endorsed by Heart Rhythm Society (HRS), Asia-Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), and Sociedad Latinoamericana de Estimulación Cardiaca y Electrofisiologia (SOLAECE). Europace. 2017;19(3):465-511.

Langkah berikutnya

Mulai dari Kebutuhan Anda.

Diskusikan keluhan dan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dokter membantu menentukan pemeriksaan atau tindakan yang relevan.

Kembali ke Katalog Teknologi