Heartology Gelar Mini Workshop CARES 2026 tentang 3D Echocardiography
Heartology menyelenggarakan Mini Workshop CARES 2026 tentang 3D echocardiography pada 18 Januari 2026 bagi 30 dokter spesialis jantung, dengan sesi ilmiah, live demo TTE dan TEE, hands-on, dan kasus intervensi langsung.

Jakarta, 28 Januari 2026. Heartology Cardiovascular Hospital menyelenggarakan Mini Workshop CARES 2026 bertema 3D Echocardiography Essentials: Building the Foundation for Advanced Imaging Across All Ages pada 18 Januari 2026 di Heartology, Jakarta. Kegiatan ini diikuti 30 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang mendalami ekokardiografi dan kardiologi anak.
Sesi Ilmiah, Live Demo, dan Hands-On
Rangkaian kegiatan meliputi sesi ilmiah tentang teknik pencitraan tiga dimensi untuk menilai fungsi bilik kiri dan kanan serta penerapannya pada kelainan jantung bawaan dan struktural, live demo ekokardiografi 3D transtorakal (TTE) dan transesofageal (TEE), sesi hands-on di workstation, serta kasus intervensi langsung yang menunjukkan peran pencitraan yang presisi dalam pengambilan keputusan klinis.
Prof. Luigi Badano, MD, Ph.D. hadir sebagai pembicara internasional. Ia menekankan bahwa ekokardiografi adalah alat utama dalam diagnosis penyakit jantung, sehingga pembelajaran berkelanjutan di bidang pencitraan kardiovaskular tetap diperlukan.
Peran 3D Echocardiography pada Penyakit Jantung Bawaan
Menurut dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K), ekokardiografi 3D membantu memetakan bentuk bilik jantung yang kompleks pada penyakit jantung bawaan, menilai perubahan volume dan fungsi bilik, serta mengevaluasi anatomi dan fungsi katup secara lebih rinci. Teknik ini juga dapat menjadi panduan selama tindakan intervensi lewat kateter.
dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K), yang memimpin live demo kasus penutupan ASD, menjelaskan bahwa ekokardiografi menjadi metode utama untuk mendeteksi dan memantau kelainan jantung pada bayi dan anak, karena tidak invasif, tanpa radiasi, dan dapat diulang. Ia mengutip data internasional yang mencatat angka penyakit jantung bawaan meningkat dari 0,6 per 1.000 kelahiran hidup pada 1930 menjadi 9,1 per 1.000 pada 2010.
Melalui kegiatan seperti ini, Heartology mendorong penguatan kompetensi klinis, pemanfaatan pencitraan jantung yang presisi, dan kolaborasi ilmiah yang berkelanjutan.
Liputan Media
- Suara: 3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
- Tempo: Teknologi Kunci Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
- Media Indonesia: 3D Echocardiography, Teknologi Baru Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
- Liputan6: Tanpa Radiasi, Ekokardiografi Pantau Kondisi Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Secara Real Time
- Koran Jakarta: Heartology Gelar Lokakarya Pemanfaatan 3D Echocardiography
Layanan dalam Berita Ini
Pusat Layanan Terkait
- Congenital and Structural Heart CenterCongenital and Structural Heart Center menangani kelainan bentuk jantung yang dibawa sejak lahir atau baru ditemukan saat dewasa, seperti lubang di sekat jantung, pembuluh darah yang tetap terbuka setelah lahir, serta penyempitan pembuluh atau katup.
- Cardiovascular Diagnostic CenterCardiovascular Diagnostic Center di Heartology Cardiovascular Hospital melayani pemeriksaan jantung dan pembuluh darah untuk skrining, mencari penyebab keluhan, memantau kondisi yang sudah terdiagnosis, dan evaluasi sebelum operasi.
Dokter yang disebut dalam berita
- dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K)Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah · Pediatri dan Penyakit Jantung BawaanLihat Profil Dokter
- dr. BRM Ario S. Kuncoro, Sp.JP(K)Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah · Ekokardiografi & Imaging KardiovaskularLihat Profil Dokter



