Langsung ke konten
Pengumuman Layanan

Operasi Bypass Jantung dengan Teknik Minimal Invasif (MICS CABG) di Heartology

Operasi bypass jantung di Heartology dapat dilakukan dengan teknik minimal invasif (MICS CABG) pada pasien yang sesuai: sayatan lebih kecil tanpa membelah tulang dada, dengan tujuan revaskularisasi yang sama.

Dr. dr. Dudy Arman Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), bersama tim bedah melakukan operasi bypass jantung minimal invasif (MICS CABG) di ruang operasi Heartology.
Dr. dr. Dudy Arman Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), bersama tim bedah jantung saat melakukan operasi bypass jantung dengan teknik minimal invasif (MICS CABG) di Heartology Cardiovascular Hospital. Tekni

Jakarta, 28 Agustus 2026. Di Heartology Cardiovascular Hospital, operasi bypass jantung atau bedah pintas arteri koroner (coronary artery bypass grafting, CABG) dapat dilakukan dengan pendekatan bedah jantung minimal invasif (minimally invasive cardiac surgery, MICS) pada pasien yang sesuai. Berbeda dengan operasi konvensional yang membelah tulang dada (sternotomi), MICS CABG dilakukan melalui sayatan yang lebih kecil tanpa membelah tulang dada.

Tujuan yang Sama dengan Operasi Konvensional

Dr. dr. Dudy Arman Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS menjelaskan bahwa tujuan kedua metode sama, yaitu membuat jalur baru agar darah dapat melewati pembuluh koroner yang tersumbat dan mencapai revaskularisasi komplit. dr. Widya Trianita Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K) menyampaikan bahwa penelitian yang ia rujuk pada pasien dengan penyumbatan di beberapa pembuluh koroner menunjukkan revaskularisasi komplit tercapai pada 95,5 persen pasien MICS CABG, sebanding dengan 96,3 persen pada operasi lewat sternotomi. Pada kelompok MICS, 96,2 persen graft dinilai baik pada angiografi sebelum pasien pulang.

Penelitian lain yang dirujuk, pada pasien penyakit jantung koroner dengan diabetes tipe 2, mencatat median perdarahan selama operasi sekitar 600 mL pada MICS, dibanding 700 mL pada operasi konvensional.

Pemulihan dan Kesesuaian Pasien

Pada operasi konvensional, tulang dada yang dibelah memerlukan waktu penyembuhan sekitar 12 minggu. Karena tulang dada tetap utuh pada MICS, pasien tidak perlu menunggu penyembuhan tersebut, dan risiko komplikasi terkait tulang dada, seperti infeksi, dapat berkurang. Meski demikian, tidak semua pasien sesuai untuk MICS: metode operasi ditentukan tim dokter setelah menilai kondisi jantung dan kesehatan pasien secara menyeluruh.

Informasi kisaran biaya dan pilihan pembiayaan tersedia di halaman Biaya Operasi Bypass Jantung di Heartology.

Liputan Media

Layanan dalam Berita Ini

Advanced Cardiovascular Surgical Care

Advanced Cardiovascular Surgical Care menangani kondisi jantung dan pembuluh darah yang memerlukan operasi, seperti penyumbatan koroner yang luas, kerusakan katup, serta pelebaran atau robekan aorta.

Kenali Advanced Cardiovascular Surgical Care

Dokter yang disebut dalam berita

  • dr. Widya T. Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K)Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular · Bedah Jantung DewasaLihat Profil Dokter
  • Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARSSpesialis Bedah Toraks Kardiovaskular · Bedah Jantung DewasaLihat Profil Dokter
Semua Kabar & Berita

Berita Lainnya

Semua Kabar & Berita

Untuk Media & Mitra

Informasi Langsung dari Heartology.

Untuk kebutuhan peliputan, wawancara, atau informasi resmi rumah sakit, kunjungi halaman Media & PR.

Pertanyaan media lainnya: info@heartology.id

Media & PR

Kontak dan informasi institusi