Langsung ke konten

Cerita pasien · Penyakit Jantung Koroner & Iskemik

Dari Nyeri Dada Ringan ke Operasi Bypass: Perjalanan Pak Untung

Cerita Bapak Untung.

Pak Untung tidak pernah merasakan nyeri dada yang hebat. Karena itu, ia sempat menganggap keluhannya hal biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Pemeriksaan kemudian menunjukkan tiga pembuluh utama jantungnya tersumbat berat. Dalam video ini, ia bercerita tentang keraguan yang sempat ia rasakan dan pengalamannya menjalani operasi bypass jantung di Heartology.

Keluhan yang Sempat Dianggap Biasa

Sekitar setahun sebelum video direkam, Pak Untung mulai merasakan nyeri ringan di dada. Rasa itu muncul saat ia bergerak tergesa-gesa, misalnya ketika buru-buru mengambil ponsel atau berlari ke mobil, juga saat makan dan mandi. Karena nyerinya tidak pernah terasa hebat, ia tidak terlalu memikirkannya.

Ia lalu menjalani kateterisasi jantung di Bandung. Kateterisasi adalah pemeriksaan dengan selang tipis yang dimasukkan lewat pembuluh darah untuk melihat kondisi arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung. Hasilnya mengejutkan. “Tiga saluran utama di jantung itu penyumbatannya sudah 90 persen,” tutur Pak Untung. Dokter jantung yang memeriksanya pun dengan tegas menyarankan CABG.

Dari Ragu Menjadi Yakin

Coronary Artery Bypass Graft (CABG), atau operasi bypass jantung, adalah operasi untuk membuat jalan pintas bagi aliran darah agar melewati arteri koroner yang tersumbat, dengan memakai pembuluh darah dari bagian tubuh lain. Mendengar kata operasi, Pak Untung sempat stres dan ragu. Atas saran dokter jantung di Bandung, ia kemudian datang ke Heartology.

Di Heartology, Pak Untung berdialog dengan tim dokter tentang kondisinya dan rencana operasi. Percakapan itu menjadi titik balik baginya. “Setelah dialog ini, satu hal yang ada dalam diri saya: saya terbebas dari keragu-raguan,” katanya. Ia pun mantap menjalani CABG bersama tim bedah toraks dan kardiovaskular Heartology.

Pemulihan setelah Operasi

Pak Untung masih ingat jelas saat-saat pertama setelah operasi. Ia bercerita, belum genap 12 jam setelah operasinya selesai, ia sudah bisa duduk di tempat tidur dan makan sendiri. Waktu pemulihan setiap pasien berbeda; inilah yang ia alami.

Dalam video, Pak Untung juga menyebut satu per satu nama dokter yang terlibat dalam perawatannya sebagai ungkapan terima kasih. Saat video direkam, ia merasa sehat dan tidak lagi merasakan nyeri dada. Hal yang paling ia hargai adalah pelayanan yang lugas dan tidak berbelit. “Terutama yang saya acungi jempol itu, enggak bertele-tele,” ujarnya.

Pengalaman Pak Untung menjadi pengingat bahwa nyeri dada ringan yang muncul saat beraktivitas tetap perlu diperiksakan. Bila Anda merasakan keluhan serupa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jantung.

Setiap perjalanan berbeda. Cerita ini merupakan pengalaman pribadi. Kondisi, pilihan penanganan, dan hasil perawatan setiap orang dapat berbeda.

Cerita dalam Suaranya Sendiri.

Pengalaman Pak Untung Menjalani Operasi Bypass Jantung (CABG) untuk Tiga Sumbatan

Simak pengalaman yang dibagikan pasien melalui kanal Heartology. Durasi 4 menit 39 detik.

Tonton di YouTube Video dibuka di YouTube, di tab baru.

Pengalaman lainnya

Cerita dengan Perawatan Serupa.

Semua Cerita Pasien

Langkah berikutnya

Bicarakan Kebutuhan
Perawatan Anda.

Tim dokter dapat membantu Anda memahami kondisi dan pilihan penanganan yang sesuai.

Pilih Dokter untuk Janji TemuKenali Kondisi TerkaitDokter yang terkait dengan cerita ini ada di atas.