Langsung ke konten

Teknologi bedah

Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) Technology

Bedah Jantung Minimal Invasif, Operasi Jantung Sayatan Kecil, Mini-Torakotomi, MICS

Cara melakukan operasi jantung lewat sayatan kecil di sela iga atau di sebagian tulang dada, dengan alat bedah bertangkai panjang. Dipakai untuk operasi tertentu, terutama operasi katup, pada pasien yang anatominya memungkinkan.

Penggunaan teknologi ditentukan setelah evaluasi dokter.

Tentang Teknologi Ini.

Terakhir diperbarui19 Oktober 2026
Ringkasan

Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) adalah cara melakukan operasi jantung lewat sayatan kecil, biasanya di sela iga kanan, tanpa membelah seluruh tulang dada. Dokter bedah memakai alat bertangkai panjang, kadang dibantu kamera kecil. MICS terutama dipakai untuk operasi katup mitral, katup aorta, dan penutupan lubang sekat jantung pada pasien yang memenuhi syarat.

Apa Itu Bedah Jantung Minimal Invasif?

Pada operasi jantung konvensional, dokter bedah membelah tulang dada di bagian tengah (sternotomi) untuk menjangkau jantung. Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) memakai jalan masuk yang lebih kecil, misalnya sayatan di sela iga kanan (mini-torakotomi) atau sayatan yang hanya membuka sebagian tulang dada bagian atas (mini-sternotomi). Perbaikan pada jantung tetap sama; yang berbeda adalah jalan masuknya.

Karena ruang kerjanya sempit, dokter bedah memakai alat bertangkai panjang dan dapat dibantu kamera kecil yang menampilkan gambar jantung di layar. Mesin jantung-paru tetap dipakai, dan pada mini-torakotomi umumnya dihubungkan lewat pembuluh darah di lipat paha. Ekokardiografi transesofageal (TEE), yaitu USG jantung lewat kerongkongan, membantu tim menilai katup selama operasi.

Operasi yang Dapat Dikerjakan dengan MICS

  • Perbaikan atau penggantian katup mitral
  • Penggantian katup aorta
  • Operasi katup trikuspid pada pasien tertentu
  • Penutupan lubang sekat serambi jantung (ASD) yang tidak sesuai ditutup lewat kateter
  • Bypass koroner pada satu atau dua pembuluh tertentu, kadang dipadukan dengan pemasangan stent dalam revaskularisasi hibrida

Siapa yang Cocok

Tidak semua pasien dapat menjalani MICS. Tim menilai kelayakan dari ekokardiografi dan CT scan, yang memperlihatkan bentuk rongga dada, letak jantung, serta keadaan aorta dan pembuluh darah di lipat paha. Operasi pada beberapa katup sekaligus, bypass pada banyak pembuluh koroner, perlengketan akibat operasi dada sebelumnya, atau penyakit pembuluh darah perifer yang berat umumnya lebih aman dikerjakan lewat pembelahan tulang dada.

Yang Dialami Pasien

Persiapan, pembiusan total, dan pemantauan di ICU kardiovaskular sesudah operasi pada dasarnya sama dengan operasi jantung lain. Perbedaannya ada pada luka. Pada pendekatan lewat sela iga, tulang dada tidak dibelah, sehingga larangan yang berkaitan dengan penyatuan tulang dada umumnya tidak berlaku. Nyeri di sekitar sela iga tetap dapat terasa pada hari-hari awal dan ditangani dengan obat. Dokter tetap memberi batas aktivitas sesuai keadaan Anda.

Batasan dan Risiko

MICS tetap operasi jantung besar dengan risiko yang serupa dengan operasi konvensional, seperti perdarahan, gangguan irama jantung, dan stroke. Ada pula risiko khusus, misalnya gangguan pada pembuluh darah lipat paha tempat selang mesin jantung-paru dipasang. Bila akses ternyata tidak memadai atau terjadi perdarahan, dokter bedah dapat beralih ke pembelahan tulang dada demi keselamatan Anda. Pada uji klinis perbaikan katup mitral, pemulihan fungsi fisik dan keamanan mini-torakotomi tidak berbeda bermakna dengan sternotomi, sehingga pendekatan dipilih berdasarkan anatomi dan pertimbangan tim bedah.

Kegunaan dan Manfaatnya.

Kesesuaian teknologi ini untuk kondisi Anda ditentukan dokter setelah evaluasi.

  • Perbaikan atau penggantian katup mitral lewat sela iga
  • Penggantian katup aorta lewat sayatan kecil
  • Operasi katup trikuspid pada pasien tertentu
  • Penutupan lubang sekat serambi jantung (ASD) secara bedah
  • Bypass koroner pada satu atau dua pembuluh tertentu
  • Bagian bedah dari revaskularisasi hibrida bersama pemasangan stent

Manfaat bagi Penilaian Dokter

01

Tulang Dada Tetap Utuh

Pada pendekatan lewat sela iga, jantung dicapai tanpa membelah tulang dada, sehingga tidak ada luka tulang dada yang perlu menyatu setelah operasi.

02

Sayatan Lebih Kecil

Sayatan di sela iga atau di sebagian tulang dada lebih pendek daripada sayatan konvensional. Pada sebagian pasien, letak sayatan mengikuti lipatan kulit di bawah dada.

03

Kelayakan Dinilai Lebih Dulu

Ekokardiografi dan CT scan dipakai untuk memeriksa bentuk rongga dada, aorta, dan pembuluh darah lipat paha sebelum MICS dipilih, sehingga pendekatan disesuaikan dengan anatomi Anda.

04

Dapat Beralih ke Cara Standar

Bila keadaan selama operasi menuntut, tim dapat memperlebar akses atau beralih ke pembelahan tulang dada. Kemungkinan ini dijelaskan sebelum Anda memberikan persetujuan.

Informasi Teknis Singkat
Jenis tindakan
Operasi jantung lewat sayatan kecil (mini-torakotomi atau mini-sternotomi)
Pembiusan
Anestesi umum (bius total)
Dukungan sirkulasi
Mesin jantung-paru bila operasi memerlukannya
Peralatan khusus
Alat bedah bertangkai panjang untuk bekerja lewat sayatan kecil
Lokasi layanan
Operating Theatre, Advanced Cardiovascular Surgical Care

Tim dokter

Diskusikan Kebutuhan Anda.

Semua Dokter

Dokter yang terkait dengan layanan teknologi ini, urut menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS

Bedah Jantung Dewasa

Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center

Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner

Lihat Profil

dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K)

Bedah Jantung Pediatrik dan Kongenital

Congenital and Structural Heart Center +2 center

Fokus klinisOperasi Jantung Anak · Operasi Kelainan Jantung Bawaan

Lihat Profil

dr. Widya T. Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K)

Bedah Jantung Dewasa

Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center

Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner

Lihat Profil

Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering muncul saat pasien mempertimbangkan bedah jantung minimal invasif; untuk keadaan Anda secara khusus, silakan tanyakan kepada dokter bedah.

Apa bedanya MICS dengan operasi jantung biasa?

Pada operasi jantung biasa, tulang dada dibelah di bagian tengah untuk membuka akses ke jantung. Pada MICS, dokter bedah bekerja lewat sayatan yang lebih kecil, misalnya di sela iga kanan atau di sebagian tulang dada bagian atas, dengan alat bertangkai panjang. Perbaikan yang dilakukan pada jantung pada dasarnya sama; yang berbeda adalah jalan masuk, ukuran luka, dan cara memasang mesin jantung-paru.

Apakah semua pasien bisa menjalani bedah jantung minimal invasif?

Tidak. Kelayakan dinilai dari ekokardiografi, CT scan dada dan pembuluh darah, serta keadaan umum Anda. Bila diperlukan, angiografi koroner dilakukan untuk memeriksa pembuluh koroner. Pasien yang memerlukan operasi pada beberapa katup sekaligus atau bypass pada banyak pembuluh, pernah menjalani operasi dada, atau memiliki penyakit pembuluh darah perifer berat umumnya lebih sesuai dengan operasi lewat tulang dada. Dokter bedah akan menjelaskan pilihan yang sesuai untuk Anda.

Apakah MICS lebih aman daripada operasi dengan membelah tulang dada?

Tidak otomatis. MICS tetap operasi jantung besar dengan risiko seperti perdarahan, gangguan irama jantung, dan stroke, ditambah risiko khusus pada pembuluh darah lipat paha. Pada pasien yang dipilih dengan cermat, penelitian menunjukkan keamanan yang sebanding dengan operasi konvensional. Karena itu, tujuan memilih pendekatan adalah operasi yang aman dan tuntas untuk kondisi Anda, bukan sekadar sayatan yang kecil.

Bagaimana pemulihan setelah MICS?

Setelah operasi, Anda dipantau di ICU kardiovaskular, lalu pindah ke ruang rawat sebelum pulang. Karena tulang dada tidak dibelah pada pendekatan lewat sela iga, larangan yang berkaitan dengan penyatuan tulang dada umumnya tidak berlaku, tetapi nyeri di sekitar luka tetap dapat terasa beberapa waktu. Lama rawat dan kapan Anda boleh menyetir atau bekerja ditentukan dokter sesuai pemulihan Anda. Rehabilitasi jantung membantu Anda kembali beraktivitas secara bertahap.

Mengapa operasi minimal invasif bisa berubah menjadi operasi terbuka?

Kadang keadaan di dalam rongga dada baru terlihat jelas setelah operasi dimulai, misalnya perlengketan, perdarahan yang sulit dijangkau, atau akses yang kurang memadai untuk perbaikan katup. Dalam keadaan seperti itu, dokter bedah dapat memperlebar sayatan atau beralih ke pembelahan tulang dada supaya operasi tetap aman dan tuntas. Kemungkinan ini dijelaskan sebelum operasi dan menjadi bagian dari persetujuan Anda.

Sumber Informasi 4 referensi
  1. Falk V, Cheng DC, Martin J, dkk. Minimally Invasive Versus Open Mitral Valve Surgery: A Consensus Statement of the International Society of Minimally Invasive Coronary Surgery (ISMICS) 2010. Innovations (Phila). 2011;6(2):66-76.
  2. Sündermann SH, Sromicki J, Rodriguez Cetina Biefer H, dkk. Mitral valve surgery: Right lateral minithoracotomy or sternotomy? A systematic review and meta-analysis. J Thorac Cardiovasc Surg. 2014;148(5):1989-1995.
  3. Akowuah EF, Maier RH, Hancock HC, dkk. Minithoracotomy vs Conventional Sternotomy for Mitral Valve Repair: A Randomized Clinical Trial. JAMA. 2023;329(22):1957-1966.
  4. Van Praet KM, Stamm C, Sündermann SH, dkk. The Opportunities and Limitations of Minimally Invasive Cardiac Surgery. Dtsch Arztebl Int. 2017;114(46):777-784.

Langkah berikutnya

Mulai dari Kebutuhan Anda.

Diskusikan keluhan dan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dokter membantu menentukan pemeriksaan atau tindakan yang relevan.

Kembali ke Katalog Teknologi