Jawaban singkat
Apa Itu Bedah Katup Jantung?
Bedah katup jantung adalah operasi untuk memperbaiki atau mengganti katup jantung yang menyempit atau bocor sehingga darah kembali mengalir searah. Katup yang tidak dapat diperbaiki diganti dengan katup mekanik atau biologis. Operasi umumnya berlangsung 3 sampai 5 jam dengan bius umum dan bantuan mesin jantung paru.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Bedah Katup Jantung
Apa Itu Bedah Katup Jantung
Jantung memiliki empat katup, yaitu katup mitral, aorta, trikuspid, dan pulmonal. Katup-katup ini membuka dan menutup pada setiap denyut supaya darah mengalir searah. Katup dapat menyempit (stenosis) sehingga sulit terbuka, atau bocor (regurgitasi) sehingga darah mengalir balik. Keduanya membuat jantung bekerja lebih berat dan lama-kelamaan dapat menyebabkan gagal jantung atau gangguan irama jantung.
Bedah katup jantung adalah operasi untuk memperbaiki katup yang rusak atau menggantinya dengan katup buatan. Satu operasi dapat menangani lebih dari satu katup.
Memperbaiki atau Mengganti
Bila memungkinkan, dokter bedah memperbaiki katup asli, misalnya dengan merapikan daun katup, memasang tali penyangga buatan, atau memasang cincin untuk mengecilkan lingkar katup. Perbaikan umumnya dipilih untuk katup mitral dan trikuspid yang bocor, yang dibahas di halaman Perbaikan Katup Mitral. Bila katup terlalu rusak, misalnya karena pengapuran berat atau penyakit jantung rematik, katup diganti.
Pilihan Katup Buatan
Katup mekanik terbuat dari bahan buatan yang tahan lama, tetapi pemakainya perlu minum warfarin seumur hidup dengan tes INR berkala, yang dibahas di halaman Terapi Antikoagulan dan Pencegahan Stroke. Katup biologis dibuat dari jaringan hewan, umumnya tidak memerlukan pengencer darah seumur hidup, tetapi dapat aus setelah bertahun-tahun sehingga suatu saat perlu ditangani lagi.
Pilihan katup dibahas bersama dokter dengan mempertimbangkan usia, rencana kehamilan, risiko perdarahan, kemampuan menjalani tes darah rutin, dan pilihan Anda sendiri.
Cara Mencapai Jantung
Operasi umumnya dilakukan lewat sayatan di tengah dada dengan membelah tulang dada (sternotomi). Pada pasien tertentu, dokter dapat memakai sayatan lebih kecil di samping dada atau hanya membuka sebagian tulang dada, yang dibahas di halaman Bedah Jantung Minimal Invasif. Selama operasi, mesin jantung paru mengambil alih kerja jantung dan paru sehingga jantung dapat dihentikan sementara.
Operasi atau Tindakan lewat Kateter
Sebagian penyakit katup kini dapat ditangani lewat kateter, misalnya penyempitan katup aorta yang dibahas di halaman Implan Katup Aorta Transkateter. Keputusan antara operasi dan tindakan lewat kateter diambil tim jantung (heart team), yang terdiri dari dokter jantung, dokter bedah jantung, dan dokter ahli pencitraan jantung, bersama Anda dan keluarga.
Tim menimbang usia, risiko operasi, bentuk katup, penyakit jantung lain yang perlu dioperasi bersamaan, dan pilihan Anda. Operasi sering lebih dipilih pada usia lebih muda, bila katup dapat diperbaiki, atau bila beberapa masalah jantung perlu ditangani sekaligus.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Stenosis Aorta BeratPenyempitan katup aorta yang menimbulkan keluhan atau mulai melemahkan pompa jantung.
- Kebocoran Katup Mitral atau Aorta BeratTerutama bila menimbulkan keluhan, pompa jantung menurun, atau bilik kiri makin membesar.
- Penyakit Jantung RematikKatup mitral atau aorta yang menyempit atau bocor akibat demam rematik di masa lalu.
- Infeksi Katup JantungEndokarditis dengan kerusakan katup berat, infeksi yang sulit dikendalikan, atau risiko bekuan terlepas.
- Masalah pada Katup Buatan LamaKatup buatan yang aus, macet karena bekuan, bocor di sekitarnya, atau terinfeksi.
- Bersamaan dengan Operasi Jantung LainKatup yang cukup bermasalah dapat ditangani sekaligus saat operasi bypass koroner atau aorta.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Penyakit Katup Belum BeratKelainan ringan sampai sedang tanpa keluhan umumnya dipantau berkala dengan ekokardiografi.
- Risiko Operasi Sangat TinggiPada keadaan umum sangat lemah, tindakan lewat kateter atau pengobatan dapat lebih sesuai.
- Manfaat Diperkirakan Sangat KecilBila penyakit berat lain membuat operasi kecil kemungkinan memperbaiki keluhan dan kualitas hidup.
- Infeksi Aktif di Bagian Tubuh LainPada operasi terencana, infeksi gigi, kulit, atau saluran kemih umumnya ditangani lebih dulu.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Operasi katup terencana didahului beberapa kunjungan dan pemeriksaan. Tim bedah, dokter jantung, dan tim anestesi memberikan instruksi yang sesuai dengan keadaan Anda.
Pemeriksaan jantung. Ekokardiografi untuk menilai katup dan fungsi pompa jantung, kadang dilengkapi ekokardiografi transesofageal lewat kerongkongan. Pemeriksaan arteri koroner dengan angiografi atau CT umumnya dilakukan pada usia tertentu atau bila ada faktor risiko penyakit jantung koroner.
Pemeriksaan penunjang lain. Tes darah, EKG, foto rontgen dada, dan bila perlu tes fungsi paru membantu menilai kesiapan tubuh untuk operasi dan bius umum.
Gigi dan sumber infeksi. Periksakan dan rawat gigi sebelum operasi, karena kuman dari gigi dan gusi dapat menempel pada katup buatan.
Obat yang diminum. Bawa daftar lengkap obat dan suplemen. Warfarin, clopidogrel, atau pengencer darah lain mungkin perlu dihentikan atau diganti beberapa hari sebelumnya. Jangan menghentikan obat sendiri tanpa instruksi dokter.
Memilih jenis katup. Diskusikan kemungkinan perbaikan atau penggantian, serta pilihan katup mekanik atau biologis, sebelum hari operasi.
Berhenti merokok, puasa, dan persetujuan tindakan. Berhenti merokok sedini mungkin. Ikuti instruksi puasa dari tim anestesi. Dokter menjelaskan tujuan, manfaat, risiko, dan pilihan lain sebelum Anda menandatangani persetujuan tindakan. Siapkan keluarga yang dapat mendampingi selama perawatan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Bedah katup jantung dilakukan tim bedah jantung di kamar operasi dengan bius umum. Operasi untuk satu katup umumnya berlangsung 3 sampai 5 jam, dan dapat lebih lama bila beberapa katup atau masalah jantung lain ditangani sekaligus. Tim akan memberi kabar kepada keluarga selama dan setelah operasi.
Bius Umum dan Pemantauan
Setelah Anda tertidur, tim anestesi memasang selang napas, jalur infus, jalur pemantau tekanan darah, dan kateter urine. Probe ekokardiografi transesofageal dimasukkan lewat mulut ke kerongkongan untuk memantau jantung dan katup selama operasi.
Membuka Dada dan Mesin Jantung Paru
Dokter membuat sayatan di tengah dada atau sayatan lebih kecil pada pasien tertentu. Aliran darah dialihkan ke mesin jantung paru, lalu jantung dihentikan sementara dengan cairan khusus.
Memperbaiki atau Mengganti Katup
Dokter bedah membuka jantung atau aorta untuk mencapai katup. Katup diperbaiki bila memungkinkan, atau daun katup yang rusak diangkat lalu katup buatan dijahit pada cincin katup asli.
Menjalankan Kembali Jantung dan Menutup Dada
Udara dikeluarkan dari jantung, jantung dijalankan kembali, dan mesin jantung paru dilepas bertahap. Fungsi katup diperiksa dengan ekokardiografi. Selang drainase dan kabel pacu jantung sementara dipasang, tulang dada disatukan dengan kawat, lalu Anda dipindahkan ke ICU.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Aliran Darah Kembali SearahKatup yang diperbaiki atau diganti menghentikan penyempitan atau kebocoran yang membebani jantung.
- Keluhan Dapat BerkurangSesak napas, mudah lelah, dan bengkak kaki dapat membaik setelah masa pemulihan.
- Menjaga Fungsi Pompa JantungOperasi pada waktu yang tepat membantu mencegah otot jantung makin membesar dan melemah.
- Beberapa Masalah Ditangani SekaligusLebih dari satu katup, bypass koroner, atau aorta dapat ditangani dalam satu operasi.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- PerdarahanPerdarahan setelah operasi dapat memerlukan transfusi dan, pada sebagian kecil pasien, operasi ulang.
- Gangguan Irama JantungFibrilasi atrium cukup sering muncul setelah operasi; sebagian pasien memerlukan alat pacu jantung.
- StrokeBekuan, udara, atau serpihan dapat terbawa ke otak selama atau setelah operasi.
- InfeksiInfeksi dapat terjadi pada luka, tulang dada, paru, atau katup buatan dan memerlukan pengobatan lama.
- Masalah pada Katup BuatanBekuan pada katup mekanik, katup biologis yang aus, atau kebocoran di sekitar katup yang perlu ditangani.
- Komplikasi Berat LainGangguan ginjal atau paru, dan pada sebagian kecil pasien kematian; dokter menjelaskan perkiraan risikonya.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Pemulihan berlangsung bertahap. Lama perawatan bergantung pada usia, keadaan sebelum operasi, jumlah katup yang ditangani, dan ada tidaknya komplikasi.
Di ICU dan ruang rawat. Umumnya sekitar 1 sampai 2 hari di ICU, lalu dilanjutkan di ruang rawat. Anda mulai duduk, berjalan, dan berlatih napas dalam dengan bantuan perawat dan fisioterapis. Total rawat inap umumnya sekitar 5 sampai 7 hari.
Setelah pulang. Tulang dada memerlukan sekitar 6 sampai 8 minggu untuk menyatu. Selama itu hindari mengangkat beban berat, mendorong, atau menarik dengan kuat, dan tanyakan kepada dokter kapan boleh menyetir. Program latihan yang diawasi dibahas di halaman Program Rehabilitasi Jantung Terstruktur.
Obat dan kontrol. Pemakai katup mekanik minum warfarin seumur hidup dengan tes INR berkala. Pemakai katup biologis atau cincin perbaikan dapat memerlukan pengencer darah atau antiplatelet pada bulan-bulan awal. Ekokardiografi kontrol dilakukan sesuai jadwal dari dokter.
Menjaga katup dari infeksi. Jaga kebersihan gigi dan periksakan gigi secara rutin. Beri tahu dokter gigi bahwa Anda memakai katup buatan, karena tindakan gigi tertentu memerlukan antibiotik pencegahan.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera hubungi tim medis atau datang ke IGD bila Anda mengalami:
- Demam, atau luka operasi yang makin merah, bengkak, bernanah, atau terbuka
- Nyeri dada baru, sesak napas, atau jantung berdebar tidak teratur
- Wajah mencong, lemah separuh badan, atau bicara pelo
- Perdarahan yang sulit berhenti, memar luas, atau tinja hitam saat minum pengencer darah
- Bengkak kaki atau berat badan naik cepat dalam beberapa hari
- Bunyi klik katup mekanik yang berubah atau tidak terdengar seperti biasanya
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS
Bedah Jantung Dewasa
Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center
Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner
Lihat Profil
dr. Rr. Pasati Lintangella, Sp.BTKV
Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular
Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center
Fokus klinisBedah Jantung Dewasa · Operasi Bypass Koroner
Lihat Profil
dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K)
Bedah Jantung Pediatrik dan Kongenital
Congenital and Structural Heart Center +2 center
Fokus klinisOperasi Jantung Anak · Operasi Kelainan Jantung Bawaan
Lihat ProfilIntensive Care Unit (ICU) Kardiovaskular
Ruang rawat intensif khusus pasien jantung dan pembuluh darah yang memerlukan pemantauan ketat dan penanganan segera, misalnya…
Live Surgery Facility
Sarana kamera dan sambungan audio-video di kamar operasi yang memungkinkan jalannya operasi disiarkan untuk pendidikan dan…
Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) Technology
Cara melakukan operasi jantung lewat sayatan kecil di sela iga atau di sebagian tulang dada, dengan alat bedah bertangkai…
Operating Theatre (Kamar Operasi Jantung)
Kamar operasi khusus bedah jantung dan pembuluh darah, tempat tim bedah, anestesi, perfusi, dan perawat bekerja bersama. Ruang…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan pasien dan keluarga sebelum bedah katup jantung.
Apa bedanya katup mekanik dan katup biologis?
Katup mekanik terbuat dari bahan buatan yang tahan lama, tetapi pemakainya perlu minum warfarin seumur hidup dengan tes INR berkala. Katup biologis dibuat dari jaringan hewan dan umumnya tidak memerlukan pengencer darah seumur hidup, tetapi dapat aus setelah bertahun-tahun sehingga mungkin perlu diganti atau ditangani lagi. Dokter membantu Anda menimbang pilihan sesuai usia dan rencana hidup.
Apakah katup saya bisa diperbaiki, bukan diganti?
Bergantung pada katup mana yang rusak dan bentuk kerusakannya. Katup mitral dan trikuspid yang bocor sering dapat diperbaiki, sedangkan katup aorta yang mengapur berat atau katup yang rusak berat akibat penyakit jantung rematik lebih sering diganti. Keputusan akhir diambil dokter bedah setelah melihat katup secara langsung saat operasi, dengan bantuan ekokardiografi.
Apa bedanya bedah katup dengan TAVI?
Pada bedah katup, dada dibuka dan katup diperbaiki atau diganti langsung dengan bantuan mesin jantung paru. Pada TAVI, katup aorta baru dimasukkan lewat kateter dari pembuluh darah tanpa membuka dada. TAVI hanya untuk katup aorta dan umumnya lebih sering dipilih pada usia lanjut. Pilihan diputuskan tim jantung bersama Anda, dan TAVI dibahas di halaman Implan Katup Aorta Transkateter.
Apakah operasi katup terasa sakit?
Selama operasi Anda tertidur dalam bius umum sehingga tidak merasakan apa pun. Setelahnya, nyeri di luka dada, bahu, atau punggung wajar terasa beberapa hari sampai minggu, dan dikendalikan dengan obat pereda nyeri. Batuk dan napas dalam mungkin terasa tidak nyaman; menahan dada dengan bantal membantu. Beri tahu perawat bila nyeri mengganggu tidur atau latihan.
Kapan saya bisa kembali bekerja dan menyetir?
Tulang dada memerlukan sekitar 6 sampai 8 minggu untuk menyatu, sehingga menyetir dan mengangkat beban berat biasanya ditunda selama masa itu. Banyak orang dapat kembali ke pekerjaan ringan setelah sekitar 6 sampai 8 minggu, sedangkan pekerjaan fisik berat memerlukan waktu lebih lama. Bila operasi dilakukan lewat sayatan kecil, pemulihan dapat lebih cepat. Dokter menentukan waktunya saat kontrol.
Apakah saya perlu antibiotik sebelum ke dokter gigi?
Pemakai katup buatan, termasuk cincin perbaikan dari bahan buatan, memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi katup. Antibiotik pencegahan dianjurkan sebelum tindakan gigi tertentu, misalnya pencabutan atau pembersihan karang gigi di bawah gusi. Selalu beri tahu dokter gigi bahwa Anda memakai katup buatan, dan jaga kebersihan gigi serta periksakan gigi secara rutin.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Widya T. Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K).
- Praz F, Borger MA, Lanz J, dkk. 2025 ESC/EACTS Guidelines for the management of valvular heart disease. Eur Heart J. 2025;46(44):4635-4736.
- Vahanian A, Beyersdorf F, Praz F, dkk. 2021 ESC/EACTS Guidelines for the management of valvular heart disease. Eur Heart J. 2022;43(7):561-632.
- Otto CM, Nishimura RA, Bonow RO, dkk. 2020 ACC/AHA Guideline for the Management of Patients With Valvular Heart Disease: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2021;143(5):e72-e227.
- Goldstone AB, Chiu P, Baiocchi M, dkk. Mechanical or biologic prostheses for aortic-valve and mitral-valve replacement. N Engl J Med. 2017;377(19):1847-1857.
- Delgado V, Ajmone Marsan N, de Waha S, dkk. 2023 ESC Guidelines for the management of endocarditis. Eur Heart J. 2023;44(39):3948-4042.
- Wilson WR, Gewitz M, Lockhart PB, dkk. Prevention of Viridans Group Streptococcal Infective Endocarditis: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2021;143(20):e963-e978.

