Jawaban singkat
Apa Itu Bedah Jantung Minimal Invasif?
Bedah jantung minimal invasif adalah operasi jantung lewat sayatan kecil di sela iga atau sebagian tulang dada, tanpa membelah seluruh tulang dada. Teknik ini dipakai antara lain untuk perbaikan katup mitral, penggantian katup, penutupan lubang sekat jantung, dan bypass satu arteri. Operasi berlangsung sekitar 3 sampai 5 jam dengan bius umum.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Bedah Jantung Minimal Invasif
Apa Itu Bedah Jantung Minimal Invasif
Bedah jantung minimal invasif adalah operasi jantung yang dikerjakan lewat sayatan kecil, tanpa membelah seluruh tulang dada. Sayatan dapat dibuat di sela iga kanan sepanjang sekitar 5 sampai 8 cm, di sela iga kiri, atau di sebagian atas tulang dada. Dokter bedah memakai alat bergagang panjang dan kamera kecil untuk melihat bagian dalam jantung. Perbaikan di dalam jantung pada prinsipnya sama dengan operasi biasa; yang berbeda adalah jalan masuknya.
Operasi yang Dapat Dikerjakan
Teknik ini banyak dipakai untuk perbaikan atau penggantian katup mitral, yang dibahas di halaman Perbaikan Katup Mitral. Teknik serupa dipakai untuk penggantian katup aorta, penutupan lubang di sekat serambi jantung (ASD) pada orang dewasa, dan pengangkatan tumor jantung tertentu. Pada bypass koroner, arteri di balik tulang dada dapat disambungkan ke arteri koroner kiri depan lewat sayatan kecil di sela iga kiri, yang disebut MIDCAB.
Peran Mesin Jantung Paru
Pada operasi katup dan ASD, jantung perlu dihentikan sementara. Selang mesin jantung paru biasanya dipasang lewat pembuluh di lipat paha atau leher melalui sayatan kecil, sehingga sayatan di dada tetap kecil. Pada MIDCAB, cangkok umumnya dijahit pada jantung yang tetap berdenyut tanpa mesin jantung paru.
Siapa yang Cocok
Tidak semua pasien cocok. Tim bedah menilai bentuk dada, keadaan aorta dan pembuluh lipat paha dengan CT scan, fungsi paru, riwayat operasi atau perlekatan di rongga dada, serta jenis penyakit jantung. Bila beberapa operasi perlu dikerjakan sekaligus, misalnya katup dan bypass di banyak pembuluh, sayatan di tengah dada sering lebih aman. Pilihan bedah katup secara umum dibahas di halaman Bedah Katup Jantung, dan bypass koroner di halaman Pencangkokan Bypass Arteri Koroner.
Manfaat dan Batasannya
Karena tulang dada tetap utuh, bekas luka lebih kecil, tidak ada tulang dada yang perlu menyatu, dan pada sebagian penelitian perdarahan serta kebutuhan transfusi lebih sedikit. Namun, operasi biasanya berlangsung lebih lama. Penelitian acak UK Mini Mitral pada perbaikan katup mitral menunjukkan mutu perbaikan dan keamanannya sebanding dengan operasi lewat tengah dada, sedangkan pemulihan fungsi fisik dalam 12 minggu tidak jauh berbeda. Selama operasi, dokter dapat memperbesar sayatan bila diperlukan demi keamanan.
Pilihan Lain lewat Kateter
Sebagian penyakit katup dan lubang jantung dapat ditangani lewat kateter tanpa sayatan di dada, misalnya implan katup aorta yang dibahas di halaman Implan Katup Aorta Transkateter, atau penutupan ASD dengan alat yang dibahas di halaman Penutupan Atrial Septal Defect. Gabungan bedah sayatan kecil dan tindakan kateter dibahas di halaman Prosedur Jantung Hibrida.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Kebocoran Katup MitralKatup mitral yang bocor, misalnya karena prolaps, dapat diperbaiki atau diganti lewat sela iga kanan.
- Penyakit Katup AortaPenggantian katup aorta dapat dikerjakan lewat sebagian tulang dada atau sela iga kanan pada pasien terpilih.
- Lubang di Sekat Serambi JantungASD pada orang dewasa yang tidak sesuai untuk ditutup dengan alat lewat kateter.
- Penyempitan Arteri Koroner Kiri DepanBila hanya arteri ini yang perlu cangkok, atau sebagai bagian dari prosedur hibrida.
- Tumor Jantung TertentuMisalnya miksoma di serambi kiri yang dapat diangkat lewat sayatan kecil.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Perlekatan Berat di Rongga DadaMisalnya akibat operasi paru, infeksi selaput paru, atau radiasi dada, yang menyulitkan akses lewat sela iga.
- Pengapuran Berat Aorta atau Pembuluh Lipat PahaMenyulitkan pemasangan mesin jantung paru lewat lipat paha dan dapat menambah risiko stroke.
- Beberapa Operasi Besar SekaligusGabungan operasi katup dan bypass di banyak pembuluh umumnya lebih aman lewat tengah dada.
- Fungsi Paru Sangat MenurunOperasi lewat sela iga sering memerlukan satu paru dikempiskan sementara selama operasi.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Operasi terencana didahului pemeriksaan untuk memastikan Anda cocok untuk sayatan kecil. Tim bedah, dokter jantung, dan tim anestesi memberi instruksi sesuai keadaan Anda.
Pencitraan. Ekokardiografi, termasuk lewat kerongkongan (TEE), untuk menilai katup. CT scan dada, perut, dan panggul sering dilakukan untuk menilai aorta dan pembuluh lipat paha. Pemeriksaan arteri koroner dilakukan pada usia atau faktor risiko tertentu.
Tes lain. Tes darah, EKG, foto rontgen dada, dan tes fungsi paru.
Obat. Pengencer darah dan sebagian antiplatelet mungkin perlu dihentikan atau diganti beberapa hari sebelumnya. Jangan menghentikan obat sendiri.
Gigi dan merokok. Tangani infeksi gigi lebih dulu, terutama sebelum operasi katup, dan berhenti merokok sedini mungkin.
Persetujuan tindakan. Dokter menjelaskan manfaat, risiko, dan kemungkinan sayatan diperbesar ke tengah dada bila diperlukan selama operasi.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Operasi dilakukan di kamar operasi oleh tim bedah jantung dengan bius umum, dan umumnya berlangsung 3 sampai 5 jam, sedikit lebih lama daripada operasi lewat tengah dada. Setelahnya Anda dirawat di ruang perawatan intensif (ICU).
Anestesi dan Pemantauan
Selang napas khusus dipasang agar satu paru dapat dikempiskan sementara. Ekokardiografi lewat kerongkongan (TEE) dipakai untuk memantau jantung dan katup.
Membuat Sayatan Kecil
Sayatan sekitar 5 sampai 8 cm dibuat di sela iga, sering di bawah lipatan dada kanan, atau di bagian atas tulang dada.
Menyambung Mesin Jantung Paru
Untuk operasi katup atau ASD, selang mesin jantung paru dipasang lewat pembuluh di lipat paha atau leher, lalu jantung dihentikan sementara. Pada MIDCAB, jantung tetap berdenyut.
Memperbaiki Katup atau Lubang
Dengan alat bergagang panjang dan kamera, dokter memperbaiki atau mengganti katup, menutup lubang, atau menyambung cangkok.
Menutup Luka
Jantung dijalankan kembali, fungsi katup diperiksa dengan TEE, selang drainase dipasang, lalu luka dijahit.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Tulang Dada Tetap UtuhPada sayatan sela iga, tidak ada tulang dada yang perlu menyatu setelah operasi.
- Bekas Luka Lebih KecilSayatan sekitar 5 sampai 8 cm, pada perempuan sering tersembunyi di bawah lipatan payudara.
- Perdarahan Cenderung Lebih SedikitSebagian penelitian menunjukkan kebutuhan transfusi yang lebih rendah dibandingkan sayatan tengah dada.
- Mutu Perbaikan SebandingPada pasien yang sesuai, hasil perbaikan katup mitral setara dengan operasi lewat tengah dada.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Perdarahan dan Gangguan IramaSama seperti operasi jantung lain, dapat memerlukan transfusi, obat irama, atau tindakan lanjutan.
- Gangguan di Lipat PahaSelang mesin jantung paru dapat menimbulkan cedera pembuluh, bengkak, atau infeksi di lipat paha.
- StrokeGumpalan atau udara dapat terbawa ke otak; risikonya diperkecil dengan menilai aorta lebih dulu.
- Bengkak Paru Satu SisiJarang, terjadi setelah paru dikempiskan sementara, dan ditangani dengan bantuan napas.
- Sayatan Perlu DiperbesarBila akses terbatas atau terjadi perdarahan, dokter dapat beralih ke sayatan tengah dada demi keamanan.
- Nyeri Sela Iga BerkepanjanganSebagian kecil pasien merasakan nyeri atau kebas di sekitar luka selama beberapa bulan.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Lama pemulihan berbeda pada setiap orang, bergantung pada jenis operasi dan keadaan sebelumnya.
Di ICU. Umumnya sekitar satu hari, lalu Anda dipindahkan ke ruang rawat.
Di ruang rawat. Anda mulai duduk, berjalan, dan berlatih napas dalam. Total rawat inap umumnya sekitar 4 sampai 7 hari.
Nyeri dan luka. Nyeri di sela iga dapat terasa beberapa minggu dan dikendalikan dengan obat. Jaga luka di dada dan lipat paha tetap bersih dan kering.
Aktivitas. Karena tulang dada tidak dibelah, pembatasan mengangkat beban pada sebagian pasien lebih singkat, tetapi ikuti petunjuk dokter. Tanyakan kapan boleh menyetir dan kembali bekerja.
Obat dan kontrol. Setelah operasi katup, pengencer darah dapat diperlukan sementara atau seumur hidup, bergantung pada jenis katup. Ikuti jadwal ekokardiografi dan program rehabilitasi jantung.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera hubungi tim medis atau ke IGD bila Anda mengalami:
- Demam, atau luka di dada atau lipat paha yang merah, bengkak, atau bernanah
- Sesak napas yang makin berat atau nyeri dada baru
- Jantung berdebar tidak teratur atau pingsan
- Tungkai di sisi lipat paha yang disayat bengkak, dingin, atau nyeri
- Wajah mencong, lemah separuh badan, atau bicara pelo
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS
Bedah Jantung Dewasa
Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center
Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner
Lihat Profil
dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K)
Bedah Jantung Pediatrik dan Kongenital
Congenital and Structural Heart Center +2 center
Fokus klinisOperasi Jantung Anak · Operasi Kelainan Jantung Bawaan
Lihat Profil
dr. Widya T. Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K)
Bedah Jantung Dewasa
Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center
Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner
Lihat ProfilLive Surgery Facility
Sarana kamera dan sambungan audio-video di kamar operasi yang memungkinkan jalannya operasi disiarkan untuk pendidikan dan…
Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) Technology
Cara melakukan operasi jantung lewat sayatan kecil di sela iga atau di sebagian tulang dada, dengan alat bedah bertangkai…
Operating Theatre (Kamar Operasi Jantung)
Kamar operasi khusus bedah jantung dan pembuluh darah, tempat tim bedah, anestesi, perfusi, dan perawat bekerja bersama. Ruang…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan pasien dan keluarga tentang bedah jantung minimal invasif.
Apakah hasilnya sama dengan operasi jantung biasa?
Pada pasien yang sesuai, ya. Perbaikan di dalam jantung pada prinsipnya sama; yang berbeda adalah jalan masuknya. Penelitian acak pada perbaikan katup mitral menunjukkan mutu perbaikan dan keamanannya sebanding dengan operasi lewat tengah dada. Kunci hasil yang baik adalah pemilihan pasien yang tepat dan tim bedah yang terlatih dengan teknik ini.
Apakah semua orang bisa menjalani bedah jantung minimal invasif?
Tidak. Tim bedah menilai jenis penyakit jantung, bentuk dada, keadaan aorta dan pembuluh lipat paha, fungsi paru, serta riwayat operasi sebelumnya. Bila beberapa operasi besar perlu dikerjakan sekaligus atau ada perlekatan berat di rongga dada, operasi lewat tengah dada sering lebih aman. Keputusan diambil setelah pemeriksaan lengkap.
Apakah nyerinya lebih ringan?
Banyak pasien merasa lebih nyaman karena tulang dada tidak dibelah, tetapi sayatan di sela iga tetap menimbulkan nyeri yang dapat terasa beberapa minggu. Nyeri dikendalikan dengan obat dan latihan napas. Penelitian menunjukkan perbedaan pemulihan fungsi fisik dalam tiga bulan setelah operasi tidak terlalu besar dibandingkan operasi biasa.
Apakah tetap memakai mesin jantung paru?
Untuk operasi katup dan penutupan lubang sekat jantung, ya. Selang mesin biasanya dipasang lewat pembuluh di lipat paha atau leher, sehingga jantung dapat dihentikan sementara dengan aman. Pada bypass satu arteri lewat sela iga kiri (MIDCAB), cangkok umumnya dijahit pada jantung yang tetap berdenyut tanpa mesin jantung paru.
Berapa lama dirawat dan kapan bisa kembali beraktivitas?
Rawat inap umumnya sekitar 4 sampai 7 hari, termasuk sekitar satu hari di ICU. Karena tulang dada tidak dibelah, sebagian pasien dapat kembali mengangkat beban ringan dan menyetir lebih awal, tetapi waktunya tetap ditentukan dokter. Pemulihan penuh dapat memerlukan beberapa minggu sampai bulan, dibantu program rehabilitasi jantung.
Apa bedanya dengan tindakan lewat kateter seperti TAVI?
Bedah minimal invasif tetap merupakan operasi dengan sayatan kecil, bius umum, dan biasanya mesin jantung paru. Tindakan lewat kateter, seperti implan katup aorta transkateter (TAVI), dikerjakan dari pembuluh darah tanpa membuka dada. Pilihan di antara keduanya bergantung pada usia, risiko operasi, dan bentuk penyakit katup, yang dibahas di halaman Implan Katup Aorta Transkateter.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS.
- Vahanian A, Beyersdorf F, Praz F, dkk. 2021 ESC/EACTS Guidelines for the management of valvular heart disease. Eur Heart J. 2022;43(7):561-632.
- Otto CM, Nishimura RA, Bonow RO, dkk. 2020 ACC/AHA Guideline for the Management of Patients With Valvular Heart Disease: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2021;143(5):e72-e227.
- Akowuah EF, Maier RH, Hancock HC, dkk. Minithoracotomy vs Conventional Sternotomy for Mitral Valve Repair: A Randomized Clinical Trial. JAMA. 2023;329(22):1957-1966.
- Falk V, Cheng DC, Martin J, dkk. Minimally Invasive versus Open Mitral Valve Surgery: A Consensus Statement of the International Society of Minimally Invasive Coronary Surgery (ISMICS) 2010. Innovations (Phila). 2011;6(2):66-76.
- Sündermann SH, Sromicki J, Rodriguez Cetina Biefer H, dkk. Mitral valve surgery: right lateral minithoracotomy or sternotomy? A systematic review and meta-analysis. J Thorac Cardiovasc Surg. 2014;148(5):1989-1995.
- Doenst T, Diab M, Sponholz C, Bauer M, Färber G. The Opportunities and Limitations of Minimally Invasive Cardiac Surgery. Dtsch Arztebl Int. 2017;114(46):777-784.

