Langsung ke konten

Cerita pasien · Gangguan Irama & Sistem Listrik Jantung

Pingsan saat Bermain Padel: Perjalanan Pak Ang Koko Mencari Penyebabnya

Cerita Bapak Ang Koko.

Pak Ang Koko gemar bermain padel. Suatu hari, saat beristirahat setelah bermain, ia tiba-tiba pingsan. Istrinya, yang ikut bercerita dalam video ini, masih ingat betul momen itu: “Pingsannya sampai satu menit dan mukanya sudah biru.” Kejadian tersebut menjadi awal perjalanan keluarga ini mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada jantung Pak Ang Koko.

Awal Keluhan

Karena lokasi lapangan dekat dengan sebuah rumah sakit, Pak Ang Koko segera dibawa ke unit gawat daruratnya. Di sana, pemeriksaan menemukan kenaikan enzim jantung sehingga dokter mencurigai serangan jantung. Fungsi otaknya juga ikut diperiksa. Keluarga panik, sementara Pak Ang Koko sendiri merasa linglung setelah sadar.

Istrinya lalu bertanya apakah ada alat untuk memeriksa kelistrikan jantung secara lebih akurat. Karena peralatan di fasilitas pertama itu terbatas, keluarga memutuskan mencari pemeriksaan lanjutan. Seorang kenalan merekomendasikan Heartology, dan keluarga merasa lebih yakin memilih rumah sakit yang khusus menangani jantung.

Mencari Jawaban di Heartology

Di Heartology, keluarga bertemu dengan Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP (K), dokter jantung yang mendalami gangguan irama jantung. Tim dokter tidak langsung menentukan tindakan. Pak Ang Koko lebih dulu menjalani rangkaian pemeriksaan: angiografi koroner (Coronary Angiography/CAG), yaitu pemeriksaan pembuluh darah jantung dengan kateter tipis dan zat kontras; studi elektrofisiologi (Electrophysiology Study/EPS), yaitu perekaman sinyal listrik dari dalam jantung; serta pemasangan Implantable Loop Recorder (ILR), perekam irama jantung berukuran kecil yang ditanam di bawah kulit dada.

Dari pemeriksaan itu, ditemukan intermittent arrhythmia, yaitu gangguan irama jantung yang muncul sesekali dan tidak terus-menerus. Bagi istrinya, jawaban ini justru melegakan. “Yang membuat saya lega adalah dokter mengatakan bahwa irama jantung Bapak memang ada persoalan,” tuturnya. Pingsan yang selama ini membuat keluarga cemas akhirnya punya penjelasan.

Pemantauan setelah Pemasangan Alat

Pak Ang Koko pulang dengan ILR terpasang dan sebuah remote untuk alat tersebut. Selama sekitar satu bulan, pengaruh obat yang ia minum juga dipantau. Saat keluhan sempat muncul kembali, keluarga merasa aman karena kondisinya terus dipantau tim dokter. Saat video direkam, kondisi Pak Ang Koko stabil, tekanan darahnya terkendali dengan obat, dan ia masih menjalani pemantauan rutin.

Istrinya juga merasa nyaman karena Heartology adalah rumah sakit khusus jantung. Dari pengalaman ini, Pak Ang Koko punya pesan untuk Anda: siapkan asuransi sebelum sakit, kenali dokter yang bisa menjadi pegangan, dan jangan ragu mencari second opinion bila perlu. “Yang pertama adalah ambil asuransi sebelum sakit,” ujarnya.

Setiap perjalanan berbeda. Cerita ini merupakan pengalaman pribadi. Kondisi, pilihan penanganan, dan hasil perawatan setiap orang dapat berbeda.

Cerita dalam Suaranya Sendiri.

Tiba-Tiba Pingsan Saat Main Padel, Ternyata Ada Aritmia Jantung

Simak pengalaman yang dibagikan pasien melalui kanal Heartology. Durasi 9 menit 59 detik.

Tonton di YouTube Video dibuka di YouTube, di tab baru.

Pengalaman lainnya

Cerita dengan Perawatan Serupa.

Semua Cerita Pasien

Langkah berikutnya

Bicarakan Kebutuhan
Perawatan Anda.

Mulai dengan konsultasi bersama dokter yang terkait dalam cerita ini. Penanganan akan disesuaikan dengan kondisi Anda.

Janji Temu dengan DokterKenali Kondisi TerkaitBersama Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K).