Perjalanan perawatan
Cerita Bapak Tony.
Siang itu, Pak Tony sedang bekerja seperti biasa. Setelah makan siang, ia merasakan tekanan dan rasa berat di sekitar ulu hati dan perut. Keluhan itu ternyata merupakan tanda serangan jantung. Berkat kesigapan rekan kerjanya, ia segera dibawa ke Heartology untuk mendapat penanganan.
Gejala yang Tidak Kunjung Reda
"Setelah makan siang itu ada gejala, kayak ada tekanan di sekitar ulu hati dan perut," kenang Pak Tony. Rasa tidak nyaman itu tidak membaik meski ia sudah beristirahat. Tubuhnya juga mengeluarkan keringat dingin dan menggigil.
Saat itu Pak Tony sempat berbicara dengan rekan kerjanya lewat telepon. Dari nada suaranya, sang rekan menangkap ada yang tidak beres. "Rekan kerja saya itu sudah mengetahui dari nada suara saya di telepon," tutur Pak Tony. Setelah berdiskusi dengan bagian personalia di kantor, rekan kerjanya memutuskan untuk membawa Pak Tony ke Heartology.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa gejala serangan jantung tidak selalu berupa nyeri dada yang jelas. Rasa tertekan atau berat di ulu hati, disertai keringat dingin, juga bisa menjadi tanda yang perlu segera diperiksa.
Penanganan Cepat di Heartology
Pak Tony tiba di IGD dalam keadaan setengah sadar. Ia ingat merasa khawatir saat itu. Setelah pemeriksaan, Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP (K) menyampaikan bahwa Pak Tony kemungkinan mengalami serangan jantung dan perlu segera mendapat tindakan.
Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhenti karena arteri koroner tersumbat. Untuk membuka kembali sumbatan itu, tim melakukan primary PCI (primary percutaneous coronary intervention), yaitu tindakan darurat untuk membuka arteri koroner lewat kateter, selang tipis yang dimasukkan melalui pembuluh darah, dengan balon dan stent bila diperlukan. Menurut Pak Tony, tindakan sudah berjalan dalam waktu kurang dari 90 menit.
Setelah Tindakan
Setelah keluar dari ruang tindakan, Pak Tony dirawat di ICU. Ia bercerita, satu pembuluh yang tersumbat sudah ditangani, sementara dua lainnya masih dalam proses pembenahan. Kondisinya berangsur membaik, dan ia mengaku sangat bersyukur atas penanganan yang ia terima saat itu.
Dari pengalamannya, Pak Tony mengajak Anda untuk tidak menunda pemeriksaan. "Teman-teman yang merasakan gejala nyeri di sekitar belikat bisa sempatkan waktu cek ke dokter jantung," pesannya. Bila Anda merasakan nyeri di area dada atau di sekitar belikat, jangan menunggu keluhannya reda sendiri dan segera periksakan diri ke dokter jantung.
Setiap perjalanan berbeda. Cerita ini merupakan pengalaman pribadi. Kondisi, pilihan penanganan, dan hasil perawatan setiap orang dapat berbeda.
Dengarkan langsung
Cerita dalam Suaranya Sendiri.
Penanganan Serangan Jantung di Heart Attack Center
Simak pengalaman yang dibagikan pasien melalui kanal Heartology. Durasi 6 menit 4 detik.
Tonton di YouTube Video dibuka di YouTube, di tab baru.



