Jawaban singkat
Apa Itu Aterektomi Perifer?
Aterektomi perifer adalah tindakan lewat kateter untuk mengikis, memotong, atau menghancurkan plak di arteri tungkai. Tindakan ini terutama dipakai untuk plak berkapur yang keras atau penyempitan ulang di dalam stent, sebagai persiapan sebelum balon atau stent. Dilakukan dengan bius lokal melalui tusukan kecil di pangkal paha.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Aterektomi Perifer
Apa Itu Aterektomi Perifer
Pada penyakit arteri perifer, plak menumpuk di dinding arteri tungkai. Sebagian plak mengandung banyak kapur sehingga sangat keras dan sulit dilebarkan dengan balon saja. Aterektomi memakai kateter dengan ujung khusus untuk mengikis, memotong, atau menghancurkan plak dari dalam arteri, sehingga rongga pembuluh menjadi lebih lebar dan lebih mudah dibuka dengan balon atau stent.
Cara Kerja Singkat
Kateter aterektomi didorong melewati kawat pemandu sampai ke plak. Ujungnya mengikis atau memotong plak sedikit demi sedikit, lalu penyempitan dilebarkan dengan balon dan, bila perlu, dipasang stent.
Jenis Aterektomi
- Direksional: pisau kecil memotong plak dan menampungnya di dalam ujung kateter.
- Rotasional: ujung yang berputar cepat mengikis plak, sebagian dengan penyedotan serpihan.
- Orbital: mahkota berlapis intan berputar mengelilingi dinding untuk menghaluskan plak berkapur.
- Laser: energi cahaya menguapkan plak, sering dipakai untuk penyempitan ulang di dalam stent.
Jenis alat dipilih sesuai sifat plak, lokasinya, dan ketersediaan alat.
Kapan Aterektomi Dipakai
Aterektomi bukan pengganti balon atau stent, melainkan langkah persiapan pada kasus tertentu, misalnya plak berkapur berat, penyempitan ulang di dalam stent, atau lokasi yang sebaiknya tidak dipasang stent seperti di pangkal paha dan di belakang lutut. Panduan internasional menyebut bukti manfaatnya dibanding balon saja masih terbatas, sehingga aterektomi dipakai pada pasien terpilih.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Plak Berkapur yang Sangat KerasPlak yang tidak dapat dilebarkan dengan baik oleh balon saja.
- Penyempitan Ulang di Dalam StentJaringan yang tumbuh kembali di dalam stent lama dapat dikikis sebelum dilebarkan ulang.
- Lokasi yang Sebaiknya Tanpa StentMisalnya arteri di pangkal paha atau di belakang lutut, yang banyak bergerak saat berjalan dan menekuk.
- Nyeri Tungkai saat Berjalan yang MembatasiBila obat dan latihan berjalan belum cukup membantu dan penyempitan sesuai untuk tindakan lewat kateter.
- Luka Kaki yang Sulit SembuhSebagai bagian dari upaya membuka aliran darah ke kaki untuk mendukung penyembuhan luka.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Kawat Pemandu Tidak Dapat Melewati SumbatanKateter aterektomi hanya dapat dipakai bila kawat pemandu berhasil melewati penyempitan.
- Dinding Arteri Robek atau Sangat RapuhPengikisan dapat memperberat kerusakan dinding, sehingga dokter memilih cara lain.
- Gangguan Fungsi Ginjal BeratTindakan memerlukan zat kontras. Dokter menimbang manfaatnya dan membatasi jumlah kontras.
- Alergi Zat KontrasObat pencegah alergi dapat diberikan sebelumnya. Beri tahu tim sejak awal.
- Tidak Dapat Minum Obat AntiplateletObat ini diperlukan setelah tindakan. Bila ada alasan tidak dapat meminumnya, dokter membahas pilihan lain.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Tim akan memberikan instruksi tertulis sebelum tindakan.
Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, termasuk fungsi ginjal dan pembekuan darah, serta EKG. Bawa hasil USG dupleks, tes ABI, CT angiografi, atau angiografi sebelumnya.
Obat yang sedang diminum. Bawa daftar semua obat dan suplemen. Aspirin dan obat antiplatelet biasanya tetap diminum, bahkan dapat dimulai sebelum tindakan. Pengencer darah lain dan sebagian obat diabetes seperti metformin mungkin perlu disesuaikan. Jangan mengubah obat tanpa arahan dokter.
Puasa. Biasanya beberapa jam sebelum tindakan, sesuai instruksi tim.
Alergi. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi terhadap zat kontras, obat, plester, atau lateks.
Berhenti merokok. Berhenti merokok membantu hasil tindakan bertahan lebih lama.
Pendamping. Siapkan pendamping untuk pulang, karena Anda tidak dianjurkan menyetir setelah tindakan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Tindakan umumnya berlangsung sekitar 1 sampai 2 jam, tergantung jumlah dan panjang penyempitan.
Akses Pembuluh Darah
Setelah bius lokal, dokter memasukkan selang kecil ke arteri, biasanya di pangkal paha. Obat penenang ringan dapat diberikan, dan Anda tetap sadar.
Angiografi dan Kawat Pemandu
Zat kontras disuntikkan untuk memetakan arteri tungkai. Kawat pemandu yang sangat tipis kemudian dilewatkan melewati penyempitan.
Pelindung Serpihan bila Perlu
Pada sebagian kasus, saringan kecil dipasang di bawah penyempitan untuk menangkap serpihan plak yang terlepas.
Mengikis Plak
Kateter aterektomi didorong ke plak dan dijalankan beberapa kali. Anda mungkin merasakan getaran atau rasa tidak nyaman ringan di tungkai.
Balon, Stent, dan Pemeriksaan Akhir
Penyempitan kemudian dilebarkan dengan balon, sering balon berlapis obat, dan stent dipasang bila perlu. Angiografi diulang untuk memastikan aliran lancar sampai ke kaki, lalu tempat tusukan ditutup.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Membuka Plak yang KerasMembantu melebarkan penyempitan berkapur yang sulit dibuka dengan balon saja.
- Hasil Balon yang Lebih BaikRongga yang lebih lebar membantu balon bekerja lebih merata dan mengurangi robekan dinding.
- Mengurangi Kebutuhan StentBermanfaat di lokasi yang sering bergerak, seperti pangkal paha dan belakang lutut.
- Menangani Penyempitan Ulang di StentJaringan di dalam stent lama dapat dikikis tanpa memasang lapisan stent baru.
- Tanpa Sayatan BesarDilakukan lewat tusukan kecil dengan bius lokal, dengan pemulihan lebih cepat dibanding operasi.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Serpihan Plak Terbawa ke BawahSerpihan dapat menyumbat arteri yang lebih kecil di kaki. Umumnya dapat ditangani saat itu juga, dan saringan dapat dipakai untuk mencegahnya.
- Robekan atau Lubang pada ArteriJarang, dan biasanya dapat ditangani lewat kateter, misalnya dengan balon atau stent berlapis.
- Perdarahan atau Memar di Tempat TusukanSering terjadi dan umumnya ringan. Kadang terbentuk benjolan yang perlu penanganan tambahan.
- Gangguan Fungsi Ginjal atau Reaksi KontrasTerutama bila fungsi ginjal sudah menurun. Umumnya sementara dan dapat dicegah dengan persiapan.
- Penyempitan KembaliArteri dapat menyempit lagi seiring waktu, sehingga kontrol berkala dan obat teratur penting.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Sebagian pasien dirawat satu malam untuk pemantauan. Pada keadaan tertentu, pasien dapat pulang di hari yang sama.
Setelah tindakan. Anda berbaring beberapa jam dengan tungkai lurus supaya tempat tusukan tidak berdarah.
Minum air putih. Minum cukup air putih untuk membantu ginjal membuang zat kontras, kecuali dokter membatasi cairan Anda.
Obat antiplatelet. Biasanya diresepkan dua obat antiplatelet selama beberapa bulan, lalu satu obat jangka panjang, bersama obat kolesterol. Jangan menghentikannya tanpa arahan dokter.
Aktivitas. Hindari mengangkat beban berat selama beberapa hari. Setelah itu, latihan berjalan teratur sangat membantu.
Kontrol berkala. Aliran darah tungkai dipantau dengan tes ABI atau USG dupleks sesuai jadwal dari dokter.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Bengkak yang membesar atau perdarahan di bekas tusukan
- Tungkai atau kaki terasa dingin, pucat, baal, atau nyeri hebat
- Jari kaki berubah warna menjadi kebiruan atau kehitaman
- Ruam, gatal, sesak napas, atau jumlah air kencing jauh berkurang
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat ProfilVascular Interventional Suite
Ruang tindakan dengan pencitraan sinar-X untuk memeriksa dan menangani penyempitan, sumbatan, atau pelebaran pembuluh darah di…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang aterektomi perifer. Keputusan memakai aterektomi diambil dokter berdasarkan hasil angiografi.
Apa bedanya aterektomi dengan pemasangan balon atau stent?
Balon menekan plak ke dinding arteri, dan stent menahan arteri tetap terbuka. Aterektomi mengikis atau memotong plak sehingga jumlahnya berkurang. Pada plak berkapur yang keras, aterektomi sering dilakukan lebih dulu, lalu dilanjutkan dengan balon dan, bila perlu, stent dalam tindakan yang sama.
Apakah aterektomi terasa sakit?
Tempat tusukan di pangkal paha dibius lokal, sehingga Anda hanya merasakan tekanan. Saat kateter aterektomi bekerja, sebagian pasien merasakan getaran atau rasa tidak nyaman ringan di tungkai. Obat penenang dan pereda nyeri dapat diberikan. Beri tahu tim bila rasa tidak nyaman bertambah.
Apakah semua penyempitan arteri tungkai memerlukan aterektomi?
Tidak. Banyak penyempitan cukup ditangani dengan balon, balon berlapis obat, atau stent. Aterektomi dipakai pada kasus tertentu, misalnya plak berkapur berat, penyempitan ulang di dalam stent, atau lokasi yang sebaiknya tidak dipasang stent. Keputusan diambil dokter setelah melihat hasil angiografi.
Ke mana plak yang dikikis pergi?
Tergantung jenis alatnya. Alat direksional menampung potongan plak di dalam ujung kateter, sebagian alat rotasional menyedot serpihannya, dan alat lain menghaluskan plak menjadi partikel sangat kecil. Bila risiko serpihan terbawa ke kaki tinggi, dokter dapat memasang saringan kecil di bawah penyempitan.
Berapa lama saya dirawat?
Sebagian pasien dirawat satu malam untuk pemantauan tempat tusukan dan aliran darah ke kaki. Pada keadaan tertentu, pasien dapat pulang di hari yang sama. Setelah pulang, aktivitas ringan umumnya dapat dilakukan dalam beberapa hari, dengan latihan berjalan dan kontrol sesuai jadwal dari dokter.
Apakah penyempitan dapat muncul lagi?
Bisa. Arteri yang sudah dibuka dapat menyempit lagi seiring waktu, terutama bila faktor risikonya tidak terkendali. Minum obat antiplatelet dan obat kolesterol teratur, berhenti merokok, mengendalikan gula darah, dan kontrol berkala dengan tes ABI atau USG dupleks membantu menemukan dan menangani penyempitan baru lebih awal.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).
- Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
- Gornik HL, Aronow HD, Goodney PP, dkk. 2024 ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS Guideline for the Management of Lower Extremity Peripheral Artery Disease. Circulation. 2024;149(24):e1313-e1410.
- Feldman DN, Armstrong EJ, Aronow HD, dkk. SCAI consensus guidelines for device selection in femoral-popliteal arterial interventions. Catheter Cardiovasc Interv. 2018;92(1):124-140.
- Ambler GK, Radwan R, Hayes PD, Twine CP. Atherectomy for peripheral arterial disease. Cochrane Database Syst Rev. 2014:CD006680.
- Conte MS, Bradbury AW, Kolh P, dkk. Global vascular guidelines on the management of chronic limb-threatening ischemia. J Vasc Surg. 2019;69(6S):3S-125S.e40.

