Langsung ke konten

Center of Excellence

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center

Pusat Diagnostik dan Terapi Vaskular

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center di Heartology Cardiovascular Hospital memeriksa dan menangani penyakit pembuluh darah di luar jantung, mulai dari arteri tungkai, arteri leher, arteri ginjal, dan aorta hingga vena dalam.

Terakhir diperbarui 19 Oktober 2026

Kenali Tim Dokter

Lingkup layanan

Pemeriksaan dan Penanganan Penyakit Arteri, Vena, dan Aorta

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center di Heartology Cardiovascular Hospital menangani penyakit pembuluh darah di luar jantung, seperti penyakit arteri perifer, varises, trombosis vena dalam, aneurisma aorta, penyempitan arteri karotid, dan hipertensi resisten. Center ini untuk Anda yang mengalami nyeri kaki saat berjalan, kaki bengkak, luka kaki yang sulit sembuh, atau dirujuk dokter untuk pemeriksaan pembuluh darah.

Pemeriksaan Diagnostik Vaskular

USG vaskular dupleks, tes ankle-brachial index, CT angiografi, dan angiografi untuk menentukan letak serta derajat penyempitan, sumbatan, atau pelebaran pembuluh darah.

Angioplasti dan Pemasangan Stent Perifer

Pelebaran arteri tungkai atau lengan yang menyempit dengan balon melalui kateter, disertai pemasangan stent bila perlu, untuk memperbaiki aliran darah.

Perbaikan Aneurisma Aorta Endovaskular (EVAR)

Pemasangan stent graft melalui pembuluh darah di pangkal paha untuk memperkuat aorta yang melebar, sebagai pilihan selain operasi terbuka bila anatomi memungkinkan.

Denervasi Ginjal (Renal Denervation)

Tindakan melalui kateter yang menargetkan saraf di sekitar arteri ginjal. Tindakan ini dipertimbangkan bagi sebagian pasien hipertensi resisten setelah evaluasi dokter.

Penanganan Penyakit Arteri Karotid

Evaluasi penyempitan arteri leher dengan USG dan pencitraan, lalu diskusi pilihan penanganan dengan obat atau tindakan intervensi bersama dokter.

Penanganan Trombosis Vena Dalam (DVT)

Evaluasi bekuan darah di vena dalam, terapi antikoagulan sesuai kondisi, dan langkah pencegahan emboli paru.

Prosedur Vaskular untuk Kasus Kompleks

Tindakan seperti trombektomi, embolektomi, dan pemasangan filter vena cava untuk kasus tertentu, dengan panduan pencitraan intervensional.

Profil center

Tentang Center Ini

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center adalah layanan di Heartology Cardiovascular Hospital untuk pemeriksaan dan penanganan penyakit pembuluh darah di luar jantung. Center ini melayani orang dengan faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, atau kebiasaan merokok yang perlu memeriksakan pembuluh darahnya, hingga pasien yang sudah memiliki keluhan seperti nyeri kaki saat berjalan, kaki bengkak, luka yang sulit sembuh, atau aneurisma aorta yang ditemukan dari pemeriksaan lain.

Baca selengkapnya

Kondisi yang ditangani mencakup penyakit arteri perifer, penyempitan arteri karotid dan arteri ginjal, aneurisma aorta, trombosis vena dalam, insufisiensi vena kronik, dan varises. Pemeriksaan awal biasanya meliputi pemeriksaan fisik, tes ankle-brachial index, dan USG vaskular dupleks. Bila diperlukan, dokter melanjutkan dengan CT angiografi atau angiografi untuk melihat letak dan derajat penyempitan, sumbatan, atau pelebaran pembuluh darah.

Rencana penanganan disusun dari hasil pemeriksaan. Untuk kasus yang kompleks, rencana ini dibahas oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah bersama tim bedah toraks kardiovaskular serta dokter terkait lain. Pilihannya dapat berupa obat dan pengendalian faktor risiko, tindakan melalui kateter seperti angioplasti, pemasangan stent, perbaikan aneurisma aorta endovaskular (EVAR), trombektomi, embolektomi, atau pemasangan filter vena cava, hingga operasi terbuka. Bagi sebagian pasien hipertensi resisten, denervasi ginjal dapat dipertimbangkan setelah evaluasi menyeluruh. Heartology Cardiovascular Hospital terakreditasi Paripurna oleh LAM-KPRS.

Pemulihan bergantung pada jenis tindakan. Tindakan melalui kateter umumnya membutuhkan rawat inap lebih singkat dibanding operasi terbuka, dan dokter akan menjelaskan perkiraannya untuk kondisi Anda. Setelah tindakan, Anda dijadwalkan kontrol dan pemeriksaan ulang, misalnya USG vaskular, untuk memantau aliran darah. Pengendalian tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, berhenti merokok, serta latihan berjalan yang teratur membantu menjaga hasil penanganan dalam jangka panjang.

Pendekatan perawatan

Keunggulan Layanan

  • Pemeriksaan Arteri dan Vena di Satu Tempat

    USG vaskular dupleks, tes ankle-brachial index, dan CT angiografi dilakukan di rumah sakit yang sama. Dokter dapat menilai arteri tungkai, leher, dan ginjal, aorta, serta vena dalam tanpa Anda perlu berpindah fasilitas. Hasilnya menjadi dasar diskusi pilihan penanganan.

  • Pilihan Tindakan Melalui Kateter

    Untuk kondisi yang sesuai, pembuluh darah yang menyempit atau melebar dapat ditangani melalui kateter, misalnya dengan angioplasti, pemasangan stent, atau EVAR. Dokter menimbang anatomi pembuluh darah, kondisi umum, dan risikonya sebelum menyarankan tindakan ini dibanding operasi terbuka.

  • Koordinasi dengan Bedah Toraks Kardiovaskular

    Bila operasi terbuka lebih sesuai, penanganan dikoordinasikan dengan tim bedah toraks kardiovaskular Heartology. Hasil pemeriksaan yang sudah ada dipakai bersama sehingga evaluasi tidak perlu diulang dari awal.

  • Diskusi Tim untuk Kasus Kompleks

    Kasus seperti aneurisma aorta, iskemia tungkai berat, atau hipertensi resisten dibahas oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah bersama dokter bedah dan dokter terkait lain. Rencana penanganan disusun dari hasil pemeriksaan dan dijelaskan kepada Anda sebelum diputuskan.

  • Pemantauan Setelah Tindakan

    Setelah tindakan, dokter menjadwalkan kontrol dan pemeriksaan ulang, misalnya USG vaskular, untuk memantau aliran darah serta kondisi stent atau graft. Pengendalian tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan kebiasaan merokok menjadi bagian dari rencana jangka panjang.

Sorotan Center

  • Pemeriksaan dan penanganan arteri, vena, dan aorta di luar jantung dalam satu center
  • Pemeriksaan yang tersedia: USG vaskular dupleks, tes ankle-brachial index, dan CT angiografi
  • Pilihan tindakan melalui kateter: angioplasti, pemasangan stent, dan EVAR
  • Denervasi ginjal sebagai salah satu pilihan untuk hipertensi resisten, sesuai evaluasi dokter
  • Koordinasi dengan tim bedah toraks kardiovaskular bila operasi terbuka diperlukan

Tim center

Kenali Dokter yang Menangani.

Lihat fokus klinis dan jadwal praktik pada profil masing-masing dokter. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

Dukungan penanganan

Teknologi dengan Peran yang Jelas.

Pemeriksaan dan teknologi digunakan sesuai kebutuhan, bukan sebagai paket yang sama untuk setiap pasien.

Doppler Vascular Ultrasound

Pemeriksaan ultrasonografi pembuluh darah yang menampilkan gambar dinding pembuluh sekaligus aliran darahnya. Dokter memakainya untuk mencari penyempitan, sumbatan, bekuan, atau…

CT Scan 512 Slices

Pemindai CT yang menghasilkan hingga 512 irisan gambar dalam satu putaran untuk melihat arteri koroner, kalsium di dinding arteri, aorta, dan struktur jantung. Pemeriksaan memakai…

Vascular Interventional Suite

Ruang tindakan dengan pencitraan sinar-X untuk memeriksa dan menangani penyempitan, sumbatan, atau pelebaran pembuluh darah di luar jantung melalui kateter, seperti angiografi…

Ankle-Brachial Index (ABI) Testing System

Pemeriksaan tanpa jarum yang membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dan lengan. Hasilnya berupa angka indeks yang membantu dokter mendeteksi penyakit arteri perifer…

Pelajari lebih lanjut

Kondisi dan Prosedur Terkait.

Kenali istilah dan layanan yang mungkin dibahas saat konsultasi. Informasi ini bersifat edukatif, bukan diagnosis.

Pertanyaan Umum

Berikut pertanyaan yang sering diajukan tentang pemeriksaan dan penanganan penyakit pembuluh darah di Heartology.

Kapan saya perlu memeriksakan pembuluh darah ke Vascular Diagnostic and Therapeutic Center?

Pertimbangkan pemeriksaan bila Anda mengalami nyeri atau kram di betis saat berjalan yang mereda saat istirahat, kaki terasa dingin atau berubah warna, luka di kaki yang lama sembuh, kaki bengkak di satu sisi, atau varises yang mengganggu. Pemeriksaan juga dianjurkan bila dokter menemukan aneurisma aorta atau Anda memiliki diabetes, hipertensi, atau riwayat merokok. Kaki bengkak mendadak disertai sesak napas atau nyeri dada adalah kondisi darurat; segera ke IGD terdekat.

Pemeriksaan apa yang biasanya dilakukan pada kunjungan pertama?

Dokter akan menanyakan keluhan, riwayat kesehatan, dan obat yang Anda minum, lalu memeriksa denyut nadi serta kondisi kulit kaki. Pemeriksaan awal yang sering dilakukan adalah tes ankle-brachial index untuk membandingkan tekanan darah di lengan dan pergelangan kaki, serta USG vaskular dupleks untuk melihat aliran darah. Bila perlu, dokter menyarankan CT angiografi atau angiografi. Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan keluhan Anda.

Apa yang perlu dibawa saat konsultasi?

Bawa kartu identitas, surat rujukan bila ada, serta hasil pemeriksaan sebelumnya seperti USG, CT scan, angiografi, atau laboratorium, termasuk CD atau berkas gambarnya. Siapkan juga daftar obat yang sedang Anda minum, terutama obat pengencer darah, obat diabetes, dan obat tekanan darah. Catatan tentang kapan keluhan muncul dan apa yang memperberatnya membantu dokter memahami kondisi Anda. Kenakan pakaian yang memudahkan pemeriksaan kaki.

Apa saja pilihan penanganan penyakit pembuluh darah?

Pilihan penanganan bergantung pada jenis dan derajat penyakitnya. Banyak kondisi dimulai dengan obat, pengendalian faktor risiko, dan latihan berjalan teratur. Bila penyempitan atau sumbatan cukup berat, dokter dapat menyarankan angioplasti dan pemasangan stent melalui kateter. Aneurisma aorta dapat ditangani dengan EVAR atau operasi terbuka, sedangkan trombosis vena dalam umumnya ditangani dengan obat antikoagulan. Dokter akan menjelaskan manfaat dan risiko setiap pilihan sebelum Anda memutuskan.

Berapa lama pemulihan setelah tindakan pembuluh darah?

Waktu pemulihan berbeda untuk setiap tindakan dan kondisi pasien. Setelah tindakan melalui kateter, pasien umumnya dapat kembali beraktivitas ringan dalam beberapa hari sesuai arahan dokter, sedangkan operasi terbuka membutuhkan waktu lebih lama. Dokter akan memberi petunjuk tentang perawatan bekas tusukan atau sayatan, obat yang perlu diminum, dan jadwal kontrol. Pemeriksaan ulang seperti USG vaskular dilakukan untuk memantau aliran darah setelah tindakan.

Untuk dokter perujuk

Koordinasikan Kebutuhan Perawatan Pasien.

Hubungi tim kami untuk informasi layanan dan koordinasi rujukan ke center ini.

Hubungi Tim Kami

Kenali kondisi pembuluh darah Anda lebih awal.

Konsultasikan Keluhan Pembuluh Darah Anda

Nyeri kaki saat berjalan, kaki bengkak, atau tekanan darah yang sulit dikendalikan bisa berkaitan dengan pembuluh darah. Buat janji konsultasi agar dokter dapat menilai keluhan Anda dan menyarankan pemeriksaan yang sesuai.

Lihat Paket MCU

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Center
Vascular Diagnostic and Therapeutic CenterRencanakan konsultasi
Janji Temu