Langsung ke konten

Teknologi diagnostik

Holter Monitoring System

Holter EKG, Holter Monitor, EKG Ambulatori

Perekam EKG kecil yang dibawa beraktivitas untuk memantau irama jantung tanpa putus selama 24 sampai 48 jam atau lebih. Membantu dokter menemukan gangguan irama jantung (aritmia) yang muncul sesekali dan tidak tertangkap oleh EKG biasa.

Penggunaan teknologi ditentukan setelah evaluasi dokter.

Tentang Teknologi Ini.

Terakhir diperbarui19 Oktober 2026
Ringkasan

Holter Monitoring System adalah perekam EKG kecil yang Anda bawa selama aktivitas sehari-hari, umumnya 24 sampai 48 jam. Alat ini merekam setiap detak jantung tanpa putus, sehingga dokter dapat mencari gangguan irama (aritmia) yang muncul sesekali, mencocokkannya dengan keluhan seperti berdebar atau pusing, dan menilai hasil pengobatan.

Apa Itu Holter?

EKG biasa merekam listrik jantung selama beberapa detik saat Anda berbaring. Banyak gangguan irama jantung datang dan pergi, sehingga tidak tertangkap dalam waktu sesingkat itu. Holter adalah perekam EKG kecil dan ringan yang dihubungkan ke beberapa elektroda di dada. Alat ini merekam setiap detak jantung selama Anda beraktivitas seperti biasa, umumnya 24 sampai 48 jam, atau lebih lama bila dokter memerlukannya.

Kapan Holter Diperlukan

  • Mencari penyebab keluhan berdebar, jantung terasa melompat, pusing, atau hampir pingsan yang muncul hampir setiap hari.
  • Mencari fibrilasi atrium, yaitu irama tidak teratur yang meningkatkan risiko stroke.
  • Menghitung detak tambahan (ekstrasistol) dan menilai denyut yang terlalu lambat atau terlalu cepat.
  • Menilai hasil obat irama jantung, ablasi, atau kerja alat pacu jantung.

Memakai Holter dalam Keseharian

Pemasangan tidak menimbulkan rasa sakit. Kulit dada dibersihkan, dan bila perlu rambut di area tempelan dicukur. Elektroda lalu ditempel dan disambungkan ke perekam yang dibawa dengan sabuk atau tali. Anda kemudian pulang dan beraktivitas seperti biasa, termasuk bekerja dan tidur.

Selama perekaman, catat waktu dan jenis keluhan, aktivitas, serta waktu minum obat di buku harian, atau tekan tombol penanda pada alat bila tersedia. Jangan membasahi alat, misalnya saat mandi atau berenang, kecuali petugas menyatakan boleh. Setelah waktunya selesai, Anda kembali untuk melepas alat.

Batasan Pemeriksaan

Holter hanya merekam selama alat terpasang. Bila keluhan jarang muncul, misalnya sebulan sekali, peluang keluhan itu terekam kecil. Dalam keadaan itu, dokter dapat memilih perekaman yang lebih panjang atau implantable loop recorder (ILR), perekam kecil yang ditanam di bawah kulit. Hasil normal juga tidak selalu berarti jantung bebas masalah, karena Holter menilai irama, bukan struktur jantung atau arteri koroner. Tempelan elektroda kadang menimbulkan iritasi kulit ringan.

Analisis dan Hasil

Dokter menentukan apakah Holter sesuai untuk keluhan Anda dan berapa lama perekaman diperlukan. Rekaman dianalisis dengan perangkat lunak, lalu diperiksa ulang dan dibaca oleh dokter spesialis jantung bersama catatan keluhan Anda. Hasilnya dijelaskan saat konsultasi.

Kegunaan dan Manfaatnya.

Kesesuaian teknologi ini untuk kondisi Anda ditentukan dokter setelah evaluasi.

  • Mencari penyebab keluhan berdebar, pusing, atau hampir pingsan yang sering muncul
  • Mendeteksi fibrilasi atrium dan gangguan irama lain yang datang dan pergi
  • Menghitung jumlah detak tambahan (ekstrasistol) dalam sehari
  • Menilai denyut jantung yang terlalu lambat, termasuk jeda antardetak
  • Mencocokkan keluhan yang dicatat dengan irama jantung pada saat yang sama
  • Menilai hasil obat irama jantung atau ablasi
  • Memeriksa kerja alat pacu jantung dalam keseharian

Manfaat bagi Penilaian Dokter

01

Merekam Setiap Detak dalam Keseharian

Irama jantung direkam tanpa putus saat Anda bekerja, beraktivitas, dan tidur, bukan hanya beberapa detik di ruang periksa.

02

Keluhan Dicocokkan dengan Rekaman

Catatan harian atau tombol penanda menunjukkan kapan keluhan muncul, sehingga dokter dapat melihat apakah keluhan itu terjadi bersamaan dengan gangguan irama.

03

Tanpa Jarum dan tanpa Radiasi

Elektroda hanya ditempel di kulit dada. Pemeriksaan tidak memakai sinar-X, zat kontras, atau obat.

04

Menghitung Jumlah dan Lama Aritmia

Perangkat lunak analisis menjumlahkan detak tambahan dan lama setiap episode aritmia. Data ini membantu dokter menimbang perlu tidaknya pengobatan atau ablasi.

Informasi Teknis Singkat
Jenis pemeriksaan
Perekaman EKG ambulatori (EKG yang dibawa beraktivitas)
Lama perekaman
Umumnya 24 sampai 48 jam atau lebih, sesuai permintaan dokter
Sumber data
Sinyal listrik jantung dari elektroda yang ditempel di dada
Radiasi
Tidak ada
Pembiusan
Tidak diperlukan
Lokasi layanan
Cardiovascular Diagnostic Center dan Arrhythmia and Device Center

Tim dokter

Diskusikan Kebutuhan Anda.

Semua Dokter

Dokter yang terkait dengan layanan teknologi ini, urut menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K)

Aritmia & Elektrofisiologi

Arrhythmia and Device Center +1 center

Fokus klinisElektrofisiologi dan Ablasi Aritmia · Pemasangan Pacemaker dan ICD

Lihat Profil

Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung

Lihat Profil

dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.

Aritmia & Elektrofisiologi

Arrhythmia and Device Center

Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung

Lihat Profil

Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Berikut jawaban singkat atas pertanyaan yang sering muncul sebelum pemasangan Holter; untuk keadaan Anda secara khusus, silakan tanyakan kepada dokter.

Apa bedanya Holter dengan EKG biasa?

EKG biasa merekam irama jantung selama beberapa detik saat Anda berbaring di ruang periksa. Holter merekam terus-menerus selama Anda beraktivitas, umumnya 24 sampai 48 jam. Karena itu, Holter lebih mungkin menangkap gangguan irama yang datang dan pergi. EKG biasa tetap diperlukan sebagai pemeriksaan dasar, dan dokter sering memakai keduanya bersama.

Apakah pemasangan Holter sakit?

Tidak. Elektroda hanya ditempel di kulit dada, tanpa jarum. Sebagian orang mengalami gatal atau kemerahan ringan di bekas tempelan, yang biasanya hilang sendiri setelah alat dilepas. Kabel dan perekam mungkin terasa sedikit mengganggu saat tidur. Beri tahu petugas bila Anda memiliki alergi plester atau kulit yang sensitif.

Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama memakai Holter?

Lakukan kegiatan seperti biasa, termasuk bekerja dan berjalan, agar rekaman mencerminkan keseharian Anda. Jangan membasahi alat, misalnya saat mandi atau berenang, kecuali petugas menyatakan boleh. Jangan melepas atau memindahkan elektroda sendiri. Catat waktu keluhan, aktivitas, dan minum obat. Tanyakan kepada dokter bila Anda ingin berolahraga selama perekaman.

Berapa lama Holter dipasang?

Umumnya 24 sampai 48 jam, dan dapat lebih lama bila dokter memerlukannya, misalnya bila keluhan tidak muncul setiap hari. Pemasangan di unit pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 15 sampai 30 menit, termasuk penjelasan cara mencatat keluhan. Anda kemudian kembali sesuai jadwal untuk melepas alat. Petugas akan menginformasikan perkiraan waktunya saat pendaftaran.

Bagaimana bila keluhan berat muncul saat memakai Holter?

Holter hanya merekam dan tidak mengirim tanda bahaya kepada petugas. Bila Anda pingsan, merasakan nyeri dada hebat, sesak berat, atau berdebar disertai lemas, segera ke IGD terdekat tanpa menunggu jadwal pelepasan alat. Biarkan alat tetap terpasang bila memungkinkan, dan beri tahu petugas IGD bahwa Anda sedang memakai Holter.

Kapan saya mengetahui hasilnya?

Setelah alat dilepas, rekaman diunduh dan dianalisis dengan perangkat lunak, lalu diperiksa ulang oleh dokter spesialis jantung bersama catatan keluhan Anda. Rekaman berisi sekitar seratus ribu detak setiap hari, sehingga analisisnya memerlukan waktu. Hasilnya dijelaskan saat konsultasi, termasuk apakah diperlukan pengobatan, pemeriksaan lanjutan, atau perekaman yang lebih panjang. Tanyakan perkiraan waktu laporan kepada petugas.

Sumber Informasi 4 referensi
  1. Steinberg JS, Varma N, Cygankiewicz I, dkk. 2017 ISHNE-HRS expert consensus statement on ambulatory ECG and external cardiac monitoring/telemetry. Heart Rhythm. 2017;14(7):e55-e96.
  2. Raviele A, Giada F, Bergfeldt L, dkk. Management of patients with palpitations: a position paper from the European Heart Rhythm Association. Europace. 2011;13(7):920-934.
  3. Brignole M, Moya A, de Lange FJ, dkk. 2018 ESC Guidelines for the diagnosis and management of syncope. Eur Heart J. 2018;39(21):1883-1948.
  4. Barrett PM, Komatireddy R, Haaser S, dkk. Comparison of 24-hour Holter Monitoring with 14-day Novel Adhesive Patch Electrocardiographic Monitoring. Am J Med. 2014;127(1):95.e11-95.e17.

Langkah berikutnya

Mulai dari Kebutuhan Anda.

Diskusikan keluhan dan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dokter membantu menentukan pemeriksaan atau tindakan yang relevan.

Kembali ke Katalog Teknologi