Jawaban singkat
Apa Itu Monitoring Jantung Jangka Panjang?
Monitoring jantung jangka panjang adalah perekaman irama jantung yang lebih lama daripada EKG biasa, mulai dari 24 jam sampai beberapa tahun, sambil Anda beraktivitas seperti biasa. Pemeriksaan ini membantu menemukan gangguan irama yang muncul sesekali, misalnya penyebab berdebar, pusing, atau pingsan, serta fibrilasi atrium setelah stroke.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Monitoring Jantung Jangka Panjang
Apa Itu Monitoring Jantung Jangka Panjang
EKG biasa hanya merekam irama jantung selama beberapa detik, sehingga gangguan irama yang muncul sesekali sering tidak tertangkap. Monitoring jantung jangka panjang merekam irama jantung lebih lama, dari 24 jam sampai beberapa tahun, sambil Anda menjalani kegiatan sehari-hari. Dengan begitu, keluhan dapat dicocokkan dengan irama jantung pada saat yang sama. Dibahas di halaman Elektrokardiogram / EKG.
Cara Kerja Singkat
Elektroda atau alat kecil menangkap sinyal listrik jantung dan menyimpannya dalam perekam. Sebagian alat merekam terus-menerus, sebagian lagi menyimpan rekaman saat Anda menekan tombol ketika keluhan muncul atau saat alat mengenali irama yang tidak normal secara otomatis. Dokter lalu membaca rekaman dan mencocokkannya dengan catatan keluhan Anda.
Pilihan Alat
Dokter memilih alat menurut seberapa sering dan seberapa serius keluhan Anda.
- Holter: perekam kecil dengan beberapa kabel yang ditempel di dada, dipakai 24 sampai 48 jam, kadang sampai 7 hari. Cocok bila keluhan muncul hampir setiap hari. Dibahas di halaman Pemantauan Holter.
- Perekam tempel: perekam berbentuk stiker tanpa kabel yang dipakai 7 sampai 14 hari, cocok bila keluhan muncul beberapa kali seminggu.
- Perekam keluhan (event recorder): dipakai sampai sekitar 30 hari dan menyimpan rekaman saat keluhan muncul, cocok bila keluhan muncul beberapa kali sebulan.
- Perekam tertanam: alat sangat kecil yang dipasang di bawah kulit dada dengan bius lokal dan dapat merekam sampai sekitar 3 tahun. Cocok bila keluhan jarang tetapi serius, seperti pingsan yang belum jelas penyebabnya, atau untuk mencari fibrilasi atrium setelah stroke. Dibahas di halaman Implantable Loop Recorder (ILR).
Rekaman EKG dari jam pintar atau alat pribadi dapat menjadi petunjuk awal, tetapi hasilnya perlu dipastikan dengan pemeriksaan di rumah sakit.
Setelah Hasil Keluar
Hasil rekaman membantu dokter menentukan langkah berikutnya, misalnya obat, ablasi, alat pacu jantung, atau pengencer darah bila ditemukan fibrilasi atrium. Dibahas di halaman Manajemen Aritmia. Pengiriman data perekam tertanam dari rumah dibahas di halaman Pemantauan Jantung Jarak Jauh.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Jantung Berdebar yang Datang dan PergiUntuk mencari gangguan irama saat keluhan muncul.
- Pingsan atau Hampir PingsanTerutama bila penyebabnya belum jelas setelah pemeriksaan awal.
- Pusing atau Lemas Mendadak yang BerulangDapat disebabkan denyut yang terlalu lambat atau terlalu cepat.
- Setelah Stroke tanpa Penyebab JelasUntuk mencari fibrilasi atrium yang tidak terasa.
- Menilai Hasil Pengobatan AritmiaMisalnya setelah ablasi atau perubahan obat irama jantung.
- Penyakit Jantung dengan Risiko AritmiaMisalnya kardiomiopati, untuk menilai risiko irama berbahaya.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Pingsan dengan Cedera, Nyeri Dada, atau SesakKeadaan darurat; segera ke IGD, bukan pemeriksaan terjadwal.
- Alergi Plester atau Kulit SensitifJenis atau posisi elektroda dapat disesuaikan.
- Infeksi Kulit di DadaPemasangan elektroda atau perekam tertanam ditunda sampai kulit sembuh.
- Memakai Pengencer DarahPerlu diperhatikan sebelum pemasangan perekam tertanam.
- Rencana Pemeriksaan MRIBeri tahu petugas; perekam luar dilepas, dan jenis perekam tertanam perlu diperiksa.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan bergantung pada alat yang dipilih.
Mandi sebelum pemasangan. Kebanyakan perekam luar tidak boleh terkena air, jadi mandilah sebelum datang. Jangan memakai losion atau bedak di dada.
Pakaian. Kenakan atasan yang longgar dan berkancing depan. Rambut dada mungkin perlu dicukur sedikit agar elektroda menempel.
Daftar obat. Bawa daftar obat, terutama obat irama jantung dan pengencer darah.
Catatan keluhan. Siapkan buku catatan atau aplikasi untuk mencatat waktu, aktivitas, dan keluhan selama perekaman.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Pemasangan perekam luar umumnya berlangsung 15 sampai 30 menit. Perekamannya berlangsung 24 jam sampai beberapa minggu, sedangkan perekam tertanam dapat bekerja sampai sekitar 3 tahun.
Pemilihan Alat
Dokter memilih alat menurut seberapa sering keluhan muncul dan seberapa serius keluhan tersebut.
Pemasangan
Kulit dada dibersihkan, lalu elektroda atau perekam tempel ditempelkan. Perekam tertanam dipasang melalui sayatan kecil dengan bius lokal.
Selama Perekaman
Anda beraktivitas seperti biasa, menekan tombol atau aplikasi saat keluhan muncul, dan mencatat waktunya.
Pembacaan Hasil
Setelah perekam luar dikembalikan, rekaman dianalisis dan dibaca dokter. Hasilnya dibahas pada kunjungan berikutnya.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Keluhan Dicocokkan dengan IramaDokter melihat irama jantung tepat saat keluhan muncul.
- Menemukan Penyebab PingsanPerekam tertanam membantu bila pingsan jarang terjadi.
- Fibrilasi Atrium Tanpa Keluhan TerdeteksiPenting setelah stroke yang penyebabnya belum jelas.
- Tanpa Rawat InapPerekaman berlangsung saat Anda beraktivitas sehari-hari.
- Membantu Memilih PengobatanMisalnya antara obat, ablasi, atau alat pacu jantung.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Iritasi KulitAkibat plester elektroda; biasanya ringan.
- Keluhan Tidak TertangkapBila keluhan tidak muncul selama perekaman, pemeriksaan mungkin diulang atau diganti alat yang lebih lama.
- Bukan Alat Gawat DaruratPerekam tidak memanggil bantuan; keluhan berat tetap perlu ke IGD.
- Memar atau Infeksi pada Perekam TertanamJarang terjadi dan umumnya ringan.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan untuk perekam luar. Anda dapat beraktivitas seperti biasa selama perekaman.
Jaga alat tetap kering. Hindari mandi, berenang, atau berkeringat berlebihan bila alat tidak tahan air.
Catat keluhan. Tuliskan jam, kegiatan, dan apa yang dirasakan setiap kali keluhan muncul.
Kulit. Kemerahan ringan bekas plester biasanya hilang dalam beberapa hari.
Perekam tertanam. Jaga luka tetap kering selama beberapa hari dan ikuti jadwal kontrol luka.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Pingsan, terutama bila disertai cedera atau terjadi saat beraktivitas
- Nyeri dada atau sesak napas berat
- Jantung berdebar sangat cepat disertai pusing berat
- Luka perekam tertanam bernanah, bengkak, atau disertai demam
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat ProfilHolter Monitoring System
Perekam EKG kecil yang dibawa beraktivitas untuk memantau irama jantung tanpa putus selama 24 sampai 48 jam atau lebih. Membantu…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang monitoring jantung jangka panjang. Pilihan alat untuk Anda ditentukan bersama dokter.
Berapa lama alat harus dipakai?
Bergantung pada seberapa sering keluhan muncul. Holter biasanya dipakai 24 sampai 48 jam, perekam tempel 7 sampai 14 hari, perekam keluhan sampai sekitar 30 hari, dan perekam tertanam dapat bekerja sampai sekitar 3 tahun. Makin jarang keluhan, makin lama perekaman yang diperlukan agar irama saat keluhan dapat tertangkap.
Bolehkah saya mandi dan berolahraga selama perekaman?
Kebanyakan Holter dan perekam keluhan tidak boleh terkena air, sehingga Anda perlu mandi sebelum pemasangan dan setelah alat dilepas. Sebagian perekam tempel tahan percikan air. Olahraga ringan umumnya boleh dan justru membantu bila keluhan muncul saat beraktivitas. Tanyakan aturan untuk alat yang Anda pakai.
Bagaimana bila keluhan tidak muncul saat memakai alat?
Rekaman tetap berguna karena dokter dapat melihat irama jantung sepanjang waktu perekaman, termasuk gangguan yang tidak terasa. Bila keluhan belum tertangkap, dokter dapat menyarankan perekaman ulang atau alat yang dapat dipakai lebih lama, seperti perekam keluhan atau perekam tertanam. Dokter juga dapat menilai pemeriksaan lain untuk mencari penyebab keluhan.
Apakah pemasangan perekam tertanam itu operasi besar?
Tidak. Perekam tertanam berukuran sangat kecil dan dimasukkan ke bawah kulit dada melalui sayatan kecil dengan bius lokal. Tindakannya umumnya singkat dan pasien biasanya dapat pulang di hari yang sama. Alat dapat dikeluarkan dengan cara serupa bila sudah tidak diperlukan.
Apakah alat ini bisa memanggil bantuan saat jantung bermasalah?
Tidak. Perekam menyimpan data untuk dibaca dokter, bukan memanggil bantuan. Sebagian perekam tertanam dapat mengirim data dari rumah, tetapi data tersebut ditinjau pada jam kerja. Bila Anda pingsan, nyeri dada, atau sesak berat, segera ke IGD tanpa menunggu hasil rekaman.
Apakah jam pintar bisa menggantikan Holter?
Belum. Jam pintar dapat merekam EKG satu sadapan saat Anda menyentuhnya dan memberi tanda kemungkinan fibrilasi atrium, sehingga berguna sebagai petunjuk. Namun, rekaman EKG-nya tidak terus-menerus dan hasilnya perlu dipastikan dokter. Bawa rekaman jam pintar saat konsultasi agar dapat dinilai bersama pemeriksaan lain.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K).
- Steinberg JS, Varma N, Cygankiewicz I, dkk. 2017 ISHNE-HRS expert consensus statement on ambulatory ECG and external cardiac monitoring/telemetry. Heart Rhythm. 2017;14(7):e55-e96.
- Brignole M, Moya A, de Lange FJ, dkk. 2018 ESC Guidelines for the diagnosis and management of syncope. Eur Heart J. 2018;39(21):1883-1948.
- Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
- Sanna T, Diener HC, Passman RS, dkk. Cryptogenic Stroke and Underlying Atrial Fibrillation. N Engl J Med. 2014;370(26):2478-2486.
- Barrett PM, Komatireddy R, Haaser S, dkk. Comparison of 24-hour Holter Monitoring with 14-day Novel Adhesive Patch Electrocardiographic Monitoring. Am J Med. 2014;127(1):95.e11-95.e17.

