Jawaban singkat
Apa Itu Pemantauan Holter?
Pemantauan Holter adalah perekaman irama jantung terus-menerus, umumnya selama 24 sampai 48 jam, dengan perekam kecil yang tersambung ke elektroda di dada. Pemasangannya sekitar 15 sampai 20 menit, lalu Anda beraktivitas seperti biasa dan mencatat keluhan. Hasilnya membantu mencari penyebab berdebar, pusing, atau pingsan yang muncul hampir setiap hari.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Pemantauan Holter
Apa Itu Pemantauan Holter
Holter adalah perekam EKG kecil yang dipakai di tubuh dan tersambung ke beberapa elektroda di dada. Berbeda dengan EKG biasa yang hanya merekam beberapa detik, Holter merekam setiap detak jantung selama 24 sampai 48 jam sambil Anda menjalani kegiatan sehari-hari, termasuk saat tidur. Dengan begitu, dokter dapat melihat irama jantung tepat ketika keluhan muncul. EKG biasa dibahas di halaman Elektrokardiogram / EKG.
Cara Kerja Singkat
Elektroda menangkap sinyal listrik jantung dan perekam menyimpannya terus-menerus, sekitar 100 ribu detak setiap hari. Selama perekaman, Anda menekan tombol penanda atau menulis di buku harian setiap kali merasa berdebar, pusing, atau keluhan lain. Setelah alat dikembalikan, komputer menganalisis seluruh rekaman, lalu dokter memeriksa hasilnya dan mencocokkan waktu keluhan dengan irama jantung pada saat itu.
Apa yang Dinilai
- Denyut jantung: denyut tertinggi, terendah, dan rata-rata, siang maupun malam.
- Gangguan irama: misalnya fibrilasi atrium, takikardia, jeda panjang, atau blok jantung.
- Denyut tambahan: jumlah denyut ekstra dari serambi atau bilik jantung dalam sehari.
- Kecocokan dengan keluhan: apakah keluhan yang Anda catat terjadi bersamaan dengan gangguan irama.
Kapan Holter Dipilih
Holter cocok bila keluhan muncul hampir setiap hari, sehingga besar kemungkinan tertangkap dalam satu sampai dua hari. Holter juga dipakai untuk menilai hasil pengobatan irama jantung, menghitung denyut tambahan, atau memantau irama pada penyakit jantung tertentu. Bila keluhan jarang, misalnya sekali sebulan atau lebih jarang, perekaman 24 sampai 48 jam sering tidak cukup. Dokter dapat memilih perekam yang dipakai lebih lama atau ditanam di bawah kulit, yang dibahas di halaman Monitoring Jantung Jangka Panjang dan Implantable Loop Recorder (ILR).
Setelah Hasil Keluar
Hasil Holter membantu dokter menentukan langkah berikutnya: tidak perlu pengobatan khusus bila irama normal, obat atau ablasi bila denyut terlalu cepat, alat pacu jantung bila denyut terlalu lambat atau ada jeda panjang, dan obat pengencer darah bila ditemukan fibrilasi atrium. Irama yang normal saat keluhan muncul juga merupakan hasil yang berguna, karena membantu dokter mencari penyebab lain di luar gangguan irama. Penanganan lanjutan dibahas di halaman Manajemen Aritmia.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Jantung Berdebar Hampir Setiap HariUntuk melihat irama jantung tepat saat rasa berdebar muncul.
- Pusing atau Hampir Pingsan yang SeringDapat disebabkan denyut yang terlalu lambat, jeda panjang, atau denyut terlalu cepat.
- Menghitung Denyut TambahanMisalnya denyut ekstra dari bilik jantung yang perlu dinilai jumlahnya dalam sehari.
- Menilai Hasil Pengobatan IramaMisalnya setelah ablasi atau perubahan obat untuk mengendalikan denyut jantung.
- Mencari Fibrilasi AtriumMisalnya setelah stroke atau pada denyut tidak teratur yang belum terekam EKG biasa.
- Penyakit Jantung dengan Risiko AritmiaMisalnya kardiomiopati hipertrofik, untuk mencari irama berbahaya yang tidak terasa.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Pingsan dengan Cedera, Nyeri Dada, atau SesakKeadaan darurat; segera ke IGD, bukan menunggu jadwal pemeriksaan Holter.
- Keluhan yang Sangat JarangPeluang tertangkap dalam 24 sampai 48 jam kecil; perekam yang lebih lama lebih sesuai.
- Alergi Plester atau Kulit SensitifJenis elektroda atau posisinya dapat disesuaikan oleh petugas.
- Rencana Pemeriksaan MRIPerekam harus dilepas sebelum MRI; beri tahu petugas agar jadwalnya disesuaikan.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Holter dipasang di klinik, lalu Anda membawanya pulang selama masa perekaman.
Mandi sebelum datang. Kebanyakan perekam Holter tidak boleh terkena air, sehingga Anda tidak dapat mandi selama perekaman. Hindari losion, minyak, atau bedak di dada.
Pakaian. Kenakan atasan longgar yang berkancing depan agar kabel dan perekam tidak tertarik.
Obat. Minum obat seperti biasa kecuali dokter meminta lain. Bawa daftar obat, terutama obat irama jantung.
Rencanakan hari perekaman. Pilih hari dengan kegiatan yang biasa Anda lakukan, termasuk kegiatan yang sering memicu keluhan, dan pastikan Anda dapat kembali untuk melepas alat.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Pemasangan Holter dilakukan di ruang periksa tanpa bius dan berlangsung sekitar 15 sampai 20 menit. Perekaman berlangsung 24 sampai 48 jam, kadang sampai 7 hari, sambil Anda beraktivitas seperti biasa.
Pemasangan Elektroda
Kulit dada dibersihkan dan, bila perlu, rambut dicukur sedikit. Beberapa elektroda ditempel di dada, lalu disambungkan dengan kabel ke perekam yang dijepit di ikat pinggang atau digantung dengan tali.
Selama Perekaman
Anda beraktivitas seperti biasa, termasuk bekerja, berjalan, dan tidur. Setiap kali muncul keluhan, tekan tombol penanda bila ada, lalu catat jam, kegiatan, dan keluhan di buku harian.
Pelepasan Alat
Setelah masa perekaman selesai, Anda kembali ke klinik untuk melepas alat dan menyerahkan buku harian. Untuk sebagian alat, Anda dapat melepasnya sendiri sesuai petunjuk petugas.
Analisis dan Pembacaan
Rekaman dianalisis dengan komputer, lalu diperiksa dan dibaca dokter. Hasil biasanya siap dalam beberapa hari dan dibahas pada kunjungan berikutnya.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Keluhan Dicocokkan dengan IramaDokter melihat irama jantung tepat pada jam ketika Anda merasakan keluhan.
- Merekam Siang dan MalamGangguan irama saat tidur atau beraktivitas, yang sering tidak terasa, ikut terekam.
- Dilakukan sambil Beraktivitas di RumahTanpa jarum dan tanpa rawat inap; Anda menjalani kegiatan sehari-hari seperti biasa.
- Membantu Memilih PengobatanHasil menjadi dasar keputusan obat, ablasi, alat pacu jantung, atau pengencer darah.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Iritasi KulitGatal atau kemerahan akibat plester elektroda, biasanya ringan dan sementara.
- Keluhan Tidak Muncul selama PerekamanBila keluhan jarang, rekaman 24 sampai 48 jam mungkin tidak menangkapnya.
- Rekaman TergangguElektroda yang lepas atau gerakan berlebihan dapat membuat sebagian rekaman sulit dibaca.
- Bukan Alat Gawat DaruratHolter hanya merekam dan tidak memanggil bantuan; keluhan berat tetap perlu ke IGD.
- Kurang Nyaman saat TidurKabel dan perekam dapat terasa mengganggu, terutama pada malam pertama.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat beraktivitas seperti biasa selama dan setelah perekaman.
Selama memakai alat. Jangan mandi, berenang, atau membasahi perekam. Hindari selimut listrik dan jauhkan perekam dari magnet kuat. Ponsel boleh dipakai, tetapi jangan diletakkan menempel pada perekam.
Bila elektroda lepas. Tempelkan kembali di tempat yang sama bila Anda sudah diajari caranya, lalu catat jamnya.
Kulit. Gatal atau kemerahan ringan bekas plester biasanya hilang dalam beberapa hari.
Hasil dan kontrol. Datang pada kunjungan berikutnya untuk membahas hasil. Bila keluhan tidak tertangkap, dokter dapat menyarankan perekaman yang lebih lama.
Tanda yang perlu diwaspadai. Holter hanya merekam dan tidak memanggil bantuan. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Pingsan, terutama saat beraktivitas atau disertai cedera
- Nyeri dada atau sesak napas berat
- Jantung berdebar sangat cepat disertai pusing berat atau lemas
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K)
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center +1 center
Fokus klinisElektrofisiologi dan Ablasi Aritmia · Pemasangan Pacemaker dan ICD
Lihat Profil
Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat ProfilHolter Monitoring System
Perekam EKG kecil yang dibawa beraktivitas untuk memantau irama jantung tanpa putus selama 24 sampai 48 jam atau lebih. Membantu…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang pemantauan Holter.
Apakah saya boleh mandi selama memakai Holter?
Umumnya tidak, karena kebanyakan perekam Holter tidak tahan air. Mandilah sebelum pemasangan dan setelah alat dilepas. Bila perlu menyegarkan badan, Anda dapat menyeka tubuh dengan handuk basah tanpa mengenai elektroda dan perekam. Sebagian perekam tempel tanpa kabel tahan percikan air; tanyakan aturan untuk alat yang Anda pakai.
Bolehkah saya bekerja, berolahraga, dan tidur seperti biasa?
Boleh, dan justru dianjurkan. Holter bertujuan merekam irama jantung saat Anda menjalani hari yang biasa, termasuk kegiatan yang sering memicu keluhan. Hindari olahraga yang membuat sangat berkeringat atau kegiatan di air karena elektroda dapat lepas. Saat tidur, letakkan perekam di samping tubuh agar kabel tidak tertarik.
Mengapa saya perlu mencatat keluhan?
Catatan keluhan membuat rekaman lebih bermakna. Dokter mencocokkan jam keluhan dengan irama jantung pada saat itu. Bila keluhan terjadi bersamaan dengan gangguan irama, penyebabnya menjadi lebih jelas. Bila irama tetap normal saat keluhan, kemungkinan gangguan irama sebagai penyebab menjadi kecil. Catat jam, kegiatan, dan apa yang Anda rasakan, juga saat minum obat dan tidur.
Bagaimana bila keluhan tidak muncul selama perekaman?
Rekaman tetap berguna karena dokter dapat melihat irama sepanjang siang dan malam, termasuk gangguan yang tidak terasa. Bila keluhan belum tertangkap, dokter dapat mengulang Holter atau memilih perekam yang dipakai lebih lama, misalnya perekam tempel 7 sampai 14 hari, perekam keluhan, atau perekam yang ditanam di bawah kulit, sesuai seberapa sering keluhan muncul.
Apa bedanya Holter dengan EKG biasa dan perekam tertanam?
EKG biasa merekam beberapa detik di ruang periksa. Holter merekam terus-menerus selama 24 sampai 48 jam sambil Anda beraktivitas, cocok bila keluhan muncul hampir setiap hari. Perekam tertanam atau implantable loop recorder dipasang di bawah kulit dengan bius lokal dan dapat bekerja sekitar 3 tahun, cocok bila keluhan jarang tetapi serius, seperti pingsan.
Kapan hasil Holter keluar?
Rekaman perlu dianalisis komputer, lalu bagian pentingnya diperiksa dokter satu per satu, sehingga hasil biasanya siap dalam beberapa hari setelah alat dikembalikan. Dokter menjelaskan hasilnya pada kunjungan berikutnya. Bila selama perekaman Anda mengalami pingsan, nyeri dada, atau sesak berat, jangan menunggu hasil Holter; segera ke IGD.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K).
- Steinberg JS, Varma N, Cygankiewicz I, dkk. 2017 ISHNE-HRS expert consensus statement on ambulatory ECG and external cardiac monitoring/telemetry. Heart Rhythm. 2017;14(7):e55-e96.
- Brignole M, Moya A, de Lange FJ, dkk. 2018 ESC Guidelines for the diagnosis and management of syncope. Eur Heart J. 2018;39(21):1883-1948.
- Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
- Zeppenfeld K, Tfelt-Hansen J, de Riva M, dkk. 2022 ESC Guidelines for the management of patients with ventricular arrhythmias and the prevention of sudden cardiac death. Eur Heart J. 2022;43(40):3997-4126.
- Kusumoto FM, Schoenfeld MH, Barrett C, dkk. 2018 ACC/AHA/HRS Guideline on the Evaluation and Management of Patients With Bradycardia and Cardiac Conduction Delay: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines and the Heart Rhythm Society. Circulation. 2019;140(8):e382-e482.
- Barrett PM, Komatireddy R, Haaser S, dkk. Comparison of 24-hour Holter Monitoring with 14-day Novel Adhesive Patch Electrocardiographic Monitoring. Am J Med. 2014;127(1):95.e11-95.e17.

