Memahami teknologi
Tentang Teknologi Ini.
Physiologic Testing System adalah alat untuk mengukur tekanan darah sebelum dan sesudah penyempitan arteri koroner dengan kawat tipis bersensor tekanan selama kateterisasi. Perbandingan kedua tekanan itu, berupa nilai FFR atau iFR, menunjukkan apakah penyempitan mengurangi aliran darah ke otot jantung. Hasilnya membantu dokter memutuskan perlu tidaknya stent.
Mengapa Bentuk Penyempitan Saja Tidak Cukup
Angiografi koroner memperlihatkan seberapa sempit sebuah arteri, tetapi tidak selalu menjawab pertanyaan penting: apakah penyempitan itu benar-benar mengurangi aliran darah ke otot jantung. Penyempitan yang tampak sedang pada gambar bisa berdampak besar pada aliran, dan sebaliknya. Pengukuran fisiologis menjawab pertanyaan ini dengan angka.
Cara Pengukuran
Saat kateterisasi, dokter memasukkan kawat pemandu tipis yang memiliki sensor tekanan di dekat ujungnya. Kawat didorong melewati penyempitan, lalu tekanan darah di belakang penyempitan dibandingkan dengan tekanan di pangkal arteri koroner.
- FFR (fractional flow reserve) diukur ketika pembuluh kecil di otot jantung dilebarkan dengan obat, umumnya adenosin, sehingga aliran mendekati keadaan saat jantung bekerja keras. Nilai 0,80 atau kurang umumnya menandakan penyempitan yang mengganggu aliran.
- iFR (instantaneous wave-free ratio) diukur saat istirahat, pada fase pengisian jantung di antara dua denyut, tanpa obat pelebar pembuluh. Batas yang umum dipakai adalah 0,89 atau kurang.
Bagaimana Hasilnya Dipakai
Bila nilai menunjukkan aliran terganggu, dokter dapat melanjutkan ke pemasangan stent dalam tindakan yang sama atau membahas pilihan operasi bypass. Bila nilai normal, penyempitan umumnya ditangani dengan obat dan perubahan gaya hidup, sehingga stent dipasang hanya pada penyempitan yang memerlukannya. Pada sumbatan di beberapa pembuluh, pengukuran membantu menentukan pembuluh mana yang perlu ditangani.
Yang Anda Alami
Pengukuran dikerjakan di Cath Lab sebagai bagian dari angiografi koroner atau PCI, dengan persiapan yang sama. Kawat sensor di dalam pembuluh tidak terasa. Bila dokter memakai adenosin untuk FFR, Anda dapat merasakan hangat, sesak, atau rasa tertekan di dada selama obat diberikan. Rasa ini hilang segera setelah obat dihentikan. Pengukuran iFR tidak memerlukan obat tersebut.
Batasan Pemeriksaan
Nilai FFR dan iFR dapat dipengaruhi keadaan tertentu, misalnya serangan jantung yang sedang berlangsung, gangguan pembuluh darah kecil di otot jantung, atau penyempitan katup aorta yang berat. Pengukuran ini juga tidak menggambarkan bentuk dan isi plak; untuk itu dokter memakai IVUS atau OCT. Dokter menafsirkan hasil bersama keluhan dan pemeriksaan lain sebelum menentukan penanganan.
Kegunaan klinis
Kegunaan dan Manfaatnya.
Kesesuaian teknologi ini untuk kondisi Anda ditentukan dokter setelah evaluasi.
- Menilai apakah penyempitan derajat sedang mengurangi aliran darah ke otot jantung
- Membantu memutuskan antara pemasangan stent dan pengobatan dengan obat
- Memilih pembuluh yang perlu ditangani pada sumbatan di beberapa pembuluh
- Menilai penyempitan bila keluhan dan hasil pemeriksaan lain belum sejalan
- Menilai penyempitan di pembuluh lain setelah serangan jantung, sesuai pertimbangan dokter
Manfaat bagi Penilaian Dokter
Mengukur Aliran, Bukan Hanya Bentuk Penyempitan
Angiografi menunjukkan seberapa sempit pembuluh. FFR dan iFR menunjukkan apakah penyempitan itu benar-benar mengurangi aliran darah ke otot jantung.
Hasil Tersedia saat Tindakan Berlangsung
Nilai pengukuran tampil di layar selama tindakan, sehingga keputusan memasang stent dapat diambil saat itu juga tanpa kateterisasi ulang.
Pilihan tanpa Obat Pelebar Pembuluh
Pada iFR, pengukuran dilakukan saat istirahat tanpa adenosin, sehingga Anda tidak merasakan efek obat tersebut. Uji klinis DEFINE-FLAIR dan iFR-SWEDEHEART membandingkan iFR dengan FFR untuk memandu PCI.
Sesuai Pedoman untuk Penyempitan Derajat Sedang
Pedoman ESC 2024 untuk sindrom koroner kronis menganjurkan pengukuran FFR atau iFR untuk menilai penyempitan derajat sedang sebelum PCI, bila belum ada bukti gangguan aliran dari pemeriksaan lain.
Informasi Teknis Singkat
- Jenis pemeriksaan
- Pengukuran tekanan di dalam arteri koroner (fisiologi koroner)
- Alat ukur
- Kawat pemandu dengan sensor tekanan
- Obat yang dipakai
- FFR dengan obat pelebar pembuluh seperti adenosin; iFR tanpa obat tersebut
- Radiasi
- Kawat sensor tanpa radiasi; tindakan dipandu sinar-X Cath Lab
- Pembiusan yang umum dipakai
- Bius lokal di lokasi tusukan
- Lokasi layanan
- Cath Lab, Coronary Intervention Procedures




