Langsung ke konten

Penyakit Jantung Bawaan

Defek Septum Ventrikel

Ventricular Septal Defect (VSD)

Ditinjau secara medis olehdr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui7 Oktober 2026
Ilustrasi medis defek septum ventrikel atau VSD pada jantung, menampilkan lubang pada dinding antara ventrikel kiri dan kanan, aliran darah abnormal, serta patch penutup setelah tindakan perbaikan.
Ilustrasi Defek Septum Ventrikel

Jawaban singkat

Apa Itu Defek Septum Ventrikel?

Defek septum ventrikel adalah lubang bawaan pada sekat antara dua bilik jantung. Lubang kecil sering menutup sendiri, sedangkan lubang besar dapat menimbulkan gagal jantung pada bayi dan perlu ditutup.

Sumber informasi

Tanda yang Memerlukan Pertolongan Segera

  • Bibir, lidah, atau kuku tampak kebiruan
  • Napas sangat cepat, megap-megap, atau dada tertarik ke dalam
  • Bayi menolak menyusu atau tampak sangat lemas
  • Pingsan atau berdebar sangat cepat yang tidak mereda
  • Kulit pucat keabuan, tangan dan kaki dingin

Bila tanda ini muncul, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Catatan kegawatan: Lubang kecil umumnya tidak berbahaya. Lubang besar membuat paru menerima darah berlebih dan jantung bekerja berat sejak bulan-bulan pertama kehidupan, sehingga perlu ditutup sebelum pembuluh paru rusak menetap.

Mengenal Defek Septum Ventrikel

Jantung memiliki dua bilik (ventrikel) di bagian bawah yang dipisahkan oleh sekat tebal bernama septum ventrikel. Pada defek septum ventrikel (VSD), sekat ini berlubang sejak lahir. Tekanan di bilik kiri jauh lebih tinggi daripada bilik kanan, sehingga darah kaya oksigen terdorong dari kiri ke kanan lalu kembali ke paru. Akibatnya, paru menerima darah berlebih dan jantung kiri harus bekerja lebih keras. VSD adalah kelainan jantung bawaan yang umum pada anak. Kelainan ini dapat berdiri sendiri atau menjadi bagian dari kelainan lain, seperti tetralogi Fallot.

Jenis dan Ukuran Lubang

Menurut letaknya, VSD perimembranus berada di dekat katup, VSD muskular berada di bagian otot sekat, dan VSD subarterial berada tepat di bawah katup aorta dan katup paru. VSD subarterial lebih sering ditemukan pada anak di Asia dan dapat membuat daun katup aorta melorot lalu bocor. Namun, ukuran lubang lebih menentukan dampaknya. Lubang kecil hanya mengalirkan sedikit darah dan sering menimbulkan bising jantung keras tanpa keluhan. Lubang besar menimbulkan gejala gagal jantung pada bulan-bulan pertama kehidupan. Lubang sedang berada di antara keduanya dan perlu dipantau lebih ketat.

Perjalanan Penyakit

Banyak VSD kecil, terutama jenis muskular, menutup sendiri pada tahun-tahun pertama kehidupan. Pada lubang besar yang tidak ditutup, aliran berlebih lama-kelamaan merusak pembuluh paru. Bila tekanan paru menjadi sangat tinggi, aliran dapat berbalik dari kanan ke kiri dan tubuh menjadi kebiruan. Keadaan ini disebut sindrom Eisenmenger dan tidak dapat lagi diperbaiki dengan menutup lubang. Karena itu, lubang besar biasanya ditutup pada tahun pertama kehidupan.

Setelah Dewasa

Orang dewasa dengan VSD kecil yang tidak membebani jantung umumnya dapat hidup normal, tetapi tetap perlu kontrol karena risiko endokarditis dan kebocoran katup aorta. Pedoman ESC 2020 dan AHA/ACC 2018 menganjurkan penutupan pada dewasa bila bilik kiri membesar akibat aliran pintas dan tekanan paru belum terlalu tinggi. Orang dewasa yang pernah dioperasi saat kecil juga dianjurkan kontrol berkala untuk menilai sisa lubang, katup, dan irama jantung.

Gejala yang Perlu Dikenali.

Gejala Umum

  • Bising jantung keras saat diperiksa, sering tanpa keluhan lain
  • Cepat lelah atau sesak saat beraktivitas pada lubang sedang sampai besar
  • Sering batuk pilek atau radang paru berulang
  • Berdebar atau denyut terasa tidak teratur pada dewasa

Gejala pada Bayi

Pada lubang besar, gejala biasanya mulai tampak beberapa minggu setelah lahir, sering pada usia 1 sampai 2 bulan.

  • Napas cepat, terutama saat menyusu
  • Berkeringat banyak di kepala saat menyusu
  • Sering berhenti menyusu karena lelah sehingga waktu menyusu lama
  • Berat badan sulit naik
  • Rewel, pucat, dan mudah lelah

Gejala pada Anak-Anak

  • Pertumbuhan tertinggal dibanding anak seusianya
  • Lebih cepat lelah saat bermain
  • Sering radang paru atau infeksi saluran napas
Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Bila keluhan berulang atau memburuk, periksakan diri.

Apa yang Menyebabkan Kondisi Ini?

  • Sekat antara dua bilik tidak menutup lengkap saat jantung janin terbentuk
  • Pada sebagian besar anak, pemicu pastinya tidak diketahui
  • Kelainan kromosom, seperti sindrom Down, trisomi 13, dan trisomi 18
  • Perubahan gen tertentu yang dapat diturunkan dalam keluarga
  • Faktor kehamilan, seperti diabetes yang tidak terkendali, infeksi rubela, alkohol, dan obat tertentu

Siapa yang Lebih Berisiko?

Genetik

Riwayat PJB pada orang tua atau saudara kandung dan sindrom genetik seperti sindrom Down meningkatkan kemungkinan VSD.

Medis

Diabetes yang tidak terkendali, obesitas, dan infeksi rubela pada ibu di awal kehamilan berkaitan dengan risiko kelainan jantung janin.

Gaya Hidup

Merokok, minum alkohol, dan memakai obat tanpa resep selama kehamilan berkaitan dengan risiko kelainan bawaan, termasuk kelainan sekat jantung.

Lainnya

Bayi prematur dan bayi dengan kelainan bawaan lain lebih sering memiliki VSD.

Kelompok yang Lebih Berisiko

  • Bayi dengan Lubang Besar: Berisiko gagal jantung dan gagal tumbuh pada bulan-bulan pertama, sehingga perlu dipantau ketat dan ditutup tepat waktu.
  • Anak dengan Sindrom Down: Kelainan jantung sering menyertai sindrom Down, termasuk VSD dan defek septum atrioventrikular, sehingga ekokardiografi dianjurkan setelah lahir.
  • Penyandang VSD Subarterial: Lubang tepat di bawah katup aorta dapat membuat katup melorot dan bocor walau lubangnya kecil, sehingga sering perlu ditutup lebih awal.
  • Dewasa dengan VSD yang Belum Ditutup: Tetap berisiko endokarditis, kebocoran katup aorta, dan gangguan irama, sehingga kontrol berkala tetap diperlukan.
Memiliki faktor risiko tidak berarti seseorang pasti mengalami kondisi ini.

Bagaimana Diagnosis Ditegakkan?

Banyak VSD ditemukan karena dokter mendengar bising jantung saat memeriksa bayi, sering pada usia beberapa minggu. Lubang kecil justru dapat menimbulkan bising yang keras. Pada bayi dengan napas cepat dan berat badan sulit naik, dokter juga mencari tanda gagal jantung, seperti pembesaran hati.

Ekokardiografi memastikan diagnosis. Pemeriksaan ini menunjukkan letak dan ukuran lubang, arah aliran, besar bilik kiri, perkiraan tekanan paru, dan apakah katup aorta ikut terganggu. EKG dan rontgen dada melengkapi penilaian beban jantung. Kateterisasi jantung dilakukan bila tekanan paru diduga sudah tinggi atau bila lubang akan ditutup lewat kateter. Pada remaja dan dewasa, MRI jantung dapat membantu mengukur besar aliran pintas.

  1. Pemeriksaan Fisik

    Dokter mendengar bising jantung khas di sisi kiri tulang dada. Lubang kecil justru sering terdengar lebih keras.

  2. Ekokardiografi

    Pemeriksaan utama untuk menentukan letak dan ukuran lubang, arah aliran, beban bilik kiri, perkiraan tekanan paru, serta keadaan katup aorta.

  3. Elektrokardiogram / EKG

    Menunjukkan tanda beban bilik kiri atau kanan serta gangguan irama.

  4. Rontgen Dada

    Melihat pembesaran jantung dan aliran darah paru yang berlebih.

  5. Kateterisasi Jantung

    Mengukur tekanan dan tahanan pembuluh paru bila diduga tinggi, untuk memastikan lubang masih aman ditutup.

  6. MRI Jantung

    Pada remaja dan dewasa, mengukur besar bilik kiri dan jumlah aliran pintas bila hasil ekokardiografi kurang jelas.

Pilihan Penanganan.

Penanganan ditentukan dokter setelah evaluasi. Kategori berikut membantu Anda memahami pembicaraan dengan dokter.

Pemantauan Berkala

VSD kecil tanpa beban jantung dan tanpa kebocoran katup aorta cukup dipantau. Banyak di antaranya menutup sendiri.

Obat Gagal Jantung pada Bayi

Obat golongan diuretik dan obat lain dapat meringankan sesak sambil menunggu lubang mengecil atau ditutup. Jenis dan takarannya ditentukan dokter.

Dukungan Gizi

Bayi dengan lubang besar membutuhkan kalori lebih banyak, misalnya ASI atau susu yang diperkaya dan jadwal menyusu yang diatur, sesuai arahan dokter.

Operasi Penutupan

Lubang ditutup dengan tambalan lewat operasi jantung terbuka. Cara ini dipakai untuk sebagian besar VSD besar pada bayi. Dibahas di halaman Bedah Jantung Bawaan.

Penutupan lewat Kateter

VSD muskular dan sebagian VSD perimembranus pada anak yang lebih besar atau dewasa dapat ditutup dengan alat lewat kateter, setelah penilaian anatomi yang cermat.

Kontrol Jangka Panjang

Setelah penutupan, kontrol berkala menilai sisa lubang, katup aorta, irama jantung, dan tekanan paru.

Kesesuaian dan ketersediaan pemeriksaan atau terapi perlu dikonfirmasi bersama tim perawatan.

Komplikasi yang Perlu Dipantau.

Gagal Jantung pada Bayi

Lubang besar membuat paru menerima darah berlebih sehingga bayi sesak, berkeringat, dan sulit naik berat badan.

Hipertensi Pulmonal dan Sindrom Eisenmenger

Aliran berlebih bertahun-tahun merusak pembuluh paru. Bila aliran berbalik, tubuh menjadi kebiruan dan lubang tidak dapat lagi ditutup. Dibahas di halaman Hipertensi Pulmonal.

Kebocoran Katup Aorta

Pada VSD subarterial atau perimembranus, daun katup aorta dapat melorot ke lubang lalu bocor, sehingga sering menjadi alasan penutupan lebih awal.

Endokarditis Infeksius

Aliran deras melalui lubang dapat melukai lapisan dalam jantung sehingga kuman lebih mudah menempel. Dibahas di halaman Endokarditis Infeksius.

Gangguan Irama dan Blok Jantung

Gangguan irama dapat muncul pada dewasa. Blok jantung dapat menjadi komplikasi jarang setelah penutupan, terutama pada VSD perimembranus.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  • Periksakan kehamilan secara teratur, termasuk USG yang menilai jantung janin
  • Pastikan Anda sudah kebal rubela sebelum hamil
  • Kendalikan gula darah sebelum dan selama kehamilan
  • Hindari rokok, alkohol, dan obat tanpa resep selama hamil
  • Pada penyandang VSD, sikat gigi teratur dan periksakan gigi setiap 6 bulan
  • Ikuti jadwal kontrol walau anak tampak sehat

Kapan Harus ke Dokter?

Bawa bayi atau anak Anda ke dokter bila muncul tanda berikut. Segera ke IGD bila bayi tampak kebiruan, bernapas sangat berat, atau menolak menyusu.

  • Bayi bernapas cepat atau berkeringat saat menyusu
  • Bayi sering berhenti menyusu dan berat badannya sulit naik
  • Dokter mendengar bising jantung saat imunisasi atau pemeriksaan rutin
  • Anak sering radang paru atau cepat lelah saat bermain
  • Penyandang VSD mengalami demam lebih dari beberapa hari tanpa sebab jelas
  • Orang dewasa dengan VSD merasa berdebar, sesak, atau cepat lelah

Jangan Menunggu bila Kondisinya Darurat.

Bila keluhan terasa berat atau muncul mendadak, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258, bukan menunggu janji temu.

Hal yang Mungkin Anda Tanyakan.

Pertanyaan yang sering diajukan orang tua tentang defek septum ventrikel.

Apakah VSD kecil berbahaya?

Umumnya tidak. VSD kecil sering terdengar sebagai bising keras, tetapi aliran darah yang lewat sedikit dan tidak membebani jantung. Banyak yang menutup sendiri, terutama jenis muskular. Anak dengan VSD kecil dapat tumbuh dan beraktivitas seperti anak lain. Kontrol tetap diperlukan karena ada risiko kecil endokarditis dan, pada letak tertentu, kebocoran katup aorta.

Kapan VSD perlu ditutup?

Penutupan dipertimbangkan bila lubang membuat bayi gagal jantung atau sulit tumbuh walau sudah diberi obat, bila bilik kiri membesar, bila tekanan paru mulai naik, atau bila katup aorta mulai bocor. Pada bayi dengan lubang besar, operasi biasanya dilakukan pada tahun pertama kehidupan, sebelum pembuluh paru rusak menetap. Waktu yang tepat diputuskan dokter berdasarkan ekokardiografi dan kondisi anak.

Apakah VSD bisa ditutup tanpa operasi?

Pada sebagian kasus, bisa. VSD muskular dan sebagian VSD perimembranus pada anak yang lebih besar dapat ditutup dengan alat lewat kateter. Namun, lubang besar pada bayi kecil, VSD subarterial, atau lubang yang disertai kelainan lain umumnya lebih sesuai ditutup lewat operasi. Risiko blok jantung setelah penutupan lewat kateter juga ikut dipertimbangkan saat memilih cara.

Bagaimana membantu bayi dengan VSD besar agar berat badannya naik?

Bayi dengan VSD besar memakai banyak energi untuk bernapas, sehingga kebutuhan kalorinya lebih tinggi. Dokter dapat menyarankan ASI yang diperkaya atau susu khusus berkalori tinggi, menyusu lebih sering dengan jumlah lebih sedikit, dan kadang bantuan selang makan. Timbang berat badan bayi secara teratur. Bila berat badan tetap sulit naik walau sudah diberi obat dan gizi tambahan, itu tanda lubang perlu segera ditutup.

Apakah anak dengan VSD perlu antibiotik sebelum cabut gigi?

Tidak semua. Pedoman ESC 2023 membatasi antibiotik pencegahan untuk kelompok berisiko tinggi, misalnya penyandang PJB sianotik, enam bulan pertama setelah penutupan dengan alat atau bahan buatan, atau bila masih ada sisa lubang di dekat tambalan. Untuk VSD kecil tanpa riwayat endokarditis, menjaga kebersihan gigi dan kontrol gigi rutin lebih penting. Dokter jantung akan menjelaskan kebutuhan anak Anda.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K).

  1. Baumgartner H, De Backer J, Babu-Narayan SV, et al. 2020 ESC Guidelines for the management of adult congenital heart disease. Eur Heart J. 2021;42(6):563-645.
  2. Stout KK, Daniels CJ, Aboulhosn JA, et al. 2018 AHA/ACC Guideline for the Management of Adults With Congenital Heart Disease: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2019;139(14):e698-e800.
  3. Penny DJ, Vick GW 3rd. Ventricular septal defect. Lancet. 2011;377(9771):1103-12.
  4. Spicer DE, Hsu HH, Co-Vu J, Anderson RH, Fricker FJ. Ventricular septal defect. Orphanet J Rare Dis. 2014;9:144.
  5. Yang J, Yang L, Yu S, et al. Transcatheter versus surgical closure of perimembranous ventricular septal defects in children: a randomized controlled trial. J Am Coll Cardiol. 2014;63(12):1159-68.
  6. Delgado V, Ajmone Marsan N, de Waha S, et al. 2023 ESC Guidelines for the management of endocarditis. Eur Heart J. 2023;44(39):3948-4042.

Langkah berikutnya

Bahas Keluhan Anda bersama Dokter.

Mulai konsultasi untuk memahami kondisi dan pilihan penanganan yang sesuai.

Konteks kunjungan: Defek Septum Ventrikel

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Kondisi