Jawaban singkat
Apa Itu Elektrokardiogram / EKG?
Elektrokardiogram atau EKG adalah pemeriksaan yang merekam aktivitas listrik jantung lewat elektroda yang ditempel di dada, lengan, dan tungkai. Hasilnya membantu dokter mengenali gangguan irama, tanda serangan jantung, dan kelainan jantung lain. Pemeriksaan ini tanpa rasa sakit dan selesai dalam sekitar 5 sampai 10 menit, dengan perekaman inti hanya sekitar 10 detik.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Elektrokardiogram / EKG
Apa Itu Elektrokardiogram
Setiap detak jantung dipicu oleh sinyal listrik kecil yang menyebar dari serambi ke bilik jantung. Elektrokardiogram, disingkat EKG, merekam sinyal ini lewat elektroda, yaitu stiker kecil berpenghantar yang ditempel di kulit. Hasilnya berupa grafik garis bergelombang yang dicetak di kertas atau ditampilkan di layar. EKG termasuk pemeriksaan jantung dasar yang hampir selalu dilakukan saat seseorang pertama kali memeriksakan jantungnya.
Cara Kerja Singkat
EKG standar memakai 10 elektroda: enam di dada dan empat di lengan serta tungkai. Dari elektroda ini, mesin menyusun 12 sadapan, yaitu 12 sudut pandang terhadap listrik jantung. Setiap detak tampak sebagai rangkaian gelombang: gelombang P dari serambi, kompleks QRS saat bilik mulai memompa, dan gelombang T saat bilik bersiap untuk detak berikutnya. Dokter menilai kecepatan, keteraturan, bentuk, dan jarak antargelombang tersebut.
Apa yang Dapat Terlihat
- Gangguan irama: denyut terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur, misalnya fibrilasi atrium, serta gangguan hantaran listrik seperti blok jantung.
- Tanda serangan jantung: perubahan bentuk gelombang yang menandakan otot jantung kekurangan darah, baik yang sedang berlangsung maupun yang pernah terjadi.
- Penebalan atau pembesaran jantung: misalnya akibat hipertensi yang lama atau penyakit katup.
- Pengaruh obat dan elektrolit: misalnya kadar kalium yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, atau obat yang memperpanjang interval QT.
Batas Pemeriksaan Ini
EKG hanya merekam beberapa detik. Gangguan irama yang datang dan pergi bisa saja tidak tertangkap, sehingga hasil normal belum tentu menyingkirkan penyakit jantung. Penyempitan pembuluh darah koroner juga sering tidak tampak saat istirahat. Karena itu, dokter dapat menambahkan rekaman yang lebih lama, yang dibahas di halaman Pemantauan Holter, atau tes saat jantung bekerja lebih berat, yang dibahas di halaman Tes Treadmill.
Kapan EKG Dilakukan
EKG dilakukan saat ada keluhan seperti nyeri dada, berdebar, sesak, pusing, atau pingsan. Pada nyeri dada yang diduga serangan jantung, pedoman menganjurkan EKG dalam 10 menit setelah pasien tiba. EKG juga dipakai untuk memantau penyakit jantung dan efek obat, serta sebelum operasi pada orang dengan risiko jantung. Pada orang tanpa keluhan dengan risiko rendah, EKG rutin tidak selalu diperlukan; dokter menimbangnya sesuai usia dan faktor risiko, yang dibahas di halaman Medical Check-Up Jantung.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Nyeri DadaUntuk mencari tanda serangan jantung atau otot jantung yang kekurangan aliran darah.
- Jantung Berdebar atau Denyut Tidak TeraturUntuk mengenali jenis gangguan irama, misalnya fibrilasi atrium, bila terjadi saat perekaman.
- Pingsan, Pusing, atau Sesak NapasSebagai pemeriksaan awal untuk mencari penyebab yang berasal dari jantung.
- Memantau Penyakit Jantung dan ObatMisalnya pada gagal jantung atau obat yang memengaruhi irama dan hantaran listrik jantung.
- Sebelum Operasi atau TindakanPada orang dengan penyakit jantung atau faktor risiko, sesuai penilaian dokter.
- Pemeriksaan Kesehatan JantungBagi orang dengan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Nyeri Dada Hebat yang Sedang BerlangsungDatang ke IGD, bukan jadwal rawat jalan, agar EKG dan penanganan dilakukan segera.
- Alergi Plester atau Kulit SensitifJenis elektroda dapat disesuaikan; sampaikan kepada petugas sebelum pemeriksaan.
- Luka atau Infeksi Kulit di DadaPosisi elektroda dapat digeser sedikit dari kulit yang bermasalah.
- Sulit Berbaring DiamGerakan, menggigil, atau batuk mengganggu rekaman; petugas membantu mencari posisi yang nyaman.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
EKG tidak memerlukan puasa atau persiapan khusus.
Pakaian. Kenakan atasan yang mudah dibuka atau berkancing depan. Kalung dan jam tangan mungkin perlu dilepas sebentar.
Kulit dada. Hindari losion, minyak, atau bedak di dada pada hari pemeriksaan agar elektroda menempel baik. Rambut dada yang lebat mungkin perlu dicukur sedikit.
Obat. Minum obat seperti biasa kecuali dokter meminta lain, dan bawa daftar obat yang Anda minum.
EKG lama. Bila ada, bawa hasil EKG sebelumnya agar dokter dapat membandingkan perubahannya.
Alat jantung tertanam. Beri tahu petugas bila Anda memakai alat pacu jantung atau ICD.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
EKG dilakukan di ruang periksa, IGD, atau ruang rawat, tanpa bius dan tanpa jarum. Seluruh pemeriksaan berlangsung sekitar 5 sampai 10 menit, sedangkan perekamannya sendiri hanya sekitar 10 detik.
Persiapan di Ruang Periksa
Anda diminta membuka pakaian bagian atas dan berbaring telentang. Petugas membersihkan kulit di tempat elektroda akan ditempel.
Pemasangan Elektroda
Enam elektroda ditempel di dada dan empat di pergelangan tangan dan kaki atau di dekatnya, lalu disambungkan ke mesin EKG dengan kabel. Elektroda hanya merekam; tidak ada listrik yang dialirkan ke tubuh Anda.
Perekaman
Anda berbaring diam, bernapas biasa, dan tidak berbicara selama beberapa detik saat mesin merekam. Bila rekaman terganggu gerakan, perekaman diulang.
Pembacaan Hasil
Mesin mencetak atau menyimpan grafik 12 sadapan. Dokter membaca hasilnya bersama keluhan dan pemeriksaan lain, lalu menjelaskan langkah berikutnya.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Cepat dan Tidak MenyakitkanPerekaman hanya beberapa detik, tanpa jarum, tanpa bius, dan tanpa paparan radiasi.
- Membantu Keputusan saat Nyeri DadaEKG dalam menit pertama membantu dokter mengenali serangan jantung yang perlu ditangani segera.
- Mengenali Jenis Gangguan IramaMisalnya fibrilasi atrium, blok jantung, atau denyut tambahan, bila terjadi saat perekaman.
- Pembanding untuk Pemeriksaan BerikutnyaRekaman lama membantu dokter melihat perubahan dari waktu ke waktu.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Iritasi Kulit RinganAkibat perekat elektroda; biasanya hilang sendiri dalam beberapa jam.
- Gangguan Irama Tidak TertangkapGangguan yang datang dan pergi bisa tidak muncul selama beberapa detik perekaman.
- Hasil Normal Belum Tentu Bebas PenyakitPenyempitan pembuluh koroner sering tidak tampak pada EKG saat istirahat.
- Temuan yang Perlu DipastikanSebagian perubahan pada EKG tidak khas dan perlu dipastikan dengan pemeriksaan lain.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Elektroda dilepas dan Anda dapat langsung beraktivitas seperti biasa.
Kulit. Bekas lengket atau kemerahan ringan dari elektroda biasanya hilang sendiri dalam beberapa jam.
Hasil. Hasil EKG biasanya dapat dibaca dokter pada hari yang sama. Hasil normal tidak selalu menyingkirkan penyakit jantung, sehingga dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan sesuai keluhan Anda.
Simpan hasilnya. Rekaman lama membantu sebagai pembanding pada pemeriksaan berikutnya, terutama bila suatu saat Anda mengalami nyeri dada.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Nyeri dada lebih dari beberapa menit, terutama bila menjalar ke lengan, leher, atau rahang
- Sesak napas berat atau tiba-tiba
- Pingsan atau hampir pingsan
- Jantung berdebar sangat cepat disertai pusing atau lemas
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
Dr. dr. Jajang Sinardja, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).
Apakah EKG terasa sakit atau berbahaya?
Tidak. EKG hanya merekam sinyal listrik yang dihasilkan jantung Anda sendiri; tidak ada listrik yang dialirkan ke tubuh, tanpa jarum, dan tanpa radiasi. Yang mungkin terasa hanyalah dingin saat elektroda ditempel dan sedikit tidak nyaman saat dilepas. EKG aman untuk anak, selama kehamilan, dan pada orang yang memakai alat pacu jantung.
Berapa lama pemeriksaan EKG?
Seluruh pemeriksaan biasanya selesai dalam 5 sampai 10 menit, termasuk berganti pakaian dan pemasangan elektroda. Perekamannya sendiri hanya sekitar 10 detik. Di IGD, EKG pada nyeri dada dilakukan secepatnya, menurut pedoman dalam 10 menit setelah pasien tiba, karena hasilnya menentukan penanganan berikutnya.
Apakah saya perlu puasa atau berhenti minum obat?
Tidak perlu puasa. Obat umumnya tetap diminum seperti biasa, kecuali dokter meminta lain. Hindari losion atau minyak di dada pada hari pemeriksaan, kenakan atasan yang mudah dibuka, dan bawa daftar obat serta hasil EKG lama bila ada agar dokter dapat membandingkannya.
Bila hasil EKG saya normal, apakah jantung saya sehat?
Belum tentu. EKG hanya merekam beberapa detik saat Anda beristirahat. Gangguan irama yang datang dan pergi bisa tidak tertangkap, dan penyempitan pembuluh koroner sering baru tampak saat jantung bekerja lebih berat. Bila keluhan tetap ada, dokter dapat menyarankan Holter, tes treadmill, ekokardiografi, atau pemeriksaan lain sesuai keluhan Anda.
Apa bedanya EKG dengan Holter dan ekokardiografi?
EKG merekam listrik jantung selama beberapa detik di ruang periksa. Holter merekam listrik jantung terus-menerus selama 24 sampai 48 jam sambil Anda beraktivitas, untuk keluhan yang datang dan pergi. Ekokardiografi berbeda, yaitu pemeriksaan USG yang memperlihatkan bentuk, ruang, katup, dan gerak pompa jantung. Ketiganya sering saling melengkapi.
Apakah EKG dari jam tangan pintar sama dengan EKG di rumah sakit?
Tidak sama. Jam pintar umumnya merekam satu sadapan selama sekitar 30 detik saat Anda menyentuhnya, sedangkan EKG di rumah sakit merekam 12 sadapan. Jam pintar dapat memberi petunjuk fibrilasi atrium, tetapi tidak dapat dipakai untuk menyingkirkan serangan jantung. Bila jam pintar memberi tanda, bawa rekamannya saat konsultasi; diagnosis tetap dipastikan dokter dengan EKG.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D..
- Kligfield P, Gettes LS, Bailey JJ, dkk. Recommendations for the standardization and interpretation of the electrocardiogram: part I: the electrocardiogram and its technology. Circulation. 2007;115(10):1306-1324.
- Byrne RA, Rossello X, Coughlan JJ, dkk. 2023 ESC Guidelines for the management of acute coronary syndromes. Eur Heart J. 2023;44(38):3720-3826.
- Gulati M, Levy PD, Mukherjee D, dkk. 2021 AHA/ACC/ASE/CHEST/SAEM/SCCT/SCMR Guideline for the Evaluation and Diagnosis of Chest Pain: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2021;144(22):e368-e454.
- Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
- Curry SJ, Krist AH, Owens DK, dkk. Screening for Cardiovascular Disease Risk With Electrocardiography: US Preventive Services Task Force Recommendation Statement. JAMA. 2018;319(22):2308-2314.
- Halvorsen S, Mehilli J, Cassese S, dkk. 2022 ESC Guidelines on cardiovascular assessment and management of patients undergoing non-cardiac surgery. Eur Heart J. 2022;43(39):3826-3924.

