Langsung ke konten

Kondisi Kardiovaskular Lainnya

Tumor Jantung

Cardiac Tumors / Cardiac Neoplasms

Ditinjau secara medis olehdr. BRM Ario S. Kuncoro, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui7 Oktober 2026
Ilustrasi anatomi potongan jantung yang memperlihatkan tumor jantung berupa miksoma di atrium kiri dekat pembukaan katup mitral, dengan inset yang menunjukkan massa tumor bergerak ke arah katup mitral dan pertumbuhan kecil pada daun katup jantung.
Ilustrasi Tumor Jantung

Jawaban singkat

Apa Itu Tumor Jantung?

Tumor jantung adalah benjolan jaringan yang tumbuh di dinding, ruang, katup, atau selaput jantung. Tumor yang berasal dari jantung sendiri jarang dan sebagian besar jinak, seperti miksoma, sedangkan penyebaran kanker dari organ lain lebih sering ditemukan.

Sumber informasi

Tanda yang Memerlukan Pertolongan Segera

  • Kelemahan sesisi tubuh, wajah tidak simetris, atau bicara pelo
  • Pingsan, terutama saat berubah posisi atau beraktivitas
  • Sesak napas berat atau tidak bisa berbaring
  • Nyeri dada lebih dari beberapa menit
  • Tungkai atau lengan tiba-tiba dingin, pucat, dan nyeri
  • Berdebar sangat cepat disertai pusing berat

Bila tanda ini muncul, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Catatan kegawatan: Sebagian besar tumor jantung primer bersifat jinak, tetapi tetap perlu ditangani karena dapat menghambat aliran darah atau melepaskan potongan yang menyebabkan stroke. Tumor ganas dan tumor sekunder ditangani bersama tim jantung dan onkologi.

Mengenal Tumor Jantung

Tumor jantung adalah benjolan jaringan yang tumbuh di dinding, ruang, katup, atau selaput jantung. Tumor yang berasal dari jaringan jantung sendiri disebut tumor primer dan sangat jarang. Sebagian besar tumor primer bersifat jinak, artinya tidak menyebar ke organ lain. Tumor sekunder, yaitu kanker dari organ lain yang menyebar ke jantung atau selaputnya, jauh lebih sering ditemukan dibanding tumor primer. Tumor jantung dapat ditemukan pada semua usia, dari janin dalam kandungan sampai lansia.

Jenis Tumor Jantung

Pada orang dewasa, jenis tumor jinak yang banyak ditemukan adalah miksoma. Miksoma umumnya tumbuh di serambi kiri, menempel pada sekat antarserambi, dan lebih sering dialami perempuan berusia 30 sampai 60 tahun. Fibroelastoma papiler adalah tumor kecil yang menempel di katup. Pada bayi dan anak, rabdomioma lebih banyak ditemukan dan sering berkaitan dengan tuberous sclerosis, kelainan bawaan yang juga mengenai otak, kulit, dan ginjal; banyak di antaranya mengecil sendiri. Tumor ganas primer, seperti sarkoma, jarang terjadi. Kanker yang dapat menyebar ke jantung antara lain kanker paru, payudara, melanoma, limfoma, dan leukemia.

Bagaimana Tumor Menimbulkan Masalah

Tumor jinak pun dapat berdampak pada jantung karena letaknya. Tumor di serambi dapat menghambat aliran darah melalui katup sehingga timbul sesak atau pingsan, kadang bergantung pada posisi tubuh. Potongan tumor atau bekuan di permukaannya dapat terlepas dan menyumbat pembuluh darah di otak atau tungkai, yang dibahas di halaman Stroke dan halaman Emboli Arteri. Tumor juga dapat mengganggu irama jantung atau menimbulkan cairan di selaput jantung. Miksoma kadang menimbulkan keluhan menyeluruh, seperti demam, lemas, berat badan turun, dan nyeri sendi.

Benjolan yang Bukan Tumor

Benjolan yang terlihat di jantung pada ekokardiografi tidak selalu tumor. Bekuan darah, endapan infeksi pada katup (dibahas di halaman Endokarditis Infeksius), dan struktur normal yang bentuknya bervariasi dapat tampak serupa. Karena itu, dokter memakai beberapa pemeriksaan untuk memastikan jenisnya sebelum menentukan penanganan. Tumor jinak yang diangkat dengan operasi umumnya memberi hasil baik, dengan pemantauan berkala untuk kemungkinan tumbuh kembali.

Gejala yang Perlu Dikenali.

Gejala Umum

Banyak tumor jantung tidak bergejala dan ditemukan tanpa sengaja. Bila ada, keluhan bergantung pada letak dan ukuran tumor.

  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas atau berbaring
  • Pusing atau pingsan, kadang saat berubah posisi
  • Berdebar atau denyut tidak teratur
  • Demam ringan, lemas, berat badan turun, atau nyeri sendi
  • Bengkak di kaki atau perut
  • Nyeri dada

Gejala pada Bayi

Pada bayi dan anak, rabdomioma adalah jenis yang banyak ditemukan. Sebagian besar tidak bergejala dan mengecil sendiri, tetapi perlu dipantau.

  • Benjolan di jantung yang terlihat saat USG kehamilan atau ekokardiografi
  • Bising jantung saat pemeriksaan
  • Denyut terlalu cepat atau tidak teratur
  • Napas cepat, sulit menyusu, atau berat badan sulit naik
  • Bercak putih di kulit atau kejang, yang dapat menandakan tuberous sclerosis
Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Bila keluhan berulang atau memburuk, periksakan diri.

Apa yang Menyebabkan Kondisi Ini?

  • Miksoma, tumor jinak yang banyak tumbuh di serambi kiri pada orang dewasa
  • Fibroelastoma papiler, tumor jinak kecil yang menempel di katup jantung
  • Rabdomioma dan fibroma, jenis yang lebih sering ditemukan pada bayi dan anak
  • Tumor ganas primer, seperti sarkoma atau limfoma jantung, yang jarang terjadi
  • Penyebaran kanker dari organ lain, seperti paru, payudara, melanoma, limfoma, atau ginjal
  • Sindrom bawaan, seperti tuberous sclerosis atau Carney complex, pada sebagian kecil kasus

Siapa yang Lebih Berisiko?

Genetik

Carney complex dapat menimbulkan miksoma yang berulang atau lebih dari satu, sedangkan tuberous sclerosis sering disertai rabdomioma pada bayi dan anak.

Usia

Miksoma umumnya ditemukan pada usia 30 sampai 60 tahun, sedangkan rabdomioma dan fibroma lebih banyak ditemukan pada janin, bayi, dan anak.

Medis

Riwayat kanker, terutama kanker paru, payudara, melanoma, limfoma, atau leukemia, meningkatkan kemungkinan tumor sekunder di jantung atau selaputnya.

Lainnya

Miksoma lebih sering dialami perempuan dibanding laki-laki. Tidak ada kebiasaan hidup yang diketahui sebagai penyebab tumor jantung primer.

Kelompok yang Lebih Berisiko

  • Penyandang Kanker yang Telah Menyebar: Kanker paru, payudara, melanoma, limfoma, dan leukemia dapat menyebar ke jantung atau selaputnya, sering dengan cairan di sekitar jantung.
  • Keluarga Penyandang Carney Complex: Kerabat dekat dianjurkan menjalani ekokardiografi berkala karena miksoma dapat muncul di usia muda dan berulang.
  • Bayi dan Anak dengan Tuberous Sclerosis: Rabdomioma sering ditemukan pada kelompok ini dan biasanya dipantau dengan ekokardiografi sampai mengecil.
  • Pasien Pasca Pengangkatan Miksoma: Ekokardiografi kontrol berkala membantu menemukan tumor yang tumbuh kembali sejak dini.
Memiliki faktor risiko tidak berarti seseorang pasti mengalami kondisi ini.

Bagaimana Diagnosis Ditegakkan?

Tumor jantung sering pertama kali terlihat pada ekokardiografi, baik karena keluhan maupun tanpa sengaja. Ekokardiografi menunjukkan letak, ukuran, tangkai, dan gerak benjolan serta pengaruhnya pada katup. Ekokardiografi lewat kerongkongan (transesofageal) memberi gambar yang lebih jelas untuk benjolan kecil atau di serambi. Dokter kemudian memastikan apakah benjolan itu tumor, bekuan darah, endapan infeksi pada katup, atau struktur normal. MRI jantung menilai sifat jaringan dan membantu membedakan tumor jinak, tumor ganas, dan bekuan. CT scan jantung menilai hubungan benjolan dengan pembuluh di sekitarnya dan arteri koroner sebelum operasi, serta mencari kanker di organ lain. PET scan dipakai bila dicurigai tumor ganas atau penyebaran kanker. Tes darah dapat menunjukkan tanda peradangan, dan kultur darah dilakukan bila dicurigai infeksi. Jenis tumor dipastikan dari pemeriksaan jaringan setelah operasi atau, pada keadaan tertentu, lewat biopsi.

  1. Ekokardiografi

    Pemeriksaan awal untuk melihat letak, ukuran, tangkai, dan gerak tumor serta pengaruhnya pada katup. Dapat dilanjutkan lewat kerongkongan untuk gambar yang lebih jelas.

  2. MRI Jantung

    Menilai sifat jaringan benjolan untuk membedakan tumor jinak, tumor ganas, dan bekuan darah.

  3. CT-Scan Jantung

    Menilai hubungan tumor dengan pembuluh di sekitarnya, kalsium, dan arteri koroner sebelum operasi.

  4. PET Scan Jantung

    Menilai aktivitas jaringan bila dicurigai tumor ganas dan mencari penyebaran ke organ lain.

  5. Elektrokardiogram / EKG

    Mencari gangguan irama atau perubahan listrik akibat tumor di dinding jantung.

  6. Pemeriksaan jaringan (histopatologi) setelah operasi atau lewat biopsi untuk memastikan jenis tumor.

Pilihan Penanganan.

Penanganan ditentukan dokter setelah evaluasi. Kategori berikut membantu Anda memahami pembicaraan dengan dokter.

Operasi Pengangkatan Tumor

Miksoma dan tumor jinak lain yang menimbulkan keluhan atau berisiko melepaskan potongan umumnya diangkat lewat operasi jantung terbuka, kadang lewat sayatan kecil. Hasilnya umumnya baik.

Pemantauan Berkala

Tumor jinak kecil tanpa keluhan, seperti sebagian fibroelastoma di sisi kanan jantung, lipoma, atau rabdomioma pada anak, dapat dipantau dengan ekokardiografi.

Penanganan Tumor Ganas Primer

Direncanakan bersama tim jantung, bedah, dan onkologi, dapat berupa operasi bila memungkinkan, kemoterapi, dan radioterapi.

Penanganan Tumor Sekunder

Berfokus pada pengobatan kanker asalnya. Cairan di selaput jantung yang menekan jantung dapat dikeluarkan lewat jarum atau tindakan lain.

Penanganan Komplikasi

Obat untuk gangguan irama, obat pengencer darah pada keadaan tertentu, dan penanganan gagal jantung sesuai kebutuhan, yang jenisnya ditentukan dokter.

Konseling Genetik

Dianjurkan bila tumor berkaitan dengan Carney complex atau tuberous sclerosis, untuk pemeriksaan dan pemantauan anggota keluarga.

Kesesuaian dan ketersediaan pemeriksaan atau terapi perlu dikonfirmasi bersama tim perawatan.

Komplikasi yang Perlu Dipantau.

Stroke dan Emboli Arteri

Potongan tumor atau bekuan di permukaannya dapat terlepas dan menyumbat pembuluh darah otak atau tungkai. Keadaan ini dibahas di halaman Stroke dan halaman Emboli Arteri.

Hambatan Aliran Darah

Tumor di serambi dapat masuk ke lubang katup saat jantung terisi, sehingga timbul sesak, pingsan, atau keluhan yang menyerupai penyempitan katup.

Gangguan Irama Jantung

Tumor di dinding jantung, seperti fibroma atau rabdomioma, dapat mengganggu sistem listrik jantung dan menimbulkan irama yang terlalu cepat atau lambat.

Efusi Perikardium dan Tamponade

Tumor ganas dan penyebaran kanker sering menimbulkan cairan di selaput jantung. Cairan yang banyak dapat menekan jantung, yang dibahas di halaman Tamponade Jantung.

Gagal Jantung

Tumor yang besar dapat mengganggu pengisian atau pompa jantung sehingga timbul sesak dan bengkak.

Tumor Tumbuh Kembali

Sebagian kecil miksoma tumbuh kembali setelah operasi, terutama yang berkaitan dengan Carney complex, sehingga pemantauan berkala diperlukan.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  • Sebagian besar tumor jantung tidak dapat dicegah, tetapi dapat ditemukan lebih awal bila keluhan segera diperiksa
  • Jalani ekokardiografi kontrol berkala setelah operasi miksoma sesuai jadwal dokter
  • Keluarga penyandang Carney complex dianjurkan menjalani pemeriksaan jantung berkala
  • Bayi dengan rabdomioma perlu diperiksa untuk tuberous sclerosis dan dipantau secara teratur
  • Penyandang kanker sebaiknya melaporkan sesak, nyeri dada, atau bengkak yang baru muncul
  • Jangan mengabaikan pingsan tanpa sebab yang jelas atau bising jantung yang baru ditemukan

Kapan Harus ke Dokter?

Tumor jantung jarang terjadi, dan keluhannya mirip banyak penyakit jantung lain. Periksakan diri ke dokter jantung bila Anda mengalami keluhan berikut, atau bila ekokardiografi menemukan benjolan di jantung. Gejala stroke atau pingsan memerlukan pertolongan darurat segera.

  • Sesak napas yang bertambah, terutama saat berbaring atau berubah posisi
  • Pingsan atau hampir pingsan tanpa sebab yang jelas
  • Demam, lemas, dan berat badan turun yang disertai bising jantung
  • Berdebar atau denyut tidak teratur
  • Penyandang kanker dengan sesak, nyeri dada, atau bengkak yang baru muncul
  • Hasil USG kehamilan menunjukkan benjolan di jantung janin

Jangan Menunggu bila Kondisinya Darurat.

Bila keluhan terasa berat atau muncul mendadak, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258, bukan menunggu janji temu.

Hal yang Mungkin Anda Tanyakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang tumor jantung.

Apakah tumor jantung selalu kanker?

Tidak. Sebagian besar tumor yang berasal dari jantung sendiri bersifat jinak, seperti miksoma, fibroelastoma papiler, dan rabdomioma. Tumor ganas yang berasal dari jantung jarang terjadi. Pada orang yang menyandang kanker di organ lain, benjolan di jantung atau selaputnya lebih mungkin berupa penyebaran kanker tersebut. Jenis tumor dipastikan lewat pemeriksaan pencitraan dan pemeriksaan jaringan.

Apakah miksoma harus dioperasi?

Pada umumnya ya. Pengangkatan miksoma dianjurkan tidak lama setelah diagnosis, karena tumor dapat menghambat aliran darah atau melepaskan potongan yang menyumbat pembuluh darah otak. Operasi dilakukan dengan bantuan mesin jantung-paru, kadang lewat sayatan kecil. Setelah pengangkatan, sebagian besar pasien pulih dengan baik dan menjalani ekokardiografi berkala untuk memantau kemungkinan tumbuh kembali.

Bagaimana dokter membedakan tumor dengan bekuan darah di jantung?

Bekuan darah biasanya muncul di tempat aliran darah lambat, misalnya di serambi saat fibrilasi atrium atau di bilik yang dindingnya lemah setelah serangan jantung. MRI jantung dapat membedakan bekuan dari jaringan tumor berdasarkan sifat jaringannya, termasuk lewat zat kontras. Dokter juga menilai riwayat penyakit dan, pada keadaan tertentu, melihat apakah benjolan mengecil setelah pemberian obat pengencer darah.

Apakah tumor jantung dapat tumbuh kembali setelah diangkat?

Pada miksoma yang muncul tanpa riwayat keluarga, tumor jarang tumbuh kembali setelah diangkat secara utuh. Kemungkinan kambuh lebih tinggi pada miksoma yang berkaitan dengan Carney complex, yaitu kelainan bawaan yang juga menimbulkan bercak kulit dan gangguan hormon. Karena itu, ekokardiografi kontrol dianjurkan secara berkala, dengan jadwal yang ditentukan dokter.

Apakah rabdomioma pada bayi perlu dioperasi?

Sebagian besar tidak. Rabdomioma pada bayi sering mengecil dengan sendirinya dalam bulan atau tahun pertama kehidupan. Operasi dipertimbangkan bila tumor menghambat aliran darah atau menimbulkan gangguan irama yang sulit dikendalikan. Karena rabdomioma sering berkaitan dengan tuberous sclerosis, bayi juga perlu diperiksa untuk kelainan di otak, kulit, dan ginjal.

Apakah penyandang kanker perlu memeriksakan jantungnya?

Tidak semua penyandang kanker memerlukan pemeriksaan jantung khusus. Namun, sesak napas, nyeri dada, berdebar, atau bengkak yang baru muncul perlu diperiksa, karena dapat disebabkan penyebaran kanker ke selaput jantung, cairan di sekitar jantung, atau efek pengobatan kanker. Penyakit jantung akibat pengobatan kanker dibahas di halaman Penyakit Jantung akibat Terapi Kanker.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. BRM Ario S. Kuncoro, Sp.JP(K).

  1. Tyebally S, Chen D, Bhattacharyya S, Mughrabi A, Hussain Z, Manisty C, et al. Cardiac Tumors: JACC CardioOncology State-of-the-Art Review. JACC CardioOncol. 2020;2(2):293-311.
  2. Maleszewski JJ, Basso C, Bois MC, Glass C, Klarich KW, Leduc C, et al. The 2021 WHO Classification of Tumors of the Heart. J Thorac Oncol. 2022;17(4):510-8.
  3. Basso C, Rizzo S, Valente M, Thiene G. Cardiac masses and tumours. Heart. 2016;102(15):1230-45.
  4. Mankad R, Herrmann J. Cardiac tumors: echo assessment. Echo Res Pract. 2016;3(4):R65-77.
  5. Northrup H, Aronow ME, Bebin EM, Bissler J, Darling TN, de Vries PJ, et al. Updated International Tuberous Sclerosis Complex Diagnostic Criteria and Surveillance and Management Recommendations. Pediatr Neurol. 2021;123:50-66.
  6. Bussani R, De-Giorgio F, Abbate A, Silvestri F. Cardiac metastases. J Clin Pathol. 2007;60(1):27-34.

Langkah berikutnya

Bahas Keluhan Anda bersama Dokter.

Mulai konsultasi untuk memahami kondisi dan pilihan penanganan yang sesuai.

Konteks kunjungan: Tumor Jantung

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Kondisi