Jawaban singkat
Apa Itu Tumor Jantung?
Tumor jantung adalah benjolan jaringan yang tumbuh di dinding, ruang, katup, atau selaput jantung. Tumor yang berasal dari jantung sendiri jarang dan sebagian besar jinak, seperti miksoma, sedangkan penyebaran kanker dari organ lain lebih sering ditemukan.
Sumber informasiTanda yang Memerlukan Pertolongan Segera
- Kelemahan sesisi tubuh, wajah tidak simetris, atau bicara pelo
- Pingsan, terutama saat berubah posisi atau beraktivitas
- Sesak napas berat atau tidak bisa berbaring
- Nyeri dada lebih dari beberapa menit
- Tungkai atau lengan tiba-tiba dingin, pucat, dan nyeri
- Berdebar sangat cepat disertai pusing berat
Bila tanda ini muncul, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
01 / Memahami kondisi
Mengenal Tumor Jantung
Tumor jantung adalah benjolan jaringan yang tumbuh di dinding, ruang, katup, atau selaput jantung. Tumor yang berasal dari jaringan jantung sendiri disebut tumor primer dan sangat jarang. Sebagian besar tumor primer bersifat jinak, artinya tidak menyebar ke organ lain. Tumor sekunder, yaitu kanker dari organ lain yang menyebar ke jantung atau selaputnya, jauh lebih sering ditemukan dibanding tumor primer. Tumor jantung dapat ditemukan pada semua usia, dari janin dalam kandungan sampai lansia.
Jenis Tumor Jantung
Pada orang dewasa, jenis tumor jinak yang banyak ditemukan adalah miksoma. Miksoma umumnya tumbuh di serambi kiri, menempel pada sekat antarserambi, dan lebih sering dialami perempuan berusia 30 sampai 60 tahun. Fibroelastoma papiler adalah tumor kecil yang menempel di katup. Pada bayi dan anak, rabdomioma lebih banyak ditemukan dan sering berkaitan dengan tuberous sclerosis, kelainan bawaan yang juga mengenai otak, kulit, dan ginjal; banyak di antaranya mengecil sendiri. Tumor ganas primer, seperti sarkoma, jarang terjadi. Kanker yang dapat menyebar ke jantung antara lain kanker paru, payudara, melanoma, limfoma, dan leukemia.
Bagaimana Tumor Menimbulkan Masalah
Tumor jinak pun dapat berdampak pada jantung karena letaknya. Tumor di serambi dapat menghambat aliran darah melalui katup sehingga timbul sesak atau pingsan, kadang bergantung pada posisi tubuh. Potongan tumor atau bekuan di permukaannya dapat terlepas dan menyumbat pembuluh darah di otak atau tungkai, yang dibahas di halaman Stroke dan halaman Emboli Arteri. Tumor juga dapat mengganggu irama jantung atau menimbulkan cairan di selaput jantung. Miksoma kadang menimbulkan keluhan menyeluruh, seperti demam, lemas, berat badan turun, dan nyeri sendi.
Benjolan yang Bukan Tumor
Benjolan yang terlihat di jantung pada ekokardiografi tidak selalu tumor. Bekuan darah, endapan infeksi pada katup (dibahas di halaman Endokarditis Infeksius), dan struktur normal yang bentuknya bervariasi dapat tampak serupa. Karena itu, dokter memakai beberapa pemeriksaan untuk memastikan jenisnya sebelum menentukan penanganan. Tumor jinak yang diangkat dengan operasi umumnya memberi hasil baik, dengan pemantauan berkala untuk kemungkinan tumbuh kembali.
02 / Memahami kondisi
Gejala yang Perlu Dikenali.
Gejala Umum
Banyak tumor jantung tidak bergejala dan ditemukan tanpa sengaja. Bila ada, keluhan bergantung pada letak dan ukuran tumor.
- Sesak napas, terutama saat beraktivitas atau berbaring
- Pusing atau pingsan, kadang saat berubah posisi
- Berdebar atau denyut tidak teratur
- Demam ringan, lemas, berat badan turun, atau nyeri sendi
- Bengkak di kaki atau perut
- Nyeri dada
Gejala pada Bayi
Pada bayi dan anak, rabdomioma adalah jenis yang banyak ditemukan. Sebagian besar tidak bergejala dan mengecil sendiri, tetapi perlu dipantau.
- Benjolan di jantung yang terlihat saat USG kehamilan atau ekokardiografi
- Bising jantung saat pemeriksaan
- Denyut terlalu cepat atau tidak teratur
- Napas cepat, sulit menyusu, atau berat badan sulit naik
- Bercak putih di kulit atau kejang, yang dapat menandakan tuberous sclerosis
03 / Memahami kondisi
Apa yang Menyebabkan Kondisi Ini?
- Miksoma, tumor jinak yang banyak tumbuh di serambi kiri pada orang dewasa
- Fibroelastoma papiler, tumor jinak kecil yang menempel di katup jantung
- Rabdomioma dan fibroma, jenis yang lebih sering ditemukan pada bayi dan anak
- Tumor ganas primer, seperti sarkoma atau limfoma jantung, yang jarang terjadi
- Penyebaran kanker dari organ lain, seperti paru, payudara, melanoma, limfoma, atau ginjal
- Sindrom bawaan, seperti tuberous sclerosis atau Carney complex, pada sebagian kecil kasus
04 / Memahami kondisi
Siapa yang Lebih Berisiko?
Genetik
Carney complex dapat menimbulkan miksoma yang berulang atau lebih dari satu, sedangkan tuberous sclerosis sering disertai rabdomioma pada bayi dan anak.
Usia
Miksoma umumnya ditemukan pada usia 30 sampai 60 tahun, sedangkan rabdomioma dan fibroma lebih banyak ditemukan pada janin, bayi, dan anak.
Medis
Riwayat kanker, terutama kanker paru, payudara, melanoma, limfoma, atau leukemia, meningkatkan kemungkinan tumor sekunder di jantung atau selaputnya.
Lainnya
Miksoma lebih sering dialami perempuan dibanding laki-laki. Tidak ada kebiasaan hidup yang diketahui sebagai penyebab tumor jantung primer.
Kelompok yang Lebih Berisiko
- Penyandang Kanker yang Telah Menyebar: Kanker paru, payudara, melanoma, limfoma, dan leukemia dapat menyebar ke jantung atau selaputnya, sering dengan cairan di sekitar jantung.
- Keluarga Penyandang Carney Complex: Kerabat dekat dianjurkan menjalani ekokardiografi berkala karena miksoma dapat muncul di usia muda dan berulang.
- Bayi dan Anak dengan Tuberous Sclerosis: Rabdomioma sering ditemukan pada kelompok ini dan biasanya dipantau dengan ekokardiografi sampai mengecil.
- Pasien Pasca Pengangkatan Miksoma: Ekokardiografi kontrol berkala membantu menemukan tumor yang tumbuh kembali sejak dini.
05 / Memahami kondisi
Bagaimana Diagnosis Ditegakkan?
Tumor jantung sering pertama kali terlihat pada ekokardiografi, baik karena keluhan maupun tanpa sengaja. Ekokardiografi menunjukkan letak, ukuran, tangkai, dan gerak benjolan serta pengaruhnya pada katup. Ekokardiografi lewat kerongkongan (transesofageal) memberi gambar yang lebih jelas untuk benjolan kecil atau di serambi. Dokter kemudian memastikan apakah benjolan itu tumor, bekuan darah, endapan infeksi pada katup, atau struktur normal. MRI jantung menilai sifat jaringan dan membantu membedakan tumor jinak, tumor ganas, dan bekuan. CT scan jantung menilai hubungan benjolan dengan pembuluh di sekitarnya dan arteri koroner sebelum operasi, serta mencari kanker di organ lain. PET scan dipakai bila dicurigai tumor ganas atau penyebaran kanker. Tes darah dapat menunjukkan tanda peradangan, dan kultur darah dilakukan bila dicurigai infeksi. Jenis tumor dipastikan dari pemeriksaan jaringan setelah operasi atau, pada keadaan tertentu, lewat biopsi.
Ekokardiografi
Pemeriksaan awal untuk melihat letak, ukuran, tangkai, dan gerak tumor serta pengaruhnya pada katup. Dapat dilanjutkan lewat kerongkongan untuk gambar yang lebih jelas.
MRI Jantung
Menilai sifat jaringan benjolan untuk membedakan tumor jinak, tumor ganas, dan bekuan darah.
CT-Scan Jantung
Menilai hubungan tumor dengan pembuluh di sekitarnya, kalsium, dan arteri koroner sebelum operasi.
PET Scan Jantung
Menilai aktivitas jaringan bila dicurigai tumor ganas dan mencari penyebaran ke organ lain.
Elektrokardiogram / EKG
Mencari gangguan irama atau perubahan listrik akibat tumor di dinding jantung.
Pemeriksaan jaringan (histopatologi) setelah operasi atau lewat biopsi untuk memastikan jenis tumor.
06 / Memahami kondisi
Pilihan Penanganan.
Penanganan ditentukan dokter setelah evaluasi. Kategori berikut membantu Anda memahami pembicaraan dengan dokter.
Operasi Pengangkatan Tumor
Miksoma dan tumor jinak lain yang menimbulkan keluhan atau berisiko melepaskan potongan umumnya diangkat lewat operasi jantung terbuka, kadang lewat sayatan kecil. Hasilnya umumnya baik.
Pemantauan Berkala
Tumor jinak kecil tanpa keluhan, seperti sebagian fibroelastoma di sisi kanan jantung, lipoma, atau rabdomioma pada anak, dapat dipantau dengan ekokardiografi.
Penanganan Tumor Ganas Primer
Direncanakan bersama tim jantung, bedah, dan onkologi, dapat berupa operasi bila memungkinkan, kemoterapi, dan radioterapi.
Penanganan Tumor Sekunder
Berfokus pada pengobatan kanker asalnya. Cairan di selaput jantung yang menekan jantung dapat dikeluarkan lewat jarum atau tindakan lain.
Penanganan Komplikasi
Obat untuk gangguan irama, obat pengencer darah pada keadaan tertentu, dan penanganan gagal jantung sesuai kebutuhan, yang jenisnya ditentukan dokter.
Konseling Genetik
Dianjurkan bila tumor berkaitan dengan Carney complex atau tuberous sclerosis, untuk pemeriksaan dan pemantauan anggota keluarga.
07 / Memahami kondisi
Komplikasi yang Perlu Dipantau.
Stroke dan Emboli Arteri
Potongan tumor atau bekuan di permukaannya dapat terlepas dan menyumbat pembuluh darah otak atau tungkai. Keadaan ini dibahas di halaman Stroke dan halaman Emboli Arteri.
Hambatan Aliran Darah
Tumor di serambi dapat masuk ke lubang katup saat jantung terisi, sehingga timbul sesak, pingsan, atau keluhan yang menyerupai penyempitan katup.
Gangguan Irama Jantung
Tumor di dinding jantung, seperti fibroma atau rabdomioma, dapat mengganggu sistem listrik jantung dan menimbulkan irama yang terlalu cepat atau lambat.
Efusi Perikardium dan Tamponade
Tumor ganas dan penyebaran kanker sering menimbulkan cairan di selaput jantung. Cairan yang banyak dapat menekan jantung, yang dibahas di halaman Tamponade Jantung.
Gagal Jantung
Tumor yang besar dapat mengganggu pengisian atau pompa jantung sehingga timbul sesak dan bengkak.
Tumor Tumbuh Kembali
Sebagian kecil miksoma tumbuh kembali setelah operasi, terutama yang berkaitan dengan Carney complex, sehingga pemantauan berkala diperlukan.
08 / Memahami kondisi
Apa yang Bisa Dilakukan?
- Sebagian besar tumor jantung tidak dapat dicegah, tetapi dapat ditemukan lebih awal bila keluhan segera diperiksa
- Jalani ekokardiografi kontrol berkala setelah operasi miksoma sesuai jadwal dokter
- Keluarga penyandang Carney complex dianjurkan menjalani pemeriksaan jantung berkala
- Bayi dengan rabdomioma perlu diperiksa untuk tuberous sclerosis dan dipantau secara teratur
- Penyandang kanker sebaiknya melaporkan sesak, nyeri dada, atau bengkak yang baru muncul
- Jangan mengabaikan pingsan tanpa sebab yang jelas atau bising jantung yang baru ditemukan
09 / Memahami kondisi
Kapan Harus ke Dokter?
Tumor jantung jarang terjadi, dan keluhannya mirip banyak penyakit jantung lain. Periksakan diri ke dokter jantung bila Anda mengalami keluhan berikut, atau bila ekokardiografi menemukan benjolan di jantung. Gejala stroke atau pingsan memerlukan pertolongan darurat segera.
- Sesak napas yang bertambah, terutama saat berbaring atau berubah posisi
- Pingsan atau hampir pingsan tanpa sebab yang jelas
- Demam, lemas, dan berat badan turun yang disertai bising jantung
- Berdebar atau denyut tidak teratur
- Penyandang kanker dengan sesak, nyeri dada, atau bengkak yang baru muncul
- Hasil USG kehamilan menunjukkan benjolan di jantung janin
Jangan Menunggu bila Kondisinya Darurat.
Bila keluhan terasa berat atau muncul mendadak, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258, bukan menunggu janji temu.
10 / Pertanyaan umum
Hal yang Mungkin Anda Tanyakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang tumor jantung.
Apakah tumor jantung selalu kanker?
Tidak. Sebagian besar tumor yang berasal dari jantung sendiri bersifat jinak, seperti miksoma, fibroelastoma papiler, dan rabdomioma. Tumor ganas yang berasal dari jantung jarang terjadi. Pada orang yang menyandang kanker di organ lain, benjolan di jantung atau selaputnya lebih mungkin berupa penyebaran kanker tersebut. Jenis tumor dipastikan lewat pemeriksaan pencitraan dan pemeriksaan jaringan.
Apakah miksoma harus dioperasi?
Pada umumnya ya. Pengangkatan miksoma dianjurkan tidak lama setelah diagnosis, karena tumor dapat menghambat aliran darah atau melepaskan potongan yang menyumbat pembuluh darah otak. Operasi dilakukan dengan bantuan mesin jantung-paru, kadang lewat sayatan kecil. Setelah pengangkatan, sebagian besar pasien pulih dengan baik dan menjalani ekokardiografi berkala untuk memantau kemungkinan tumbuh kembali.
Bagaimana dokter membedakan tumor dengan bekuan darah di jantung?
Bekuan darah biasanya muncul di tempat aliran darah lambat, misalnya di serambi saat fibrilasi atrium atau di bilik yang dindingnya lemah setelah serangan jantung. MRI jantung dapat membedakan bekuan dari jaringan tumor berdasarkan sifat jaringannya, termasuk lewat zat kontras. Dokter juga menilai riwayat penyakit dan, pada keadaan tertentu, melihat apakah benjolan mengecil setelah pemberian obat pengencer darah.
Apakah tumor jantung dapat tumbuh kembali setelah diangkat?
Pada miksoma yang muncul tanpa riwayat keluarga, tumor jarang tumbuh kembali setelah diangkat secara utuh. Kemungkinan kambuh lebih tinggi pada miksoma yang berkaitan dengan Carney complex, yaitu kelainan bawaan yang juga menimbulkan bercak kulit dan gangguan hormon. Karena itu, ekokardiografi kontrol dianjurkan secara berkala, dengan jadwal yang ditentukan dokter.
Apakah rabdomioma pada bayi perlu dioperasi?
Sebagian besar tidak. Rabdomioma pada bayi sering mengecil dengan sendirinya dalam bulan atau tahun pertama kehidupan. Operasi dipertimbangkan bila tumor menghambat aliran darah atau menimbulkan gangguan irama yang sulit dikendalikan. Karena rabdomioma sering berkaitan dengan tuberous sclerosis, bayi juga perlu diperiksa untuk kelainan di otak, kulit, dan ginjal.
Apakah penyandang kanker perlu memeriksakan jantungnya?
Tidak semua penyandang kanker memerlukan pemeriksaan jantung khusus. Namun, sesak napas, nyeri dada, berdebar, atau bengkak yang baru muncul perlu diperiksa, karena dapat disebabkan penyebaran kanker ke selaput jantung, cairan di sekitar jantung, atau efek pengobatan kanker. Penyakit jantung akibat pengobatan kanker dibahas di halaman Penyakit Jantung akibat Terapi Kanker.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. BRM Ario S. Kuncoro, Sp.JP(K).
- Tyebally S, Chen D, Bhattacharyya S, Mughrabi A, Hussain Z, Manisty C, et al. Cardiac Tumors: JACC CardioOncology State-of-the-Art Review. JACC CardioOncol. 2020;2(2):293-311.
- Maleszewski JJ, Basso C, Bois MC, Glass C, Klarich KW, Leduc C, et al. The 2021 WHO Classification of Tumors of the Heart. J Thorac Oncol. 2022;17(4):510-8.
- Basso C, Rizzo S, Valente M, Thiene G. Cardiac masses and tumours. Heart. 2016;102(15):1230-45.
- Mankad R, Herrmann J. Cardiac tumors: echo assessment. Echo Res Pract. 2016;3(4):R65-77.
- Northrup H, Aronow ME, Bebin EM, Bissler J, Darling TN, de Vries PJ, et al. Updated International Tuberous Sclerosis Complex Diagnostic Criteria and Surveillance and Management Recommendations. Pediatr Neurol. 2021;123:50-66.
- Bussani R, De-Giorgio F, Abbate A, Silvestri F. Cardiac metastases. J Clin Pathol. 2007;60(1):27-34.




