Jawaban singkat
Apa Itu Tekanan Perfusi Kulit?
Tekanan perfusi kulit (SPP) adalah pemeriksaan tanpa jarum yang mengukur tekanan saat darah kembali mengalir di pembuluh kecil kulit, memakai manset dan sensor laser. Hasilnya membantu dokter menilai apakah luka kaki berpeluang sembuh, terutama pada diabetes atau iskemia tungkai berat, dan menentukan perlunya tindakan membuka aliran darah.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Tekanan Perfusi Kulit
Apa Itu Tekanan Perfusi Kulit
Luka di kaki memerlukan aliran darah yang cukup sampai ke pembuluh darah kecil di kulit agar dapat sembuh. Tekanan perfusi kulit, atau skin perfusion pressure (SPP), mengukur aliran di pembuluh kecil tersebut. Pemeriksaan ini melengkapi tes yang menilai arteri besar, seperti tes ankle-brachial index (ABI), dan sangat membantu pada penyandang diabetes atau penyakit ginjal yang arterinya sering kaku.
Cara Kerja Singkat
Sensor laser kecil ditempelkan di kulit kaki, lalu manset dipasang di atasnya dan dikembangkan sampai aliran darah di kulit berhenti. Manset dikempiskan perlahan, dan tekanan saat aliran darah terdeteksi kembali dicatat sebagai nilai SPP dalam mmHg.
Membaca Hasil
- Sekitar 40 mmHg atau lebih: aliran darah kulit umumnya cukup, dan peluang penyembuhan luka lebih baik.
- 30 sampai 40 mmHg: aliran berada di batas, sehingga dibaca bersama pemeriksaan lain.
- Di bawah 30 mmHg: aliran darah kulit sangat kurang, sering menandakan iskemia tungkai yang berat dan kebutuhan tindakan untuk membuka aliran darah.
Angka ini adalah panduan umum. Dokter membaca hasil bersama keadaan luka, tes lain, dan kondisi Anda secara keseluruhan.
SPP dan Pemeriksaan Lain
SPP sering dilakukan bersama tes ABI, tekanan jari kaki (TBI), rekaman denyut tungkai (PVR), atau tekanan oksigen transkutan. Bila hasilnya menunjukkan aliran darah kurang, dokter dapat melanjutkan dengan USG dupleks atau angiografi untuk merencanakan tindakan.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Luka Kaki yang Sulit SembuhUntuk menilai apakah aliran darah ke kulit di sekitar luka cukup untuk penyembuhan.
- Luka Kaki pada Penyandang DiabetesArteri yang kaku pada diabetes membuat tes ABI kurang dapat diandalkan, sehingga SPP membantu melengkapinya.
- Dugaan Iskemia Tungkai BeratMisalnya nyeri kaki saat istirahat, kulit pucat atau kebiruan, atau jaringan menghitam.
- Menentukan Batas AmputasiBila amputasi tidak dapat dihindari, SPP membantu memperkirakan tingkat yang berpeluang sembuh dengan baik.
- Menilai Hasil TindakanSetelah balon, stent, atau operasi bypass, untuk melihat apakah aliran darah kulit sudah membaik.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Luka Terbuka Tepat di Tempat SensorSensor dan manset ditempatkan di kulit utuh di dekat luka, bukan di atas luka.
- Bengkak Kaki yang BeratCairan di jaringan dapat membuat hasil kurang tepat, sehingga dibaca bersama pemeriksaan lain.
- Infeksi Kaki yang LuasPeradangan dapat memengaruhi aliran darah kulit. Dokter menentukan waktu pemeriksaan yang tepat.
- Nyeri Hebat Saat Manset DikembangkanPada kaki yang sangat kurang aliran darah, tekanan manset dapat terasa nyeri. Beri tahu petugas.
- Kaki Mendadak Pucat, Dingin, dan NyeriIni dapat menandakan sumbatan mendadak. Jangan menunggu jadwal pemeriksaan dan segera ke IGD.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Pemeriksaan SPP tidak memerlukan persiapan khusus dan tidak perlu puasa.
Rokok. Hindari merokok beberapa jam sebelum pemeriksaan, karena rokok menyempitkan pembuluh darah kecil untuk sementara.
Pakaian. Kenakan pakaian longgar yang mudah digulung sampai lutut. Kaus kaki dan perban di sekitar tempat pemeriksaan akan dilepas sementara.
Kaki tetap hangat. Kaki yang dingin dapat menurunkan hasil. Datanglah lebih awal dan beristirahat di ruangan sekitar 15 menit sebelum pemeriksaan.
Obat. Minum obat rutin seperti biasa, kecuali dokter memberi instruksi lain.
Hasil sebelumnya. Bawa hasil tes ABI, USG dupleks, atau catatan perawatan luka sebelumnya.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 30 menit, tergantung jumlah titik yang diperiksa.
Istirahat dan Posisi
Anda berbaring telentang dan beristirahat supaya aliran darah stabil dan kaki tetap hangat.
Menempatkan Sensor
Sensor laser kecil ditempelkan di kulit kaki, misalnya di punggung atau telapak kaki di dekat luka. Manset kecil kemudian dililitkan di atas sensor.
Mengukur Tekanan
Manset dikembangkan sampai aliran darah di kulit berhenti, lalu dikempiskan perlahan. Alat mencatat tekanan saat aliran darah kembali. Anda perlu diam selama pengukuran.
Beberapa Titik Pemeriksaan
Pengukuran dapat diulang di beberapa tempat, misalnya di kedua sisi kaki atau di sekitar luka yang berbeda, untuk mendapat gambaran yang lebih lengkap.
Hasil
Nilai SPP tersedia segera setelah pemeriksaan dan dijelaskan bersama hasil tes lain oleh dokter yang merawat Anda.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Tanpa Jarum dan Tanpa RadiasiHanya memakai sensor dan manset, sehingga aman diulang.
- Menilai Peluang Penyembuhan LukaMembantu memperkirakan apakah luka kaki dapat sembuh dengan aliran darah yang ada.
- Tetap Berguna pada Arteri yang KakuMembantu saat tes ABI kurang dapat diandalkan, misalnya pada diabetes atau penyakit ginjal kronis.
- Dasar Keputusan TindakanMembantu dokter menentukan perlunya balon, stent, atau operasi bypass untuk menyelamatkan kaki.
- Memantau Hasil PengobatanPerubahan nilai SPP menunjukkan apakah aliran darah kulit membaik setelah tindakan.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Tekanan Manset Terasa Tidak NyamanTerutama pada kaki yang sangat kurang aliran darah. Beri tahu petugas bila terasa nyeri.
- Hasil Dipengaruhi Suhu dan GerakanKaki yang dingin atau bergerak saat pengukuran dapat mengubah hasil, sehingga pengukuran kadang diulang.
- Bengkak atau Infeksi Mengurangi KetepatanPada keadaan ini, hasil dibaca bersama pemeriksaan lain.
- Tidak Memperlihatkan Lokasi SumbatanSPP menilai aliran di kulit, bukan letak penyempitan arteri, sehingga USG dupleks atau angiografi mungkin diperlukan.
- Kemerahan Ringan di KulitBekas manset atau perekat sensor dapat membuat kulit kemerahan sebentar, terutama pada kulit yang rapuh.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas.
Kulit dan luka. Bekas tekanan manset dapat terlihat sebentar dan hilang sendiri. Perban luka dipasang kembali sesuai petunjuk perawat.
Membahas hasil. Dokter menjelaskan apakah aliran darah cukup untuk penyembuhan luka, atau perlu tindakan untuk membuka aliran darah.
Perawatan kaki. Periksa kaki setiap hari, jaga tetap bersih dan kering, pakai alas kaki yang pas, dan kendalikan gula darah bila Anda menyandang diabetes.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Kaki tiba-tiba nyeri hebat, pucat, dingin, atau baal
- Luka yang memburuk, menghitam, berbau, atau bernanah
- Kemerahan dan bengkak yang meluas, disertai demam
- Nyeri kaki saat istirahat yang makin berat
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD
Spesialis Penyakit Dalam
Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik
Lihat Profil
dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang pemeriksaan tekanan perfusi kulit. Arti hasil untuk keadaan Anda dijelaskan oleh dokter.
Apa bedanya SPP dengan tes ABI?
Tes ABI membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dan lengan untuk menilai arteri besar di tungkai. SPP mengukur aliran darah di pembuluh kecil kulit, tempat luka perlu mendapat darah untuk sembuh. SPP sangat membantu bila arteri kaku akibat diabetes atau penyakit ginjal, karena pada keadaan itu hasil ABI dapat menyesatkan.
Apakah pemeriksaan SPP terasa sakit?
Umumnya tidak. Anda hanya merasakan manset mengencang beberapa saat, mirip saat mengukur tekanan darah. Pada kaki yang sangat kurang aliran darah, tekanan manset dapat terasa nyeri sebentar. Beri tahu petugas bila terasa sakit supaya pengukuran dapat disesuaikan atau dihentikan sejenak.
Apa arti nilai SPP saya?
Sebagai panduan umum, nilai sekitar 40 mmHg atau lebih menunjukkan aliran darah kulit yang umumnya cukup untuk penyembuhan luka. Nilai di bawah 30 mmHg menunjukkan aliran sangat kurang dan sering memerlukan tindakan membuka aliran darah. Dokter membaca angka ini bersama keadaan luka dan pemeriksaan lain.
Mengapa kaki saya perlu hangat sebelum pemeriksaan?
Saat kaki dingin, pembuluh darah kecil di kulit menyempit sehingga aliran darah tampak lebih rendah dari sebenarnya. Karena itu, Anda diminta beristirahat di ruangan beberapa menit sebelum pemeriksaan. Hindari juga merokok beberapa jam sebelumnya, karena rokok ikut menyempitkan pembuluh darah kecil.
Apa bedanya SPP dengan tekanan oksigen transkutan?
Keduanya menilai aliran darah di kulit. SPP mengukur tekanan saat darah kembali mengalir memakai sensor laser dan manset. Tekanan oksigen transkutan mengukur kadar oksigen yang sampai ke kulit memakai sensor yang dihangatkan. Dokter dapat memakai salah satu atau keduanya untuk menilai peluang penyembuhan luka.
Apa yang terjadi bila hasil SPP rendah?
Nilai rendah menunjukkan luka kemungkinan sulit sembuh tanpa perbaikan aliran darah. Dokter biasanya melanjutkan dengan USG dupleks atau angiografi untuk mencari penyempitan arteri, lalu membahas tindakan seperti balon, stent, atau operasi bypass. Perawatan luka dan pengendalian gula darah tetap dilakukan bersamaan.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).
- Fitridge R, Chuter V, Mills J, dkk. The intersocietal IWGDF, ESVS, SVS guidelines on peripheral artery disease in people with diabetes and a foot ulcer. Diabetes Metab Res Rev. 2024;40(3):e3686.
- Conte MS, Bradbury AW, Kolh P, dkk. Global vascular guidelines on the management of chronic limb-threatening ischemia. J Vasc Surg. 2019;69(6S):3S-125S.e40.
- Castronuovo JJ Jr, Adera HM, Smiell JM, dkk. Skin perfusion pressure measurement is valuable in the diagnosis of critical limb ischemia. J Vasc Surg. 1997;26(4):629-637.
- Yamada T, Ohta T, Ishibashi H, dkk. Clinical reliability and utility of skin perfusion pressure measurement in ischemic limbs: comparison with other noninvasive diagnostic methods. J Vasc Surg. 2008;47(2):318-323.
- Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.

