Jawaban singkat
Apa Itu Tes Antibodi Anti-Nuklear / Tes ANA?
Tes ANA mencari antibodi yang keliru menyerang inti sel tubuh sendiri. Tes ini menjadi langkah awal untuk mencari lupus dan penyakit autoimun lain. Hasil positif tidak selalu berarti sakit, karena sebagian orang sehat juga positif, sedangkan hasil negatif membuat lupus sangat kecil kemungkinannya.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Tes Antibodi Anti-Nuklear / Tes ANA
Apa Itu Tes ANA
Antibodi anti-nuklear (antinuclear antibody atau ANA) adalah antibodi yang keliru menyerang bagian inti sel tubuh sendiri. Antibodi ini sering ditemukan pada penyakit autoimun, seperti lupus, sindrom Sjögren, skleroderma, dan penyakit jaringan ikat campuran. Tes ANA dipakai sebagai tes penyaring pertama bila dokter mencurigai penyakit autoimun.
Cara Kerja Singkat
Serum Anda diencerkan bertahap, lalu diteteskan pada sel uji di kaca preparat. Bila ada ANA, antibodi akan menempel pada inti sel dan tampak berpendar saat diberi zat berfluoresensi dan dilihat dengan mikroskop khusus. Petugas mencatat sampai pengenceran berapa inti sel masih berpendar dan bagaimana bentuk pendarannya.
Membaca Hasil
- Negatif: inti sel tidak berpendar. Lupus menjadi sangat kecil kemungkinannya, karena hampir semua pasien lupus memiliki ANA positif.
- Titer: menunjukkan sampai pengenceran berapa ANA masih terdeteksi, misalnya 1:80, 1:160, atau 1:320. Makin tinggi titer, makin besar kemungkinan ada penyakit autoimun.
- Pola: bentuk pendaran, misalnya homogen, berbintik, nukleolar, atau sentromer. Pola membantu dokter memilih tes lanjutan.
ANA positif dengan titer rendah cukup sering ditemukan pada orang sehat, terutama wanita dan usia lanjut. Karena itu, hasil ANA selalu dibaca bersama gejala. Bila positif, dokter biasanya melanjutkan dengan tes yang lebih spesifik, seperti anti-dsDNA, anti-Sm/RNP, atau panel antibodi lain.
ANA dan Jantung
Penyakit autoimun dapat menyerang jantung, misalnya peradangan selaput jantung (perikarditis), peradangan otot jantung (miokarditis), penebalan katup, dan hipertensi paru yang membebani jantung kanan. Karena itu, tes ANA sering menjadi bagian dari pemeriksaan perikarditis atau hipertensi paru yang penyebabnya belum jelas.
Beberapa obat jantung dan tekanan darah, seperti hidralazin dan prokainamid, dapat membuat ANA positif dan menimbulkan lupus akibat obat. Pada ibu hamil dengan ANA positif, tes lanjutan dapat menemukan antibodi anti-Ro yang berkaitan dengan risiko blok jantung bawaan pada bayi.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Gejala yang Mengarah ke Penyakit AutoimunSeperti nyeri sendi, ruam, demam berkepanjangan, atau sariawan berulang.
- Perikarditis atau Miokarditis tanpa Sebab JelasUntuk mencari penyakit autoimun sebagai penyebabnya.
- Hipertensi Paru tanpa Sebab JelasBagian dari pencarian penyakit jaringan ikat seperti skleroderma.
- Jari Memucat atau Membiru saat DinginTerutama bila disertai jari bengkak atau kulit menebal.
- Dugaan Lupus Akibat ObatMisalnya saat memakai hidralazin atau prokainamid dan muncul nyeri sendi atau demam.
- Perencanaan Kehamilan pada Penyakit AutoimunSebagai langkah awal sebelum tes antibodi lanjutan seperti anti-Ro.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Tanpa Gejala yang MendukungANA positif rendah sering ditemukan pada orang sehat, sehingga tes tanpa gejala jarang membantu.
- Obat TertentuHidralazin, prokainamid, dan obat anti-TNF dapat membuat ANA positif.
- Infeksi atau Peradangan AkutDapat memunculkan ANA sementara, sehingga hasil dibaca bersama keadaan Anda.
- Usia LanjutANA positif dengan titer rendah lebih sering ditemukan seiring bertambahnya usia.
- Metode Laboratorium BerbedaHasil metode lain dapat berbeda dengan metode sel uji, sehingga sebaiknya dibandingkan dengan metode yang sama.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Tes ANA memakai sampel darah dan tidak memerlukan puasa.
Makan dan minum. Makan dan minum seperti biasa, kecuali tes lain yang diperiksa bersamaan memerlukan puasa.
Obat. Minum obat seperti biasa kecuali dokter meminta lain. Bawa daftar obat Anda, terutama bila memakai hidralazin, prokainamid, atau obat anti-TNF.
Informasi penting. Beri tahu petugas bila Anda sedang hamil atau sedang demam dan infeksi.
Hasil sebelumnya. Bawa hasil ANA atau tes autoimun lain yang pernah Anda jalani.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Pengambilan darah umumnya selesai dalam 10 menit. Hasil biasanya tersedia dalam beberapa hari.
Pencocokan Identitas
Petugas mencocokkan identitas Anda dengan permintaan pemeriksaan dan menanyakan obat yang sedang Anda pakai.
Pengambilan Darah
Darah diambil dari pembuluh darah di lipat siku ke dalam tabung serum.
Pemeriksaan di Laboratorium
Serum diencerkan bertahap dan diteteskan pada sel uji. Petugas melihat pendaran inti sel dengan mikroskop fluoresensi, lalu mencatat titer dan pola.
Pembacaan Hasil
Dokter membaca titer dan pola bersama gejala Anda, lalu menentukan apakah perlu tes antibodi lanjutan.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Tes Penyaring PertamaLangkah awal yang sederhana untuk mencari penyakit autoimun.
- Hasil Negatif Hampir Menyingkirkan LupusHampir semua pasien lupus memiliki ANA positif.
- Mengarahkan Tes LanjutanTiter dan pola membantu dokter memilih tes yang sesuai.
- Membantu Mencari Penyebab Radang JantungBagian dari pemeriksaan perikarditis, miokarditis, dan hipertensi paru.
- Cukup dari Sampel DarahTidak memerlukan tindakan selain pengambilan darah.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Nyeri atau Memar KecilDi bekas tusukan jarum, umumnya ringan dan cepat hilang.
- Pusing atau Pingsan SesaatSebagian orang merasa pusing saat diambil darah. Beri tahu petugas supaya Anda dapat berbaring.
- Positif tanpa PenyakitANA positif rendah dapat ditemukan pada orang sehat, sehingga hasil perlu dibaca bersama gejala.
- Infeksi di Bekas TusukanSangat jarang karena kulit dibersihkan dan alat yang dipakai steril serta sekali pakai.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas.
Bekas tusukan. Memar kecil wajar dan hilang dalam beberapa hari.
Bila hasil positif. Dokter dapat meminta tes lanjutan, seperti anti-dsDNA, anti-Sm/RNP, komplemen, tes urine, atau ekokardiografi bila ada keluhan jantung.
Bila hasil negatif. Lupus menjadi sangat kecil kemungkinannya, tetapi dokter tetap menilai gejala untuk mencari penyebab lain.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Nyeri dada tajam yang bertambah saat menarik napas atau berbaring
- Sesak napas yang bertambah berat atau pingsan saat beraktivitas
- Jantung berdebar disertai pusing
- Bengkak di wajah atau tungkai dengan urine berkurang atau berwarna merah
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD
Spesialis Penyakit Dalam
Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik
Lihat Profil
Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
dr. Santi R. Dewayanti, Sp.P
Spesialis Paru
Fokus klinisPenyakit Paru dan Pernapasan · Asma dan PPOK
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang tes ANA. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.
Apa arti ANA positif?
ANA positif berarti ada antibodi terhadap inti sel dalam darah Anda. Keadaan ini dapat ditemukan pada penyakit autoimun seperti lupus, tetapi juga pada sebagian orang sehat, saat infeksi, atau karena obat tertentu. Karena itu, dokter membaca titer, pola, dan gejala Anda sebelum memutuskan tes lanjutan.
Apakah orang sehat bisa memiliki ANA positif?
Bisa. Sekitar 1 dari 10 orang sehat memiliki ANA positif dengan titer rendah, dan lebih sering pada wanita serta usia lanjut. Sebagian besar dari mereka tidak pernah mengalami penyakit autoimun. Karena itu, ANA positif tanpa gejala yang mendukung biasanya cukup dipantau, bukan diobati.
Apa arti titer dan pola ANA?
Titer menunjukkan seberapa banyak serum dapat diencerkan sebelum ANA tidak lagi terlihat, misalnya 1:80 atau 1:320. Makin tinggi titer, makin besar kemungkinan ada penyakit autoimun. Pola adalah bentuk pendaran inti sel, seperti homogen atau berbintik, yang membantu dokter memilih tes lanjutan.
Bila ANA negatif, apakah saya bebas lupus?
Hampir semua pasien lupus memiliki ANA positif, sehingga hasil negatif membuat lupus sangat kecil kemungkinannya. Namun, ANA negatif tidak menyingkirkan semua penyakit autoimun dan penyebab lain dari keluhan Anda. Dokter tetap menilai gejala dan pemeriksaan lain untuk mencari penyebab keluhan tersebut.
Apakah ANA perlu diperiksa ulang berkala?
Umumnya tidak. Titer ANA tidak mengikuti aktivitas penyakit, sehingga tidak dipakai untuk memantau lupus. Tes ini biasanya cukup dilakukan sekali untuk membantu diagnosis. Untuk pemantauan, dokter memakai tes lain seperti anti-dsDNA, komplemen C3 dan C4, serta tes urine yang diulang berkala.
Apa hubungan ANA dengan jantung?
Penyakit autoimun yang ditandai ANA positif dapat menyerang selaput jantung, otot jantung, dan katup, atau menimbulkan hipertensi paru. Karena itu, tes ANA sering diminta saat perikarditis atau hipertensi paru belum jelas penyebabnya. Pada kehamilan, tes lanjutan dapat menemukan antibodi yang berkaitan dengan blok jantung bawaan pada bayi.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD.
- Agmon-Levin N, Damoiseaux J, Kallenberg C, dkk. International recommendations for the assessment of autoantibodies to cellular antigens referred to as anti-nuclear antibodies. Ann Rheum Dis. 2014;73(1):17-23.
- Damoiseaux J, Andrade LEC, Carballo OG, dkk. Clinical relevance of HEp-2 indirect immunofluorescent patterns: the International Consensus on ANA patterns (ICAP) perspective. Ann Rheum Dis. 2019;78(7):879-889.
- Tan EM, Feltkamp TEW, Smolen JS, dkk. Range of antinuclear antibodies in "healthy" individuals. Arthritis Rheum. 1997;40(9):1601-1611.
- Aringer M, Costenbader K, Daikh D, dkk. 2019 European League Against Rheumatism/American College of Rheumatology classification criteria for systemic lupus erythematosus. Arthritis Rheumatol. 2019;71(9):1400-1412.
- Pisetsky DS, Lipsky PE. New insights into the role of antinuclear antibodies in systemic lupus erythematosus. Nat Rev Rheumatol. 2020;16(10):565-579.
- Humbert M, Kovacs G, Hoeper MM, dkk. 2022 ESC/ERS Guidelines for the diagnosis and treatment of pulmonary hypertension. Eur Heart J. 2022;43(38):3618-3731.

