Langsung ke konten

Prosedur medis · Tindakan non-bedah

Pemasangan Stent Graft Aorta

Endovascular Aortic Repair (EVAR, TEVAR)

Pemasangan tabung kain berkerangka logam (stent graft) di dalam aorta lewat pembuluh darah di lipat paha, untuk menangani aneurisma atau robekan aorta tanpa operasi terbuka.

Ditinjau secara medis olehdr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K), Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular
Terakhir diperbarui5 Oktober 2026
Ilustrasi EVAR pada aneurisma aorta abdominal dengan stent graft bercabang dari aorta hingga arteri iliaka kanan dan kiri.
Ilustrasi Pemasangan Stent Graft Aorta
Kelompok prosedur
Intervensi Non-Bedah (Minimally Invasive), Vaskular (Non-Jantung)
Durasi tindakan
2 jam
Anestesi
Umum
Rawat inap
Direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Pemasangan Stent Graft Aorta?

Pemasangan stent graft aorta adalah tindakan memperbaiki aorta dari dalam pembuluh darah. Tabung kain berkerangka logam dimasukkan lewat arteri di lipat paha, lalu dikembangkan di bagian aorta yang melebar atau robek sehingga darah mengalir di dalam tabung. Tindakan ini disebut EVAR bila di aorta perut dan TEVAR bila di aorta dada.

Sumber informasi

Mengenal Pemasangan Stent Graft Aorta

Apa Itu Stent Graft Aorta

Aorta adalah pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Bila dindingnya melemah dan melebar (aneurisma) atau robek (diseksi), aorta dapat pecah dan mengancam nyawa. Stent graft adalah tabung dari kain sintetis yang diperkuat kerangka logam. Tabung ini dipasang di dalam aorta lewat kateter, sehingga darah mengalir di dalam tabung dan tidak lagi menekan dinding yang lemah.

EVAR dan TEVAR

Nama tindakan mengikuti letak bagian aorta yang diperbaiki.

  • EVAR (endovascular aneurysm repair): stent graft dipasang di aorta perut, umumnya untuk aneurisma aorta perut. Stent graft biasanya bercabang dua dan diteruskan ke pembuluh darah panggul kiri dan kanan.
  • TEVAR (thoracic endovascular aortic repair): stent graft dipasang di aorta dada bagian turun, misalnya untuk aneurisma aorta dada, diseksi aorta tipe B, atau cedera aorta akibat benturan keras.

Kapan Stent Graft Dipertimbangkan

Aneurisma aorta perut umumnya diperbaiki bila diameternya mencapai sekitar 5,5 cm pada pria atau 5,0 cm pada wanita, tumbuh cepat, atau menimbulkan keluhan. Aneurisma aorta dada bagian turun umumnya diperbaiki pada diameter sekitar 5,5 cm. Pada diseksi aorta tipe B yang disertai komplikasi, seperti gangguan aliran darah ke organ atau ancaman pecah, TEVAR menjadi pilihan utama. Keputusan selalu mempertimbangkan bentuk aorta, kesehatan Anda secara keseluruhan, dan pilihan Anda.

Stent Graft atau Operasi Terbuka

Dibanding operasi terbuka, stent graft tidak memerlukan sayatan besar di dada atau perut, sehingga pemulihan lebih cepat dan rawat inap lebih singkat. Namun, tidak semua bentuk aorta cocok untuk stent graft, misalnya bila bagian aorta yang sehat di atas atau di bawah aneurisma terlalu pendek. Setelah stent graft, pencitraan perlu dilakukan seumur hidup, dan sebagian pasien memerlukan tindakan tambahan di kemudian hari. Pada pasien muda atau dengan kelainan jaringan ikat seperti sindrom Marfan, operasi terbuka sering lebih dipilih.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Aneurisma Aorta Perut yang Perlu DiperbaikiDiameter sekitar 5,5 cm pada pria atau 5,0 cm pada wanita, tumbuh cepat, atau menimbulkan nyeri, dengan bentuk aorta yang sesuai untuk stent graft.
  • Aneurisma Aorta Dada Bagian TurunPelebaran sekitar 5,5 cm atau lebih, atau yang tumbuh cepat. Bila bentuk aortanya sesuai, stent graft umumnya lebih dipilih daripada operasi terbuka.
  • Diseksi Aorta Tipe B dengan KomplikasiRobekan dinding aorta dada bagian turun yang menyebabkan gangguan aliran darah ke organ, nyeri yang tidak mereda, pelebaran cepat, atau ancaman pecah.
  • Aneurisma Pecah atau Cedera AortaPada keadaan darurat, seperti aneurisma yang pecah atau robekan aorta akibat kecelakaan, stent graft dapat dipasang cepat bila bentuk aortanya memungkinkan.
  • Kelainan Dinding Aorta LainMisalnya tukak yang menembus dinding aorta (penetrating aortic ulcer) atau perdarahan di dalam dinding aorta (hematoma intramural) yang disertai komplikasi.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Bentuk Aorta Tidak SesuaiBagian aorta sehat di atas atau di bawah aneurisma terlalu pendek, terlalu bengkok, atau terlalu lebar untuk menahan stent graft. Stent graft khusus atau operasi terbuka dapat dipertimbangkan.
  • Pembuluh Darah Panggul Kecil atau BerkelokJalan masuk kateter sulit dilalui. Tim dapat memakai akses lain atau cara tambahan.
  • Aneurisma Dekat Cabang PentingBila aneurisma melibatkan pangkal arteri ginjal, usus, atau pembuluh darah ke lengan dan otak, diperlukan stent graft berlubang atau bercabang, atau operasi tambahan untuk menjaga aliran ke cabang tersebut.
  • Kelainan Jaringan IkatPada sindrom Marfan dan kelainan serupa, operasi terbuka umumnya lebih dipilih untuk tindakan terencana.
  • Gangguan Ginjal atau Alergi Zat KontrasPerlu persiapan khusus, seperti cairan infus dan pengaturan jumlah zat kontras.
  • Infeksi Aorta atau Infeksi AktifAneurisma akibat infeksi memerlukan penanganan khusus, dan tindakan terencana biasanya ditunda sampai infeksi teratasi.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Tim akan memberikan instruksi tertulis sesuai rencana tindakan Anda.

CT angiografi dan pemeriksaan lain. CT angiografi penting untuk mengukur aorta dan memilih ukuran stent graft. Tes darah untuk fungsi ginjal dan pembekuan darah, EKG, serta pemeriksaan jantung dan paru juga dilakukan.

Obat yang sedang diminum. Bawa daftar semua obat dan suplemen. Pengencer darah dan sebagian obat diabetes, seperti metformin, mungkin perlu disesuaikan. Jangan menghentikan obat apa pun tanpa arahan dokter.

Puasa. Ikuti instruksi puasa dari tim anestesi, biasanya beberapa jam sebelum tindakan.

Alergi. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi terhadap zat kontras, obat, plester, atau lateks.

Berhenti merokok. Merokok mempercepat pertumbuhan aneurisma dan meningkatkan risiko komplikasi. Berhentilah sesegera mungkin; tim dapat membantu.

Rencanakan pendamping. Siapkan pendamping untuk pulang dan bantuan di rumah selama minggu pertama setelah tindakan.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Tindakan dilakukan di ruang kateterisasi atau ruang operasi hibrida, yaitu ruang operasi yang dilengkapi alat sinar X.

Pembiusan

Tindakan dapat dilakukan dengan bius umum, bius regional, atau bius lokal disertai obat penenang, bergantung pada letak aneurisma dan keadaan Anda. Pada tindakan di aorta dada dengan risiko tertentu, selang kecil dapat dipasang di punggung bawah untuk mengalirkan cairan otak dan sumsum tulang belakang, guna melindungi sumsum tulang belakang.

Akses Pembuluh Darah

Dokter memasukkan selang lewat arteri di lipat paha, dengan tusukan jarum atau sayatan kecil. Kadang arteri di lengan juga dipakai.

Memetakan Aorta

Zat kontras disuntikkan dan gambar sinar X diambil untuk memastikan letak aneurisma serta pangkal cabang penting, seperti arteri ginjal.

Memasang Stent Graft

Stent graft yang terlipat di dalam kateter didorong ke tempatnya, lalu dibuka sehingga menempel pada dinding aorta yang sehat di atas dan di bawah aneurisma. Pada aorta perut, kaki stent graft diteruskan ke pembuluh darah panggul kiri dan kanan. Balon dapat dikembangkan untuk merapatkan sambungannya.

Memastikan Hasil

Zat kontras disuntikkan kembali untuk memastikan darah mengalir di dalam stent graft dan tidak ada kebocoran ke kantong aneurisma. Kateter dilepas, lalu pembuluh darah ditutup dengan alat penutup atau jahitan.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Sayatan BesarStent graft dipasang lewat pembuluh darah di lipat paha, tanpa membuka dada atau perut.
  • Pemulihan Lebih CepatRawat inap umumnya lebih singkat, dan Anda dapat kembali beraktivitas lebih cepat daripada setelah operasi terbuka.
  • Mencegah Aneurisma PecahStent graft mengalihkan aliran darah dari dinding yang lemah, sehingga tekanan pada kantong aneurisma berkurang.
  • Pilihan bagi Pasien Berisiko TinggiPasien yang berisiko tinggi menjalani operasi besar, misalnya karena usia lanjut atau penyakit jantung dan paru, tetap dapat ditangani.
  • Penanganan Cepat pada Keadaan DaruratPada diseksi aorta dengan komplikasi atau aneurisma pecah, stent graft dapat dipasang cepat bila bentuk aortanya sesuai.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Kebocoran di Sekitar Stent Graft (Endoleak)Darah masih mengalir ke kantong aneurisma di luar stent graft. Sebagian menutup sendiri, sebagian lain memerlukan tindakan tambahan. Karena itu pencitraan berkala sangat penting.
  • Stent Graft Bergeser atau TersumbatStent graft dapat bergeser, atau salah satu kakinya tersumbat, sehingga mungkin perlu tindakan ulang.
  • Masalah di Bekas TusukanPerdarahan, memar, atau cedera arteri di lipat paha, yang umumnya dapat ditangani.
  • Gangguan Ginjal akibat Zat KontrasLebih mungkin terjadi bila fungsi ginjal sudah menurun sebelumnya.
  • Gangguan Sumsum Tulang Belakang atau StrokeJarang, dan lebih berkaitan dengan TEVAR: kelemahan tungkai karena berkurangnya aliran darah ke sumsum tulang belakang, atau stroke. Tim menyiapkan langkah pencegahan sesuai risiko Anda.
  • Tindakan Ulang di Kemudian HariDibanding operasi terbuka, tindakan tambahan lebih sering diperlukan di tahun-tahun berikutnya.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Kebanyakan pasien dapat mulai berjalan pada hari yang sama atau keesokan harinya, dan pulang setelah beberapa hari bila tidak ada komplikasi.

Di rumah sakit. Tekanan darah, fungsi ginjal, aliran darah ke tungkai, dan bekas tusukan dipantau. Setelah TEVAR, kekuatan dan rasa di kedua tungkai juga diperiksa berkala.

Aktivitas. Aktivitas ringan dapat dimulai segera. Hindari mengangkat beban berat dan olahraga berat selama sekitar dua minggu, atau lebih lama bila ada sayatan di lipat paha.

Demam ringan dan pegal. Beberapa hari setelah tindakan, sebagian pasien mengalami demam ringan, pegal, atau lemas sebagai reaksi tubuh terhadap stent graft. Keluhan ini biasanya mereda sendiri, tetapi tetap sampaikan kepada tim.

Obat dan gaya hidup. Minum obat sesuai resep, termasuk obat tekanan darah dan penurun kolesterol, dan jangan kembali merokok.

Pencitraan seumur hidup. CT angiografi biasanya dilakukan sekitar satu bulan setelah tindakan, lalu berkala, umumnya setiap tahun. Untuk aorta perut, USG Doppler dapat dipakai pada sebagian kontrol. Pemeriksaan ini penting untuk menemukan kebocoran atau pergeseran stent graft sejak dini.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Nyeri perut, punggung, atau dada yang hebat dan mendadak
  • Bengkak yang membesar atau perdarahan di bekas tusukan
  • Tungkai dingin, pucat, nyeri, baal, atau lemah
  • Demam tinggi yang tidak turun, atau luka yang merah dan bernanah
  • Jumlah air kencing jauh berkurang

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Widya T. Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K)

Bedah Jantung Dewasa

Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center

Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner

Lihat Profil
Teknologi

CT Scan 512 Slices

Pemindai CT yang menghasilkan hingga 512 irisan gambar dalam satu putaran untuk melihat arteri koroner, kalsium di dinding…

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan pasien dan keluarga tentang pemasangan stent graft aorta. Rencana tindakan untuk Anda ditentukan setelah pemeriksaan oleh tim.

Apa bedanya EVAR dan TEVAR?

Keduanya adalah pemasangan stent graft lewat kateter. EVAR dilakukan di aorta perut, umumnya untuk aneurisma aorta perut. TEVAR dilakukan di aorta dada bagian turun, misalnya untuk aneurisma aorta dada, diseksi aorta tipe B, atau cedera aorta. Cara pemasangannya serupa, tetapi persiapan dan risikonya dapat berbeda sesuai letak aorta yang diperbaiki.

Apakah stent graft lebih baik daripada operasi terbuka?

Bergantung pada keadaan Anda. Stent graft memberi pemulihan lebih singkat dan risiko awal yang lebih rendah. Operasi terbuka lebih jarang memerlukan tindakan ulang dan pencitraan jangka panjang. Karena itu, hasil jangka panjang stent graft sangat bergantung pada kontrol dan pencitraan berkala. Tim akan menimbang bentuk aorta, usia, dan kesehatan Anda sebelum memberi saran.

Berapa lama saya dirawat dan kapan boleh beraktivitas?

Setelah EVAR terencana, rawat inap umumnya 1 sampai 3 hari; setelah TEVAR biasanya sedikit lebih lama. Aktivitas ringan dapat dimulai segera, tetapi hindari mengangkat beban berat dan olahraga berat sekitar dua minggu, atau lebih lama bila ada sayatan di lipat paha. Tanyakan kepada tim kapan Anda boleh menyetir dan kembali bekerja.

Mengapa saya perlu CT scan berkala setelah pemasangan?

Stent graft dapat bergeser, dan darah kadang masih merembes ke kantong aneurisma (endoleak) tanpa menimbulkan keluhan. CT angiografi atau USG Doppler berkala membantu menemukan masalah ini sejak dini, sebelum aneurisma membesar. Jadwal pencitraan umumnya dimulai sekitar satu bulan setelah tindakan, lalu setiap tahun seumur hidup.

Apakah stent graft bisa dipasang pada keadaan darurat?

Bisa, bila bentuk aorta memungkinkan dan stent graft yang sesuai tersedia. Stent graft dapat dipakai pada aneurisma aorta yang pecah, diseksi aorta tipe B dengan komplikasi, dan robekan aorta akibat kecelakaan. Nyeri dada, punggung, atau perut yang hebat dan mendadak adalah keadaan darurat: segera ke IGD terdekat.

Apakah saya boleh menjalani MRI setelah memasang stent graft?

Sebagian besar stent graft aman untuk MRI dengan syarat tertentu. Simpan kartu implan yang diberikan tim, karena kartu itu berisi jenis dan merek stent graft yang dibutuhkan petugas MRI. Detektor logam di bandara umumnya tidak terpengaruh, tetapi kartu implan membantu bila petugas bertanya.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K).

  1. Isselbacher EM, Preventza O, Hamilton Black J, dkk. 2022 ACC/AHA Guideline for the Diagnosis and Management of Aortic Disease. Circulation. 2022;146(24):e334-e482.
  2. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
  3. Chaikof EL, Dalman RL, Eskandari MK, dkk. The Society for Vascular Surgery practice guidelines on the care of patients with an abdominal aortic aneurysm. J Vasc Surg. 2018;67(1):2-77.e2.
  4. Patel R, Sweeting MJ, Powell JT, dkk. Endovascular versus open repair of abdominal aortic aneurysm in 15-years' follow-up of the UK endovascular aneurysm repair trial 1 (EVAR trial 1): a randomised controlled trial. Lancet. 2016;388(10058):2366-2374.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Pemasangan Stent Graft Aorta

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur