Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

Pemeriksaan PVR

Pulse Volume Recording / PVR

Pemeriksaan tanpa jarum yang merekam denyut aliran darah di tungkai dengan manset, untuk menemukan lokasi dan beratnya penyempitan arteri tungkai.

Ditinjau secara medis olehdr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui29 September 2026
Ilustrasi pemeriksaan PVR pada kaki dengan manset di paha, betis, dan pergelangan kaki serta gelombang nadi yang melemah akibat penyempitan arteri.
Ilustrasi Pemeriksaan PVR
Kelompok prosedur
Diagnostik
Durasi tindakan
30 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Pemeriksaan PVR?

Pemeriksaan PVR (pulse volume recording) merekam denyut aliran darah di beberapa bagian tungkai dengan manset seperti alat ukur tensi. Bentuk gelombangnya membantu dokter menemukan penyempitan arteri tungkai. Pemeriksaan ini tanpa jarum dan radiasi, sering dilakukan bersama tes ABI, dan berguna bila arteri kaku akibat diabetes atau penyakit ginjal.

Sumber informasi

Mengenal Pemeriksaan PVR

Apa Itu Pemeriksaan PVR

Pemeriksaan PVR (pulse volume recording) memakai manset seperti alat ukur tekanan darah yang dipasang di beberapa bagian tungkai. Setiap kali jantung berdenyut, volume darah di tungkai bertambah sedikit. Perubahan kecil itu terekam sebagai gelombang. Bentuk gelombang di tiap bagian tungkai menunjukkan seberapa lancar darah mengalir ke bagian tersebut.

Cara Kerja Singkat

Manset diisi udara dengan tekanan rendah, lalu alat merekam gelombang denyut di setiap tingkat. Dokter membandingkan bentuk gelombang dari paha sampai pergelangan kaki.

Membaca Bentuk Gelombang

  • Gelombang normal: naik tajam, puncaknya runcing, lalu turun dengan lekukan kecil.
  • Gelombang mendatar: naik lebih lambat dengan puncak yang tumpul dan rendah. Ini menandakan penyempitan atau sumbatan di atas manset tersebut.
  • Perbandingan antartingkat: bila gelombang di paha normal tetapi di betis mendatar, penyempitan kemungkinan berada di antara kedua tempat itu.

PVR, ABI, dan TBI

PVR sering dilakukan bersama tes ankle-brachial index (ABI), yang membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dan lengan. Pada orang dengan diabetes, penyakit ginjal kronis, atau usia lanjut, arteri tungkai dapat mengeras sehingga hasil ABI tampak normal atau terlalu tinggi. PVR tidak bergantung pada tekanan untuk menekan arteri, sehingga tetap dapat menunjukkan gangguan aliran pada keadaan ini, bersama tes toe-brachial index (TBI).

Pemeriksaan Lanjutan

PVR menunjukkan ada tidaknya gangguan aliran dan perkiraan lokasinya, tetapi tidak memperlihatkan gambar pembuluh darah. Bila tindakan dipertimbangkan, dokter dapat melanjutkan dengan USG dupleks, CT angiografi, atau angiografi kateter.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Nyeri atau Pegal Tungkai saat BerjalanKeluhan yang membaik saat berhenti berjalan dapat menandakan penyempitan arteri tungkai.
  • Hasil ABI yang Tidak Dapat DiandalkanMisalnya arteri tungkai kaku pada diabetes atau penyakit ginjal kronis, sehingga ABI tampak normal atau terlalu tinggi.
  • Menentukan Lokasi PenyempitanPerbandingan gelombang di paha, betis, dan pergelangan kaki membantu memperkirakan letak penyempitan.
  • Luka Kaki yang Sulit SembuhUntuk menilai apakah aliran darah ke kaki cukup untuk mendukung penyembuhan luka.
  • Pemantauan setelah TindakanSetelah pemasangan balon, stent, atau operasi bypass tungkai, untuk memantau aliran darah dari waktu ke waktu.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Luka, Perban, atau Gips di Tempat MansetManset tidak dipasang di atas luka atau gips, sehingga pemeriksaan disesuaikan atau tingkat tersebut dilewati.
  • Dugaan Bekuan Darah di Vena TungkaiManset tidak dikembangkan di tungkai yang dicurigai berisi bekuan baru. USG dupleks dilakukan lebih dulu.
  • Operasi atau Tindakan Pembuluh yang BaruDokter menentukan apakah manset aman dipasang di atas daerah operasi atau tindakan yang baru dilakukan.
  • Bengkak Tungkai yang BeratDapat mengurangi ketepatan rekaman, sehingga hasil dibaca bersama pemeriksaan lain.
  • Kaki Mendadak Nyeri Hebat, Pucat, dan DinginIni dapat menandakan sumbatan mendadak. Jangan menunggu jadwal pemeriksaan dan segera ke IGD.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Pemeriksaan PVR tidak memerlukan persiapan khusus dan tidak perlu puasa.

Pakaian. Kenakan pakaian longgar yang mudah digulung atau dilepas di bagian tungkai. Anda mungkin diminta memakai baju pemeriksaan dan melepas kaus kaki.

Rokok. Hindari merokok setidaknya dua jam sebelum pemeriksaan, karena rokok menyempitkan pembuluh darah untuk sementara.

Istirahat. Datanglah lebih awal. Anda akan berbaring beristirahat sekitar 10 menit sebelum perekaman dimulai.

Obat. Minum obat rutin seperti biasa, kecuali dokter memberi instruksi lain.

Informasi penting. Beri tahu petugas bila Anda pernah menjalani operasi atau tindakan pembuluh darah tungkai, memiliki luka di kaki, atau sedang dirawat karena bekuan darah.

Sepatu. Bila tes berjalan di treadmill direncanakan, kenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 30 menit, termasuk waktu istirahat. Bila dilanjutkan dengan tes berjalan di treadmill, waktunya lebih lama.

Istirahat dan Posisi

Anda berbaring telentang dan beristirahat beberapa menit supaya aliran darah stabil sebelum perekaman.

Pemasangan Manset

Manset dipasang di paha, betis, dan pergelangan kaki, kadang juga di telapak atau jari kaki, serta di lengan sebagai pembanding.

Perekaman Gelombang

Setiap manset diisi udara dengan tekanan rendah secara bergantian, lalu alat merekam gelombang denyut selama beberapa detik. Anda hanya merasakan tekanan ringan. Tetaplah diam dan bernapas biasa selama perekaman.

Pengukuran Tekanan Darah

Pada kunjungan yang sama, tekanan darah di lengan dan pergelangan kaki biasanya diukur untuk menghitung ABI.

Tes Berjalan bila Perlu

Bila hasil saat istirahat normal tetapi keluhan muncul saat berjalan, Anda dapat diminta berjalan di treadmill, lalu perekaman diulang segera setelahnya.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Jarum dan Tanpa RadiasiHanya memakai manset seperti alat ukur tensi, sehingga aman diulang.
  • Tetap Berguna pada Arteri yang KakuMembantu menilai aliran darah saat hasil ABI tidak dapat diandalkan, misalnya pada diabetes atau penyakit ginjal kronis.
  • Memperkirakan Lokasi PenyempitanMembantu dokter menentukan bagian tungkai yang perlu diperiksa lebih lanjut.
  • Pemantauan Jangka PanjangCocok untuk memantau aliran darah tungkai setelah pengobatan atau tindakan.
  • Cepat dan NyamanSelesai dalam sekitar 30 menit, dan Anda dapat langsung beraktivitas.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Tekanan Manset Terasa Tidak NyamanHanya sesaat. Beri tahu petugas bila terasa nyeri.
  • Tidak Memperlihatkan Gambar PembuluhPVR menunjukkan gangguan aliran, bukan bentuk pembuluh, sehingga USG dupleks atau CT angiografi mungkin diperlukan.
  • Hasil Dipengaruhi Keadaan TungkaiBengkak berat, berat badan berlebih, atau gerakan saat perekaman dapat mengurangi ketepatan hasil.
  • Keluhan saat Tes TreadmillBila tes berjalan dilakukan, nyeri tungkai atau keluhan dada dapat muncul. Tes segera dihentikan bila perlu.
  • Memar Kecil pada Kulit yang RapuhSangat jarang, terutama pada orang lanjut usia atau yang minum pengencer darah.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas.

Kulit. Bekas tekanan manset dapat terlihat sebentar di kulit dan hilang sendiri.

Membahas hasil. Dokter membaca hasil bersama keluhan dan pemeriksaan lain, lalu menjelaskan apakah perlu pengobatan, latihan berjalan terstruktur, atau pemeriksaan lanjutan.

Kebiasaan sehat. Bila ditemukan penyempitan arteri tungkai, berhenti merokok, latihan berjalan teratur, serta pengendalian gula darah, tekanan darah, dan kolesterol sangat membantu.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Tungkai atau kaki tiba-tiba nyeri hebat, pucat, dingin, atau baal
  • Nyeri kaki saat istirahat, terutama pada malam hari
  • Luka di kaki yang memburuk, menghitam, atau bernanah
  • Nyeri dada atau sesak napas

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD

Spesialis Penyakit Dalam

Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik

Lihat Profil

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang pemeriksaan PVR. Instruksi untuk pemeriksaan Anda secara khusus diberikan oleh tim.

Apa bedanya PVR dengan tes ABI?

Tes ABI membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dengan tekanan di lengan dan menghasilkan angka. PVR merekam bentuk gelombang denyut di beberapa bagian tungkai. Keduanya saling melengkapi dan sering dilakukan bersamaan. PVR terutama membantu saat arteri tungkai kaku, karena pada keadaan itu angka ABI dapat menyesatkan.

Apakah pemeriksaan PVR terasa sakit?

Tidak. Anda hanya merasakan manset mengencang sebentar di paha, betis, atau pergelangan kaki, mirip saat mengukur tekanan darah. Tidak ada jarum, suntikan, atau radiasi. Bila tekanan manset terasa tidak nyaman, misalnya pada tungkai yang nyeri, beri tahu petugas supaya dapat disesuaikan.

Apakah perlu puasa sebelum pemeriksaan PVR?

Tidak perlu. Anda dapat makan, minum, dan minum obat seperti biasa. Yang perlu diperhatikan adalah tidak merokok setidaknya dua jam sebelum pemeriksaan dan datang lebih awal untuk beristirahat. Kenakan pakaian longgar supaya manset mudah dipasang di tungkai, dan bawa hasil pemeriksaan pembuluh darah sebelumnya bila ada.

Apa arti gelombang yang mendatar?

Gelombang yang mendatar, dengan puncak rendah dan tumpul, menunjukkan aliran darah ke bagian tersebut berkurang karena penyempitan atau sumbatan di atasnya. Dengan membandingkan gelombang di paha, betis, dan pergelangan kaki, dokter dapat memperkirakan letaknya. Hasil ini kemudian dibaca bersama keluhan dan pemeriksaan lain.

Apakah penyandang diabetes perlu pemeriksaan PVR?

Penyandang diabetes lebih berisiko mengalami penyempitan arteri tungkai, dan arterinya sering mengeras sehingga hasil ABI kurang dapat diandalkan. Karena itu, dokter dapat meminta PVR atau TBI, terutama bila ada nyeri tungkai saat berjalan, luka kaki yang sulit sembuh, atau denyut nadi kaki yang lemah.

Berapa lama pemeriksaannya?

Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 30 menit, termasuk waktu istirahat sebelum perekaman dan pengukuran ABI. Bila dokter meminta tes berjalan di treadmill, waktunya bertambah. Tim akan memberi perkiraan waktu saat membuat jadwal, jadi siapkan waktu yang cukup dan datang sebelum jam yang ditentukan.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).

  1. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
  2. Gornik HL, Aronow HD, Goodney PP, dkk. 2024 ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS Guideline for the Management of Lower Extremity Peripheral Artery Disease. Circulation. 2024;149(24):e1313-e1410.
  3. Aboyans V, Criqui MH, Abraham P, dkk. Measurement and Interpretation of the Ankle-Brachial Index: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2012;126(24):2890-2909.
  4. Sumpio BE, Benitez E. Pulse volume recording for peripheral vascular disease diagnosis in diabetes patients. J Vasc Diagn. 2015.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Pemeriksaan PVR

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur