Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

Tes Toe-Brachial Index / TBI

Toe-Brachial Index / TBI Test

Pemeriksaan tanpa jarum yang membandingkan tekanan darah di jempol kaki dan lengan, untuk menilai aliran darah kaki bila hasil tes ABI kurang dapat diandalkan.

Ditinjau secara medis olehdr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D., Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui5 Oktober 2026
Ilustrasi tes toe-brachial index dengan manset kecil di ibu jari kaki, sensor cahaya, kabel, arteri jari kaki, dan gelombang nadi.
Ilustrasi Tes Toe-Brachial Index / TBI
Kelompok prosedur
Diagnostik
Durasi tindakan
20 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Tes Toe-Brachial Index / TBI?

Tes toe-brachial index (TBI) adalah pemeriksaan tanpa jarum yang membandingkan tekanan darah di jempol kaki dengan tekanan darah di lengan. Tes ini dipakai untuk menilai penyakit arteri perifer, terutama pada diabetes, penyakit ginjal, atau usia lanjut, ketika arteri pergelangan kaki kaku sehingga hasil tes ABI kurang dapat diandalkan.

Sumber informasi

Mengenal Tes Toe-Brachial Index / TBI

Apa Itu Tes TBI

Tes toe-brachial index, atau TBI, membandingkan tekanan darah di jempol kaki dengan tekanan darah di lengan. Bila arteri menuju kaki menyempit, tekanan di jempol kaki turun dibandingkan lengan. Tes ini sering dilakukan bersama tes ankle-brachial index (ABI), yang mengukur tekanan di pergelangan kaki.

Cara Kerja Singkat

Manset kecil dipasang di pangkal jempol kaki, dan sensor cahaya dipasang di ujungnya. Manset dikembangkan sampai aliran darah berhenti, lalu dikempiskan perlahan. Tekanan saat aliran darah kembali terbaca oleh sensor, lalu dibagi dengan tekanan darah lengan yang lebih tinggi.

Mengapa Jempol Kaki

Pada diabetes, penyakit ginjal kronis, atau usia lanjut, dinding arteri di pergelangan kaki dapat mengeras karena pengapuran. Arteri yang kaku sulit ditekan manset, sehingga hasil ABI tampak normal atau terlalu tinggi padahal aliran darah sebenarnya kurang. Arteri kecil di jari kaki jauh lebih jarang mengeras, sehingga TBI memberi gambaran yang lebih dapat diandalkan.

Membaca Hasil TBI

  • Di atas 0,70: umumnya dianggap normal.
  • 0,70 atau lebih rendah: menunjukkan penyempitan arteri tungkai.
  • Tekanan jempol kaki di bawah 30 mmHg: aliran darah sangat kurang, sehingga luka kaki sulit sembuh dan perlu segera dievaluasi.

Batas ini adalah panduan umum. Dokter menafsirkan hasil bersama keluhan, pemeriksaan fisik, dan hasil tes lain.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Hasil ABI Terlalu Tinggi atau MeragukanBila arteri pergelangan kaki kaku sehingga ABI lebih dari 1,40 atau tidak dapat diukur.
  • Diabetes atau Penyakit Ginjal KronisArteri pada kondisi ini sering mengeras, sehingga TBI lebih dapat diandalkan daripada ABI.
  • Luka Kaki yang Sulit SembuhMembantu menilai apakah aliran darah ke kaki cukup untuk penyembuhan luka.
  • Nyeri Tungkai saat BerjalanUntuk mencari penyempitan arteri sebagai penyebab keluhan, terutama bila hasil ABI normal.
  • Pemeriksaan Berkala Kaki DiabetesSebagai bagian dari pemeriksaan aliran darah kaki pada penyandang diabetes.
  • Pemantauan setelah TindakanMenilai hasil pelebaran arteri atau operasi bypass dari waktu ke waktu.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Jempol Kaki DiamputasiPengukuran dapat dilakukan di jari kaki kedua, atau dipilih pemeriksaan lain.
  • Luka Terbuka atau Jaringan Mati di Jari KakiManset tidak dipasang di atas luka. Dokter memilih jari lain atau pemeriksaan lain.
  • Nyeri Hebat saat Manset DikembangkanPemeriksaan dapat dihentikan kapan saja bila Anda merasa sangat tidak nyaman.
  • Akses Cuci Darah atau Riwayat Operasi Payudara di Satu LenganTekanan darah diukur di lengan sisi lain untuk menghindari cedera atau pembengkakan.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Tes ini tidak memerlukan persiapan khusus.

Makan dan obat. Anda boleh makan dan minum seperti biasa, dan obat rutin tetap diminum.

Rokok, kopi, dan olahraga. Hindari merokok setidaknya dua jam sebelum tes, serta kopi dan olahraga berat sebelum tes, karena dapat memengaruhi tekanan darah dan aliran darah kaki.

Kaki tetap hangat. Jari kaki yang dingin dapat membuat hasil tampak lebih rendah. Kenakan kaus kaki dan alas kaki yang nyaman, dan beri tahu petugas bila kaki Anda terasa dingin.

Pakaian. Kenakan pakaian longgar supaya lengan atas dan kaki mudah dibuka.

Hasil sebelumnya. Bawa hasil tes ABI, USG dupleks, atau catatan tindakan pembuluh darah bila ada. Beri tahu petugas bila ada luka di kaki, akses cuci darah di lengan, atau riwayat operasi payudara.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 15 sampai 30 menit, dan sering dilakukan bersama tes ABI.

Beristirahat

Anda berbaring telentang di ruangan yang hangat selama sekitar 10 menit supaya tekanan darah stabil. Kaus kaki dilepas, dan kaki dapat diselimuti atau dihangatkan bila terasa dingin.

Tekanan Darah Lengan

Tekanan darah diukur di kedua lengan dengan manset biasa. Nilai yang lebih tinggi dipakai untuk perhitungan.

Tekanan Darah Jempol Kaki

Manset kecil dipasang di pangkal jempol kaki, dan sensor cahaya dipasang di ujungnya. Manset dikembangkan sebentar sampai terasa kencang, lalu dikempiskan perlahan sampai sensor mendeteksi aliran darah kembali. Pengukuran dilakukan di kedua kaki.

Perhitungan Hasil

Tekanan jempol kaki dibagi tekanan lengan yang lebih tinggi untuk mendapatkan nilai TBI di setiap kaki. Hasilnya biasanya dapat langsung dijelaskan setelah pemeriksaan.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Jarum dan Tanpa RadiasiHanya memakai manset dan sensor cahaya, sehingga aman diulang kapan saja.
  • Andal pada Arteri yang KakuTetap bermakna pada diabetes dan penyakit ginjal, ketika hasil ABI kurang dapat diandalkan.
  • Cepat dengan Hasil LangsungSelesai dalam waktu singkat, dan hasilnya dapat langsung dijelaskan.
  • Menilai Peluang Penyembuhan LukaTekanan jempol kaki membantu memperkirakan apakah aliran darah cukup untuk menyembuhkan luka.
  • Memantau dari Waktu ke WaktuBerguna untuk melihat perkembangan penyakit atau hasil tindakan.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Rasa Tidak Nyaman dari MansetJempol kaki dapat terasa tertekan, kesemutan, atau pegal sebentar.
  • Hasil Kurang Akurat bila Kaki DinginPembuluh jari kaki menyempit saat dingin, sehingga kaki dihangatkan lebih dulu.
  • Sulit Diukur pada Kondisi TertentuLuka, amputasi, atau aliran darah yang sangat lemah dapat menyulitkan pengukuran, sehingga diperlukan pemeriksaan lain.
  • Nyeri pada Kaki dengan Aliran Darah Sangat KurangManset dikembangkan sesingkat mungkin, dan pemeriksaan dapat dihentikan kapan saja.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung pulang dan beraktivitas seperti biasa.

Rasa di jempol kaki. Rasa kesemutan atau pegal ringan dari manset akan hilang dalam beberapa menit.

Hasil. Dokter menjelaskan arti nilai TBI dan langkah selanjutnya, misalnya pengobatan, latihan berjalan, perawatan kaki, atau pemeriksaan lanjutan seperti USG dupleks atau CT angiografi.

Perawatan kaki. Bila Anda menyandang diabetes, periksa kaki setiap hari dan jaga kaki tetap bersih, kering, dan terlindungi.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Kaki atau jari kaki tiba-tiba dingin, pucat, atau kebiruan
  • Nyeri kaki saat istirahat yang makin berat, terutama di malam hari
  • Luka di kaki yang memburuk, bernanah, atau menghitam

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD

Spesialis Penyakit Dalam

Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik

Lihat Profil

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang tes TBI. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.

Apa bedanya tes TBI dengan tes ABI?

Tes ABI membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dengan lengan, sedangkan TBI memakai tekanan di jempol kaki. Pada diabetes, penyakit ginjal, atau usia lanjut, arteri pergelangan kaki dapat kaku sehingga ABI tampak normal padahal aliran darah kurang. Arteri jari kaki jarang mengeras, sehingga TBI dipakai untuk melengkapi ABI. Keduanya sering dilakukan bersamaan.

Apakah tes TBI terasa sakit?

Tidak menyakitkan. Yang terasa hanya tekanan dari manset kecil di jempol kaki selama beberapa detik saat dikembangkan, mirip saat tekanan darah lengan diukur. Kadang muncul rasa kesemutan ringan yang segera hilang. Bila ada luka atau nyeri di kaki, beri tahu petugas supaya manset dipasang dengan hati-hati atau di jari lain.

Apa arti nilai TBI saya?

Secara umum, TBI di atas 0,70 dianggap normal, sedangkan 0,70 atau lebih rendah menunjukkan penyempitan arteri tungkai. Tekanan jempol kaki di bawah 30 mmHg menandakan aliran darah sangat kurang, sehingga luka sulit sembuh. Batas ini hanya panduan umum. Dokter menafsirkan hasil bersama keluhan dan pemeriksaan lain, jadi diskusikan hasil Anda dengan dokter.

Mengapa kaki saya perlu hangat saat pemeriksaan?

Pembuluh darah kecil di jari kaki menyempit saat dingin. Akibatnya, tekanan jempol kaki dapat terbaca lebih rendah dari sebenarnya dan hasil tampak lebih buruk. Karena itu, pemeriksaan dilakukan di ruangan yang hangat, Anda diminta beristirahat lebih dulu, dan kaki dapat diselimuti atau dihangatkan sebelum pengukuran dimulai.

Apakah penyandang diabetes perlu tes TBI secara rutin?

Pedoman kaki diabetes menganjurkan pemeriksaan aliran darah kaki secara berkala, setidaknya setahun sekali, dengan meraba denyut kaki dan tes seperti ABI atau TBI. Pemeriksaan lebih sering dapat diperlukan bila ada luka, nyeri tungkai, atau hasil sebelumnya tidak normal. Dokter akan menentukan jadwal yang sesuai untuk Anda.

Bagaimana bila hasil TBI saya rendah?

Hasil yang rendah menunjukkan aliran darah ke kaki berkurang. Dokter biasanya melanjutkan dengan pemeriksaan untuk melihat letak penyempitan, misalnya USG dupleks atau CT angiografi. Penanganannya dapat berupa obat, berhenti merokok, latihan berjalan, dan perawatan kaki, hingga tindakan untuk membuka aliran darah bila diperlukan.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D..

  1. Aboyans V, Criqui MH, Abraham P, dkk. Measurement and Interpretation of the Ankle-Brachial Index: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2012;126(24):2890-2909.
  2. Høyer C, Sandermann J, Petersen LJ. The toe-brachial index in the diagnosis of peripheral arterial disease. J Vasc Surg. 2013;58(1):231-238.
  3. Fitridge R, Chuter V, Mills J, dkk. The intersocietal IWGDF, ESVS, SVS guidelines on peripheral artery disease in people with diabetes and a foot ulcer. Diabetes Metab Res Rev. 2024;40(3):e3686.
  4. Gornik HL, Aronow HD, Goodney PP, dkk. 2024 ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS Guideline for the Management of Lower Extremity Peripheral Artery Disease. Circulation. 2024;149(24):e1313-e1410.
  5. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Tes Toe-Brachial Index / TBI

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur