Jawaban singkat
Apa Itu Takikardia Supraventrikular?
Takikardia supraventrikular (SVT) adalah serangan denyut jantung cepat dan teratur dari serambi atau simpul AV yang mulai dan berhenti tiba-tiba. Umumnya tidak mengancam nyawa dan dapat ditangani dengan manuver vagal, obat, atau ablasi.
Sumber informasiTanda yang Memerlukan Pertolongan Segera
- Pingsan atau hampir tidak sadarkan diri
- Nyeri dada berat
- Sesak napas berat
- Serangan tidak berhenti setelah manuver vagal yang diajarkan dokter
- Berdebar cepat disertai keringat dingin, pucat, dan lemas berat
- Bayi sangat lemas, pucat keabuan, atau tidak mau menyusu
Bila tanda ini muncul, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
01 / Memahami kondisi
Mengenal Takikardia Supraventrikular
Takikardia supraventrikular, sering disingkat SVT, adalah sekelompok gangguan irama yang membuat jantung tiba-tiba berdetak cepat, biasanya di atas 150 kali per menit. Sinyalnya berasal dari bagian di atas bilik jantung, yaitu serambi atau simpul AV, gerbang listrik yang meneruskan sinyal dari serambi ke bilik. Ciri khasnya, serangan mulai dan berhenti secara mendadak, seperti tombol yang dinyalakan lalu dimatikan.
Jenis SVT
Ada tiga jenis utama. Jenis yang banyak ditemui adalah AVNRT, yaitu sinyal yang berputar di antara dua jalur kecil di sekitar simpul AV. Jenis kedua adalah AVRT, yaitu sinyal yang berputar melewati jalur listrik tambahan bawaan sejak lahir antara serambi dan bilik. Bila jalur tambahan ini terlihat pada EKG saat irama normal, keadaannya dibahas di halaman Sindrom Wolff-Parkinson-White. Jenis ketiga adalah sinyal cepat dari satu titik di serambi, yang dibahas di halaman Takikardia Atrium. Fibrilasi dan flutter atrium juga berasal dari serambi, tetapi dibahas terpisah karena penanganannya berbeda.
Siapa yang Mengalaminya
SVT dapat muncul pada usia berapa pun, termasuk bayi, dan sering dialami orang muda yang jantungnya sehat. AVNRT lebih sering ditemukan pada perempuan, sedangkan AVRT lebih sering muncul pertama kali di usia anak atau remaja. Serangan dapat dipicu kafein, alkohol, kurang tidur, stres, membungkuk, atau muncul tanpa pemicu yang jelas. Pada sebagian perempuan, serangan lebih sering kambuh selama kehamilan.
Apa yang Terjadi saat Serangan
Selama serangan, jantung berdetak terlalu cepat sehingga bilik tidak sempat terisi penuh. Anda dapat merasakan debaran kencang dan teratur di dada atau leher, pusing, sesak, atau rasa tidak nyaman di dada. Serangan dapat berlangsung beberapa detik sampai beberapa jam. Setelah serangan, sebagian orang merasa lelah atau ingin buang air kecil.
SVT umumnya tidak mengancam nyawa dan jarang merusak jantung. Namun, serangan berulang dapat mengganggu pekerjaan, olahraga, dan rasa aman. SVT dapat ditangani dengan manuver vagal, obat, dan ablasi kateter, yang pada banyak pasien menghilangkan serangan untuk jangka panjang.
02 / Memahami kondisi
Gejala yang Perlu Dikenali.
Gejala Umum
- Jantung berdebar sangat cepat dan teratur yang mulai tiba-tiba
- Serangan berhenti sama mendadaknya seperti saat mulai
- Denyut terasa kuat di leher
- Pusing atau kepala terasa melayang
- Sesak napas atau rasa tidak nyaman di dada
- Lemas, cemas, atau berkeringat saat serangan
- Ingin buang air kecil setelah serangan reda
Gejala pada Bayi
Bayi tidak dapat mengeluh berdebar, sehingga SVT dikenali dari perubahan perilaku, warna kulit, dan napasnya.
- Rewel terus atau justru tampak sangat lemas dan mengantuk
- Malas atau berhenti menyusu
- Napas cepat atau tampak terengah-engah
- Kulit pucat atau keabu-abuan dan berkeringat
- Denyut di dada terlihat atau teraba sangat cepat
Gejala pada Anak-Anak
Anak yang lebih besar sering menggambarkan serangan sebagai jantung yang tiba-tiba berlari atau dada yang terasa aneh.
- Mengeluh jantung berlari atau dada berdebar tiba-tiba
- Mengeluh nyeri dada atau perut saat serangan
- Tiba-tiba berhenti bermain, tampak pucat dan lemas
- Pusing atau merasa ingin pingsan
- Serangan sering muncul saat berolahraga atau membungkuk
03 / Memahami kondisi
Apa yang Menyebabkan Kondisi Ini?
- Dua jalur kecil di sekitar simpul AV yang membuat sinyal berputar (AVNRT)
- Jalur listrik tambahan bawaan antara serambi dan bilik (AVRT)
- Satu titik di serambi yang mengirim sinyal cepat sendiri (takikardia atrium)
- Pemicu serangan seperti kafein, alkohol, nikotin, kurang tidur, atau stres
- Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau efek obat tertentu
- Jaringan parut setelah operasi jantung, termasuk operasi penyakit jantung bawaan
04 / Memahami kondisi
Siapa yang Lebih Berisiko?
Gaya Hidup
Kafein berlebihan, minuman energi, alkohol, merokok, zat stimulan, dan kurang tidur dapat memicu serangan pada orang yang sudah memiliki jalur listrik yang rentan.
Medis
Gangguan tiroid, penyakit jantung bawaan, dan riwayat operasi jantung dapat membuat serangan lebih mudah muncul atau lebih sering kambuh.
Genetik
Jalur listrik tambahan dibawa sejak lahir. Sebagian kecil terkait kelainan bawaan lain, misalnya anomali Ebstein, dan jarang diturunkan dalam keluarga.
Usia
SVT dapat muncul pada bayi, anak, remaja, maupun dewasa. AVRT sering muncul lebih awal, sedangkan AVNRT lebih sering mulai terasa pada usia dewasa muda sampai paruh baya.
Lainnya
AVNRT lebih sering dialami perempuan. Pada sebagian perempuan, serangan juga lebih sering muncul selama kehamilan.
Kelompok yang Lebih Berisiko
- Perempuan Usia Dewasa: AVNRT, jenis SVT yang banyak ditemui, lebih sering dialami perempuan dan biasanya mulai terasa di usia dewasa muda sampai paruh baya.
- Perempuan Hamil: Perubahan aliran darah dan hormon selama kehamilan dapat membuat serangan lebih sering. Penanganan dipilih yang aman bagi kehamilan dan janin.
- Bayi dan Anak: SVT dapat muncul sejak bayi. Serangan pada bayi yang tidak dikenali selama berjam-jam dapat membebani jantung, sehingga perlu segera diperiksa.
- Penyandang Pola Wolff-Parkinson-White: Jalur listrik tambahan yang terlihat di EKG dapat memicu AVRT dan perlu dinilai dokter, terutama bila muncul gejala.
- Orang dengan Penyakit Jantung Bawaan: Jaringan parut setelah operasi jantung bawaan dapat menjadi tempat sinyal berputar dan memicu takikardia dari serambi.
05 / Memahami kondisi
Bagaimana Diagnosis Ditegakkan?
Dokter akan menanyakan bagaimana serangan dimulai dan berhenti, berapa lama, apa pemicunya, dan apa yang membuatnya reda. Diagnosis dipastikan dengan EKG yang direkam saat serangan. SVT biasanya tampak sebagai irama cepat dan teratur dengan gelombang bilik yang ramping, karena sinyal tetap masuk ke bilik lewat jalur normal. EKG di luar serangan juga penting karena dapat menunjukkan jalur listrik tambahan.
Serangan sering sudah berhenti saat Anda tiba di fasilitas kesehatan. Karena itu dokter dapat memakai Holter atau perekam jangka panjang, dan rekaman dari jam pintar dapat menjadi petunjuk awal. Ekokardiografi menilai struktur jantung, sedangkan tes darah memeriksa tiroid. Bila ablasi direncanakan, studi elektrofisiologi memastikan jenis SVT dan lokasi jalur yang keliru dari dalam jantung.
Elektrokardiogram / EKG
Rekaman saat serangan menunjukkan irama cepat dan teratur dengan gelombang bilik yang ramping. Rekaman di luar serangan dapat menunjukkan jalur listrik tambahan.
Pemantauan Holter
Merekam irama selama 24 sampai 48 jam, berguna bila serangan muncul hampir setiap hari.
Monitoring Jantung Jangka Panjang
Perekam yang dipakai lebih lama atau diaktifkan sendiri saat berdebar, bila serangan jarang muncul.
Ekokardiografi
Menilai struktur dan kekuatan pompa jantung, termasuk mencari penyakit jantung bawaan yang dapat menyertai.
Pemeriksaan Fungsi Tiroid
Mencari kelenjar tiroid yang terlalu aktif, yang dapat memicu atau memperberat denyut cepat.
Studi Elektrofisiologi
Memastikan jenis SVT dan lokasi jalur yang keliru dari dalam jantung, biasanya dilanjutkan ablasi pada sesi yang sama.
06 / Memahami kondisi
Pilihan Penanganan.
Penanganan ditentukan dokter setelah evaluasi. Kategori berikut membantu Anda memahami pembicaraan dengan dokter.
Manuver Vagal
Cara sederhana untuk merangsang saraf vagus, misalnya meniup kuat sambil mengejan lalu berbaring dengan kaki diangkat. Cara ini sering menghentikan serangan; dokter akan mengajarkan teknik yang aman bagi Anda.
Obat Suntik di IGD
Bila manuver vagal tidak berhasil, dokter memberikan obat suntik kerja singkat di bawah pemantauan EKG untuk memutus sirkuit yang berputar.
Kardioversi Listrik
Kejutan listrik terkendali dengan pembiusan singkat, dipakai bila serangan disertai tekanan darah turun atau tidak berhenti dengan obat.
Obat Pencegah Kekambuhan
Golongan penghambat beta atau penghambat kanal kalsium dapat mengurangi serangan. Pilihan obat dan takarannya ditentukan dokter, termasuk selama kehamilan.
Ablasi Kateter
Jalur yang membuat sinyal berputar dinonaktifkan lewat kateter dari pembuluh di lipat paha. Pedoman menganjurkan ablasi bagi SVT berulang yang bergejala karena dapat menghilangkan serangan untuk jangka panjang.
07 / Memahami kondisi
Komplikasi yang Perlu Dipantau.
Pingsan dan Cedera
Pada sebagian orang, serangan yang sangat cepat membuat tekanan darah turun sehingga pingsan dan dapat cedera akibat jatuh.
Kardiomiopati Akibat Takikardia
Jarang terjadi, tetapi SVT yang berlangsung terus-menerus berminggu-minggu dapat melemahkan otot jantung. Keadaan ini umumnya membaik setelah iramanya terkendali.
Gagal Jantung pada Bayi
Serangan pada bayi yang tidak dikenali selama berjam-jam sampai berhari-hari dapat membebani jantung, sehingga bayi tampak lemas dan sesak.
Denyut Sangat Cepat pada Jalur Tambahan
Pada penyandang jalur tambahan, fibrilasi atrium dapat diteruskan sangat cepat ke bilik. Keadaan ini jarang, tetapi membutuhkan penilaian dokter dan sering ditangani dengan ablasi.
08 / Memahami kondisi
Apa yang Bisa Dilakukan?
- Kenali dan kurangi pemicu pribadi, misalnya kopi berlebihan, minuman energi, atau alkohol
- Tidur cukup dan kelola stres
- Hindari rokok dan zat stimulan
- Pelajari manuver vagal dari dokter dan latih caranya saat tidak sedang serangan
- Minum obat pencegah sesuai anjuran dan jangan menghentikannya sendiri
- Rekam EKG saat serangan bila memungkinkan, lalu bawa hasilnya saat kontrol
- Bicarakan rencana kehamilan dengan dokter bila Anda pernah mengalami SVT
09 / Memahami kondisi
Kapan Harus ke Dokter?
SVT perlu diperiksa meskipun serangannya cepat berhenti, agar jenisnya pasti dan penanganannya tepat. Buat janji dengan dokter bila Anda mengalami serangan berdebar cepat yang mulai dan berhenti tiba-tiba, terutama bila berulang. Segera ke IGD bila serangan disertai tanda bahaya atau tidak berhenti.
- Serangan berdebar cepat dan teratur yang berulang
- Serangan membuat Anda pusing, sesak, atau harus berhenti beraktivitas
- EKG Anda pernah menunjukkan pola jalur listrik tambahan
- Bayi atau anak tampak pucat, lemas, bernapas cepat, atau malas menyusu
- Pingsan, nyeri dada, sesak berat, atau serangan tidak berhenti: segera ke IGD
Jangan Menunggu bila Kondisinya Darurat.
Bila keluhan terasa berat atau muncul mendadak, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258, bukan menunggu janji temu.
10 / Pertanyaan umum
Hal yang Mungkin Anda Tanyakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang takikardia supraventrikular.
Apakah SVT berbahaya?
Pada sebagian besar orang, SVT tidak mengancam nyawa dan tidak merusak jantung. Namun, serangan dapat sangat tidak nyaman, membuat pusing, atau menyebabkan pingsan. Pada penyandang jalur listrik tambahan dan pada bayi, penilaian dokter lebih mendesak. Karena itu setiap serangan berdebar cepat perlu diperiksa agar jenisnya pasti dan risikonya dapat dinilai.
Apa itu manuver vagal dan bagaimana cara melakukannya?
Manuver vagal adalah cara merangsang saraf vagus untuk memperlambat sinyal di simpul AV sehingga serangan dapat berhenti. Contohnya meniup kuat sambil mengejan sekitar 15 detik dalam posisi setengah duduk, lalu langsung berbaring dengan kaki diangkat. Cara ini sebaiknya dipelajari langsung dari dokter, karena tidak cocok untuk semua orang dan beberapa teknik tidak dianjurkan dilakukan sendiri.
Apakah ablasi dapat menyembuhkan SVT?
Ablasi kateter menonaktifkan jalur listrik yang membuat sinyal berputar. Pada banyak pasien, serangan SVT tidak muncul lagi setelah ablasi, sehingga pedoman menganjurkannya bagi SVT berulang yang bergejala. Seperti tindakan lain, ablasi memiliki risiko, misalnya gangguan hantaran di simpul AV yang jarang terjadi. Dokter akan menjelaskan manfaat dan risikonya sesuai jenis SVT Anda.
Apakah SVT bisa muncul saat hamil?
Bisa. Pada sebagian perempuan, serangan SVT pertama kali muncul atau lebih sering kambuh selama kehamilan. Manuver vagal tetap dapat dicoba, dan dokter akan memilih obat yang aman bagi kehamilan bila diperlukan. Bila Anda pernah mengalami SVT dan merencanakan kehamilan, bicarakan dengan dokter sebelumnya, termasuk kemungkinan ablasi sebelum hamil.
Apakah bayi dan anak bisa mengalami SVT?
Bisa. SVT termasuk gangguan irama yang cukup sering ditemukan pada bayi dan anak. Bayi tidak dapat mengeluh berdebar, sehingga tandanya berupa rewel, malas menyusu, napas cepat, atau kulit pucat. Pada sebagian bayi, SVT menghilang dengan sendirinya sebelum usia satu tahun, tetapi selama itu tetap perlu pengobatan dan pemantauan dokter.
Bolehkah saya berolahraga bila punya SVT?
Pada umumnya boleh. SVT tanpa penyakit jantung lain biasanya tidak menjadi alasan untuk berhenti berolahraga. Bila serangan sering muncul saat olahraga atau disertai pusing berat, bicarakan dengan dokter tentang penanganannya, termasuk ablasi. Atlet dan pekerja yang berisiko bila pingsan, misalnya pengemudi, perlu penilaian khusus sebelum kembali beraktivitas.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K).
- Brugada J, Katritsis DG, Arbelo E, et al. 2019 ESC Guidelines for the management of patients with supraventricular tachycardia. The Task Force for the management of patients with supraventricular tachycardia of the European Society of Cardiology (ESC). Eur Heart J. 2020;41(5):655-720.
- Page RL, Joglar JA, Caldwell MA, et al. 2015 ACC/AHA/HRS Guideline for the Management of Adult Patients With Supraventricular Tachycardia. Circulation. 2016;133(14):e506-e574.
- Katritsis DG, Boriani G, Cosio FG, et al. European Heart Rhythm Association (EHRA) consensus document on the management of supraventricular arrhythmias, endorsed by Heart Rhythm Society (HRS), Asia-Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), and Sociedad Latinoamericana de Estimulacion Cardiaca y Electrofisiologia (SOLAECE). Europace. 2017;19(3):465-511.
- Appelboam A, Reuben A, Mann C, et al. Postural modification to the standard Valsalva manoeuvre for emergency treatment of supraventricular tachycardias (REVERT): a randomised controlled trial. Lancet. 2015;386(10005):1747-1753.
- Philip Saul J, Kanter RJ, Abrams D, et al. PACES/HRS expert consensus statement on the use of catheter ablation in children and patients with congenital heart disease. Heart Rhythm. 2016;13(6):e251-e289.
- Kotadia ID, Williams SE, O'Neill M. Supraventricular tachycardia: An overview of diagnosis and management. Clin Med (Lond). 2020;20(1):43-47.




