Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

Pemeriksaan Fungsi Tiroid

Thyroid Function Test

Tes darah yang mengukur TSH dan hormon tiroid, untuk mengenali kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif, yang dapat memengaruhi irama dan kerja jantung.

Ditinjau secara medis olehdr. Debby C. Soemitha, Sp.PD, Spesialis Penyakit Dalam
Terakhir diperbarui5 Oktober 2026
Ilustrasi tes fungsi tiroid dengan kelenjar tiroid, hormon menuju jantung, ritme jantung, dan tabung sampel darah.
Ilustrasi Pemeriksaan Fungsi Tiroid
Kelompok prosedur
Diagnostik
Durasi tindakan
10 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Pemeriksaan Fungsi Tiroid?

Pemeriksaan fungsi tiroid adalah tes darah yang mengukur TSH dan hormon tiroid, biasanya FT4. Hasilnya menunjukkan apakah kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif (hipertiroid) atau kurang aktif (hipotiroid). Keduanya dapat memengaruhi jantung, misalnya menimbulkan jantung berdebar, fibrilasi atrium, detak jantung lambat, atau kolesterol tinggi.

Sumber informasi

Mengenal Pemeriksaan Fungsi Tiroid

Apa Itu Pemeriksaan Fungsi Tiroid

Kelenjar tiroid di leher menghasilkan hormon yang mengatur kecepatan kerja tubuh, termasuk detak jantung, tekanan darah, dan pengolahan lemak. Kelenjar ini dikendalikan oleh TSH, hormon dari kelenjar kecil di otak. Pemeriksaan fungsi tiroid mengukur TSH dan hormon tiroid dalam darah untuk menilai apakah kelenjar tiroid bekerja normal.

Cara Kerja Singkat

Darah diambil dari pembuluh darah di lengan, lalu laboratorium mengukur TSH dan biasanya FT4, yaitu hormon tiroid bebas yang aktif. Kedua hasil dibaca bersama, karena TSH bergerak berlawanan arah dengan hormon tiroid: bila hormon tiroid berlebih, TSH turun, dan bila hormon tiroid kurang, TSH naik.

Jenis Pemeriksaan

  • TSH: pemeriksaan awal yang peka untuk menyaring gangguan tiroid.
  • FT4: hormon tiroid bebas, untuk memastikan dan menilai beratnya gangguan.
  • FT3 atau T3: diperiksa pada sebagian kasus tiroid yang terlalu aktif.
  • Antibodi tiroid: seperti anti-TPO atau TRAb, untuk mencari penyebab autoimun bila diperlukan.

Membaca Hasil

  • TSH rendah dan FT4 tinggi: tiroid terlalu aktif (hipertiroid).
  • TSH tinggi dan FT4 rendah: tiroid kurang aktif (hipotiroid).
  • TSH tidak normal dengan FT4 normal: gangguan ringan atau subklinis, yang sering dipantau dengan tes ulang.

Rentang normal TSH umumnya sekitar 0,4 sampai 4 mIU/L, tetapi setiap laboratorium punya rentang sendiri, dan nilainya berbeda pada kehamilan. Dokter menafsirkan hasil bersama keluhan dan obat yang Anda minum.

Tiroid dan Jantung

Tiroid yang terlalu aktif dapat membuat jantung berdebar, memicu fibrilasi atrium, menaikkan tekanan darah, dan memperberat gagal jantung. Tiroid yang kurang aktif dapat memperlambat detak jantung, menaikkan kolesterol LDL, dan menimbulkan penumpukan cairan di selaput jantung. Karena itu, pemeriksaan fungsi tiroid dianjurkan saat fibrilasi atrium atau gagal jantung pertama kali ditemukan, serta secara berkala pada pemakai obat amiodaron.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Jantung Berdebar atau Fibrilasi AtriumTiroid yang terlalu aktif adalah salah satu penyebab irama jantung cepat dan tidak teratur.
  • Gagal Jantung atau KardiomiopatiGangguan tiroid dapat menjadi penyebab atau memperberat gagal jantung.
  • Detak Jantung LambatTiroid yang kurang aktif dapat memperlambat detak jantung.
  • Pemakaian Obat AmiodaronObat irama jantung ini dapat mengganggu tiroid, sehingga fungsi tiroid diperiksa sebelum dan selama pengobatan.
  • Gejala Gangguan TiroidSeperti berat badan berubah tanpa sebab, mudah lelah, gemetar, tidak tahan panas atau dingin, atau benjolan di leher.
  • Pemantauan Pengobatan TiroidUntuk menyesuaikan dosis obat tiroid supaya tidak kurang atau berlebih.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Konsumsi Suplemen BiotinBiotin dosis tinggi, misalnya dalam suplemen rambut dan kuku, dapat membuat hasil keliru. Hentikan sesuai arahan dokter sebelum tes.
  • Sakit Berat atau Baru Dirawat IntensifPenyakit berat dapat mengubah hasil sementara, sehingga tes dapat diulang setelah pulih.
  • Obat TertentuMisalnya amiodaron, kortikosteroid, atau heparin. Beri tahu petugas supaya hasil dibaca dengan tepat.
  • Baru Menerima Kontras BeryodiumYodium dalam kontras CT scan atau kateterisasi dapat memengaruhi kerja tiroid selama beberapa minggu.
  • KehamilanRentang normal berbeda pada setiap trimester, sehingga hasil dibaca dengan rentang khusus kehamilan.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Pemeriksaan fungsi tiroid memakai sampel darah dan umumnya tidak memerlukan persiapan khusus.

Tidak perlu puasa. Anda boleh makan dan minum seperti biasa, kecuali tes lain yang diperiksa bersamaan memerlukan puasa.

Obat tiroid. Bila Anda minum levotiroksin, tanyakan apakah obat sebaiknya diminum setelah darah diambil pada hari pemeriksaan, supaya hasil FT4 tidak terpengaruh.

Suplemen biotin. Bila Anda minum suplemen biotin atau vitamin rambut dan kuku, beri tahu petugas. Suplemen ini mungkin perlu dihentikan beberapa hari sebelum tes.

Informasi penting. Beri tahu petugas bila Anda hamil, baru sakit berat, baru menjalani CT scan atau kateterisasi dengan kontras, atau minum obat seperti amiodaron.

Hasil sebelumnya. Bawa hasil tes tiroid sebelumnya supaya dokter dapat melihat perubahannya.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Pengambilan darah umumnya selesai dalam 10 menit, dan hasil biasanya tersedia di hari yang sama atau keesokan harinya.

Pencocokan Identitas

Petugas mencocokkan identitas Anda dengan permintaan pemeriksaan dan menanyakan obat serta suplemen yang diminum.

Pengambilan Darah

Darah diambil dari pembuluh darah di lipat siku ke dalam tabung. Anda mungkin merasakan tusukan sesaat.

Pemeriksaan di Laboratorium

Alat mengukur kadar TSH dan hormon tiroid dalam darah. Bila hasil tidak normal, pemeriksaan lain seperti FT3 atau antibodi tiroid dapat ditambahkan.

Pembacaan Hasil

Dokter membaca hasil bersama keluhan, pemeriksaan jantung, dan obat Anda, lalu menentukan apakah perlu tes ulang, USG tiroid, pengobatan, atau rujukan.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Sederhana dan Tanpa PuasaHanya memerlukan sedikit darah dan dapat dilakukan kapan saja.
  • Menemukan Penyebab Keluhan JantungGangguan tiroid dapat menjelaskan jantung berdebar, fibrilasi atrium, atau detak lambat.
  • Gangguan Tiroid Umumnya Dapat DiobatiMengobati tiroid sering memperbaiki keluhan jantung yang ditimbulkannya.
  • Memantau Keamanan ObatMembantu mendeteksi efek amiodaron terhadap tiroid lebih awal.
  • Menyesuaikan Dosis Obat TiroidMembantu dokter mengatur dosis supaya tidak kurang atau berlebih.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Nyeri atau Memar KecilDi bekas tusukan jarum, umumnya ringan dan cepat hilang.
  • Pusing atau Pingsan SesaatSebagian orang merasa pusing saat diambil darah. Beri tahu petugas supaya Anda dapat berbaring.
  • Hasil Dipengaruhi Obat atau SuplemenBiotin, amiodaron, dan obat tertentu dapat mengubah hasil, sehingga beri tahu petugas.
  • Hasil Berubah saat Sakit BeratPenyakit berat dapat mengubah kadar hormon sementara, sehingga tes kadang perlu diulang.
  • Infeksi di Bekas TusukanSangat jarang karena kulit dibersihkan dan alat yang dipakai steril serta sekali pakai.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas.

Bekas tusukan. Memar kecil wajar dan hilang dalam beberapa hari.

Obat yang tertunda. Minum obat yang ditunda, seperti levotiroksin, setelah darah diambil sesuai arahan.

Bila hasil tidak normal. Dokter menjelaskan langkah selanjutnya. Gangguan tiroid umumnya dapat diobati, dan keluhan jantung yang disebabkannya sering membaik setelah fungsi tiroid kembali normal.

Pemantauan berkala. Pemakai obat tiroid atau amiodaron memerlukan tes ulang secara berkala sesuai jadwal dari dokter.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Jantung berdebar sangat cepat atau tidak teratur, disertai pusing atau sesak
  • Nyeri dada atau hampir pingsan
  • Demam tinggi, gelisah, atau bingung pada penderita tiroid terlalu aktif
  • Sangat lemas, mengantuk berat, atau detak jantung sangat lambat

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD

Spesialis Penyakit Dalam

Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik

Lihat Profil

dr. Siska S. Danny, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures

Fokus klinisPCI pada Sindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer

Lihat Profil

dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.

Aritmia & Elektrofisiologi

Arrhythmia and Device Center

Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung

Lihat Profil

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang pemeriksaan fungsi tiroid. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.

Apakah perlu puasa sebelum tes fungsi tiroid?

Tidak perlu. Tes fungsi tiroid tidak dipengaruhi makanan, sehingga Anda dapat makan dan minum seperti biasa. Bila tes ini dilakukan bersamaan dengan tes lain yang memerlukan puasa, seperti gula darah puasa atau kolesterol, ikuti instruksi puasa dari petugas untuk tes tersebut.

Apa hubungan tiroid dengan jantung?

Hormon tiroid mengatur kecepatan kerja tubuh, termasuk jantung. Tiroid yang terlalu aktif dapat membuat jantung berdebar, memicu fibrilasi atrium, dan memperberat gagal jantung. Tiroid yang kurang aktif dapat memperlambat detak jantung dan menaikkan kolesterol. Mengobati gangguan tiroid sering membantu memperbaiki keluhan jantung tersebut.

Mengapa suplemen biotin perlu diberitahukan?

Biotin dosis tinggi, yang sering ada dalam suplemen rambut, kulit, dan kuku, dapat mengganggu cara kerja alat pemeriksaan. Akibatnya, hasil dapat tampak seperti tiroid terlalu aktif padahal normal. Beri tahu petugas bila Anda minum biotin, karena suplemen ini mungkin perlu dihentikan beberapa hari sebelum tes.

Saya minum amiodaron. Mengapa tiroid perlu diperiksa?

Amiodaron adalah obat irama jantung yang mengandung banyak yodium, sehingga dapat membuat tiroid kurang aktif atau terlalu aktif. Karena itu, fungsi tiroid biasanya diperiksa sebelum pengobatan dimulai lalu secara berkala, umumnya setiap enam bulan. Jangan menghentikan amiodaron tanpa arahan dokter.

Apa arti TSH tinggi tetapi FT4 normal?

Keadaan ini disebut hipotiroid subklinis, yaitu gangguan tiroid ringan. Sering kali dokter mengulang tes beberapa minggu kemudian, karena TSH dapat naik sementara, misalnya setelah sakit. Perlu tidaknya pengobatan bergantung pada kadar TSH, keluhan, usia, rencana kehamilan, dan kondisi jantung Anda.

Apakah obat tiroid boleh diminum sebelum tes?

Tanyakan kepada dokter. Bila Anda minum levotiroksin, dokter sering meminta obat diminum setelah darah diambil pada hari pemeriksaan, karena kadar FT4 dapat naik sementara beberapa jam setelah obat diminum. Yang utama, minum obat secara teratur setiap hari supaya hasil mencerminkan dosis yang sebenarnya.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD.

  1. Ross DS, Burch HB, Cooper DS, dkk. 2016 American Thyroid Association Guidelines for Diagnosis and Management of Hyperthyroidism and Other Causes of Thyrotoxicosis. Thyroid. 2016;26(10):1343-1421.
  2. Jonklaas J, Bianco AC, Bauer AJ, dkk. Guidelines for the Treatment of Hypothyroidism: Prepared by the American Thyroid Association Task Force on Thyroid Hormone Replacement. Thyroid. 2014;24(12):1670-1751.
  3. Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
  4. Jabbar A, Pingitore A, Pearce SHS, dkk. Thyroid hormones and cardiovascular disease. Nat Rev Cardiol. 2017;14(1):39-55.
  5. Li D, Radulescu A, Shrestha RT, dkk. Association of Biotin Ingestion With Performance of Hormone and Nonhormone Assays in Healthy Adults. JAMA. 2017;318(12):1150-1160.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Pemeriksaan Fungsi Tiroid

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur