Jawaban singkat
Apa Itu Rotablasi?
Rotablasi adalah bagian dari pemasangan stent pada pembuluh koroner yang sangat berkapur. Bor kecil berlapis berlian dimasukkan lewat kateter dan berputar sangat cepat untuk mengikis kapur keras menjadi serpihan halus. Setelah itu balon dan stent dapat mengembang dengan baik. Tindakan dilakukan di cath lab dengan bius lokal.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Rotablasi
Apa Itu Rotablasi
Rotablasi, atau rotational atherectomy, adalah teknik tambahan saat pemasangan stent koroner. Teknik ini dipakai bila dinding pembuluh koroner mengandung kapur yang sangat keras sehingga balon tidak dapat melewati atau mengembangkan bagian yang menyempit. Tanpa persiapan yang baik, stent dapat tidak mengembang penuh sehingga lebih mudah menyempit kembali atau tersumbat.
Cara Kerja Singkat
Lewat kateter dari pergelangan tangan atau lipat paha, dokter memasang kawat pemandu khusus melewati penyempitan. Bor berbentuk zaitun berlapis serbuk berlian, berukuran sekitar 1,25 sampai 2,5 mm, didorong mengikuti kawat dan berputar ratusan ribu kali per menit. Bor mengikis jaringan yang keras dan kaku, sedangkan dinding yang lentur cenderung terdorong menjauh. Kapur terkikis menjadi serpihan yang lebih kecil daripada sel darah merah, lalu terbawa aliran darah dan dibersihkan tubuh.
Kapan Rotablasi Dipilih
- Kapur berat: terlihat pada angiografi atau pada pencitraan dari dalam pembuluh dengan IVUS atau OCT.
- Balon tertahan: balon tidak dapat melewati penyempitan atau tidak dapat mengembang penuh.
- Penyempitan panjang dan kaku: sering ditemukan pada usia lanjut, diabetes, atau penyakit ginjal kronis.
- Pilihan lain untuk kapur: balon khusus atau litotripsi intravaskular dipertimbangkan sesuai bentuk dan letak kapur, dan kadang dipakai bersama.
Setelah Pembuluh Disiapkan
Setelah kapur terkikis, dokter melebarkan pembuluh dengan balon, memasang stent berlapis obat, lalu memastikan stent mengembang penuh, sering dengan bantuan IVUS atau OCT. Rotablasi memerlukan keterampilan khusus sehingga dikerjakan oleh dokter intervensi koroner yang terlatih, dengan perencanaan yang matang sebelum tindakan.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Penyempitan Koroner dengan Kapur BeratKapur menghalangi balon dan stent mengembang penuh.
- Balon Tidak Dapat Melewati PenyempitanBor membuka jalan bagi balon dan stent.
- Penyempitan yang Tidak Terbuka dengan BalonKapur yang kaku membuat balon tidak mengembang penuh.
- Angina yang Tetap Mengganggu meski Minum ObatBila penyempitan berkapur perlu dibuka dengan stent.
- Penyakit Koroner pada Diabetes atau Gangguan GinjalKondisi yang sering disertai kapur berat di pembuluh koroner.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Tidak Dapat Minum Obat Antiplatelet GandaObat ini diperlukan setelah pemasangan stent.
- Bekuan Darah di Pembuluh yang Akan DitanganiBor dapat memperburuk aliran; bekuan ditangani dengan cara lain.
- Robekan Dinding Pembuluh yang Sudah TerjadiRobekan dapat melebar bila dibor.
- Saluran Bypass dari Pembuluh VenaRotablasi umumnya tidak dilakukan pada saluran ini.
- Alergi Kontras Berat atau Gangguan Ginjal BeratMemerlukan persiapan khusus atau pertimbangan pilihan lain.
- Fungsi Pompa Jantung Sangat LemahMungkin perlu alat bantu jantung atau pilihan pengobatan lain.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Rotablasi biasanya direncanakan bersama pemasangan stent. Tim jantung akan menjelaskan persiapan yang sesuai dengan keadaan Anda.
Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, termasuk fungsi ginjal dan pembekuan darah, EKG, serta hasil angiografi koroner atau CT koroner sebelumnya.
Obat. Anda biasanya mulai minum obat antiplatelet sebelum tindakan. Dokter akan memberi instruksi tentang obat pengencer darah, metformin, dan obat lain. Jangan menghentikan atau mengubah obat sendiri.
Puasa. Biasanya puasa makan sekitar 6 jam sebelum tindakan, sesuai instruksi tim.
Alergi dan pendamping. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi kontras atau obat. Siapkan keluarga untuk mendampingi karena Anda akan dirawat inap.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Seluruh tindakan termasuk pemasangan stent umumnya berlangsung sekitar 1,5 sampai 2 jam di cath lab. Anda tetap sadar dengan bius lokal, dan obat penenang ringan dapat diberikan.
Akses dan Penilaian Kapur
Dokter memasukkan kateter lewat pergelangan tangan atau lipat paha, lalu menilai kapur dengan angiografi dan bila perlu IVUS atau OCT. Kadang dipasang alat pacu sementara untuk berjaga bila denyut jantung melambat.
Mengikis Kapur
Kawat khusus dipasang melewati penyempitan. Bor didorong dalam beberapa putaran singkat sambil dialiri cairan pelumas dan obat pelebar pembuluh, sampai jalan cukup terbuka.
Balon dan Stent
Bor dikeluarkan, lalu balon melebarkan penyempitan dan stent berlapis obat dipasang serta dikembangkan penuh.
Pemeriksaan Akhir
Dokter memastikan aliran darah lancar dan stent menempel baik, lalu kateter dilepas dan area tusukan ditekan.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Membuka Jalan pada Kapur KerasBalon dan stent dapat melewati penyempitan.
- Stent Mengembang Lebih BaikMengurangi risiko stent menyempit kembali atau tersumbat.
- Tanpa Bedah TerbukaDilakukan lewat kateter dengan bius lokal pada pasien yang sesuai.
- Meredakan Keluhan AnginaAliran darah ke otot jantung membaik.
- Pemulihan Relatif CepatUmumnya pulang dalam 1 sampai 2 hari.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Robekan atau Perforasi Pembuluh KoronerJarang, tetapi dapat memerlukan penanganan segera.
- Aliran Darah Melambat SesaatSerpihan dan kejang pembuluh dapat memperlambat aliran; ditangani dengan obat.
- Denyut Jantung Melambat SesaatTerutama pada pembuluh koroner kanan; dapat dibantu alat pacu sementara.
- Kerusakan Otot Jantung Kecil saat TindakanKadang terjadi dan dipantau dengan tes darah.
- Perdarahan atau Memar di Area TusukanUmumnya ringan dan membaik sendiri.
- Gangguan Ginjal atau Reaksi Alergi KontrasJarang, dan lebih diperhatikan pada penyakit ginjal.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Anda dipantau di ruang rawat jantung, umumnya 1 sampai 2 malam.
Beberapa jam pertama. Tekanan darah, irama jantung, dan area tusukan diperiksa berkala. Gelang penekan di pergelangan tangan dilonggarkan bertahap; bila tusukan di lipat paha, Anda berbaring dengan kaki lurus selama beberapa jam.
Obat antiplatelet. Minum obat antiplatelet ganda sesuai anjuran, biasanya beberapa bulan sampai satu tahun. Jangan berhenti sendiri karena stent dapat tersumbat.
Di rumah. Hindari mengangkat beban berat dengan tangan yang dipakai selama beberapa hari. Ikuti program rehabilitasi jantung dan kontrol sesuai jadwal.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Nyeri dada atau sesak napas
- Perdarahan atau bengkak yang membesar di area tusukan
- Tangan atau kaki di sisi tusukan dingin, pucat, atau kebas
- Demam, pusing berat, atau pingsan
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisIntervensi Koroner Primer · PCI pada Sindrom Koroner Akut
Lihat Profil
Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Kateterisasi Jantung
Lihat Profil
Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat ProfilRotational Atherectomy System
Sistem pengikis plak berkapur di arteri koroner. Ujung bor kecil berlapis berlian berputar cepat di atas kawat pemandu untuk…
Intravascular Lithotripsy (IVL) System
Kateter balon khusus yang memancarkan denyut gelombang tekanan suara untuk meretakkan kalsium di dinding arteri koroner. Dipakai…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang rotablasi. Rencana tindakan untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.
Apakah bor dapat merusak dinding pembuluh?
Bor rotablasi dirancang untuk mengikis jaringan yang keras dan kaku seperti kapur, sedangkan dinding pembuluh yang lentur cenderung terdorong menjauh. Dokter memajukan bor sedikit demi sedikit dalam putaran singkat sambil memantau dengan sinar X. Robekan atau kebocoran pembuluh tetap mungkin terjadi, tetapi jarang, dan tim siap menanganinya.
Ke mana serpihan kapur yang dikikis?
Kapur dikikis menjadi serpihan yang sangat halus, lebih kecil daripada sel darah merah. Serpihan ini terbawa aliran darah ke pembuluh kecil lalu dibersihkan oleh tubuh. Kadang aliran darah melambat sesaat selama pengikisan, dan dokter menanganinya dengan cairan dan obat pelebar pembuluh.
Apa bedanya dengan litotripsi intravaskular?
Litotripsi intravaskular memakai balon khusus yang memancarkan gelombang kejut untuk meretakkan kapur, sedangkan rotablasi mengikis kapur dengan bor. Pilihannya bergantung pada letak, ketebalan, dan bentuk kapur, serta apakah balon dapat melewati penyempitan. Pada sebagian kasus, kedua teknik dipakai bergantian dalam satu tindakan.
Apakah saya sadar selama tindakan?
Ya. Rotablasi dilakukan dengan bius lokal di area tusukan, dan obat penenang ringan dapat diberikan agar Anda lebih nyaman. Saat bor bekerja, Anda mungkin merasakan dada tidak nyaman sebentar. Sampaikan kepada tim bila keluhan muncul, karena mereka memantau irama jantung dan tekanan darah sepanjang tindakan.
Berapa lama saya perlu dirawat?
Pada tindakan terencana, sebagian besar pasien dirawat sekitar 1 sampai 2 malam untuk memantau irama jantung, area tusukan, dan hasil tes darah. Masa rawat dapat lebih lama bila tindakan dilakukan saat serangan jantung atau bila ada komplikasi. Dokter akan menentukan kapan Anda aman untuk pulang.
Mengapa saya harus minum obat antiplatelet ganda?
Setelah stent dipasang, obat antiplatelet ganda mencegah bekuan darah terbentuk di dalam stent selama lapisan pembuluh tumbuh menutupinya. Lama pemakaiannya ditentukan dokter, biasanya beberapa bulan sampai satu tahun. Jangan berhenti sendiri, termasuk sebelum cabut gigi atau operasi, tanpa berbicara dengan dokter jantung Anda.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K).
- Neumann FJ, Sousa-Uva M, Ahlsson A, dkk. 2018 ESC/EACTS Guidelines on myocardial revascularization. Eur Heart J. 2019;40(2):87-165.
- Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
- Barbato E, Carrié D, Dardas P, dkk. European expert consensus on rotational atherectomy. EuroIntervention. 2015;11(1):30-36.
- Sharma SK, Tomey MI, Teirstein PS, dkk. North American expert review of rotational atherectomy. Circ Cardiovasc Interv. 2019;12(5):e007448.
- Abdel-Wahab M, Toelg R, Byrne RA, dkk. High-speed rotational atherectomy versus modified balloons prior to drug-eluting stent implantation in severely calcified coronary lesions. Circ Cardiovasc Interv. 2018;11(10):e007415.

