Jawaban singkat
Apa Itu Optical Coherence Tomography (OCT)?
Optical coherence tomography (OCT) jantung adalah pemeriksaan dari dalam arteri koroner dengan kateter tipis yang memancarkan cahaya inframerah. Gambarnya sangat rinci, untuk melihat plak, memilih ukuran stent, dan memastikan stent terpasang baik. OCT dikerjakan saat kateterisasi dan menambah sekitar 10 sampai 15 menit pada tindakan.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Optical Coherence Tomography (OCT)
Apa Itu Optical Coherence Tomography (OCT)
Optical coherence tomography, disingkat OCT, adalah pencitraan dari dalam arteri koroner dengan cahaya inframerah. Arteri koroner adalah pembuluh yang mengalirkan darah ke otot jantung. Kateter yang sangat tipis dimasukkan saat kateterisasi jantung, lalu merekam gambar potongan melintang dinding pembuluh. Dalam bahasa Indonesia, pemeriksaan ini disebut tomografi koherensi optik dan dibahas juga di halaman Tomografi Koherensi Optik.
Istilah OCT juga dipakai untuk pemeriksaan mata yang memotret lapisan retina. Prinsip cahayanya mirip, tetapi OCT jantung dilakukan di dalam pembuluh darah jantung oleh dokter spesialis jantung intervensi.
Mengapa Dokter Menyarankan OCT
Angiografi koroner hanya memperlihatkan bayangan rongga pembuluh, seperti siluet. OCT melengkapinya dengan memperlihatkan dinding pembuluh dan plak secara rinci. Dokter dapat menyarankannya untuk merencanakan ukuran stent, memeriksa stent setelah dipasang, mencari penyebab stent lama yang menyempit atau tersumbat, atau mencari penyebab serangan jantung yang tidak terlihat pada angiografi, misalnya robekan dinding arteri.
Cara OCT Mengambil Gambar
Cahaya tidak dapat menembus darah. Karena itu, selama beberapa detik pengambilan gambar, darah di arteri disingkirkan dengan semprotan zat kontras, sementara kateter ditarik otomatis. Hasilnya berupa ratusan gambar potongan melintang dengan detail sekitar sepuluh kali lebih halus daripada IVUS, pencitraan serupa yang memakai gelombang suara. Sebaliknya, IVUS menembus lebih dalam dan tidak memerlukan semprotan kontras.
Istilah yang Mungkin Anda Baca di Laporan
Ekspansi stent menilai apakah stent sudah mengembang cukup lebar. Aposisi menilai apakah stent menempel rapat ke dinding arteri. Diseksi tepi adalah robekan kecil di ujung stent. Untuk plak, dokter dapat menyebut plak berkapur, plak berlemak, atau lapisan penutup tipis, yaitu plak yang lebih mudah pecah. Dokter akan menjelaskan arti temuan ini bagi Anda.
Apa Kata Pedoman dan Penelitian
Pedoman ESC 2024 menganjurkan pencitraan dari dalam pembuluh, dengan IVUS atau OCT, untuk memandu pemasangan stent pada penyempitan kompleks seperti pangkal arteri koroner kiri, percabangan, dan penyempitan panjang. Analisis gabungan banyak penelitian menunjukkan cara ini mengurangi serangan jantung, kematian karena jantung, dan tindakan ulang dibandingkan panduan angiografi saja. Pada penyempitan sederhana, angiografi sering sudah cukup.
OCT, IVUS, dan FFR
Ketiganya dikerjakan saat kateterisasi, tetapi tujuannya berbeda. OCT dan IVUS memperlihatkan gambar dinding pembuluh, sedangkan FFR mengukur tekanan aliran untuk menilai apakah penyempitan benar-benar mengganggu aliran darah. Dokter dapat memakai lebih dari satu cara dalam satu tindakan.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Merencanakan Stent pada Penyempitan KompleksMisalnya penyempitan di percabangan, penyempitan panjang, atau plak berkapur berat.
- Memeriksa Stent setelah DipasangMenilai apakah stent sudah mengembang penuh dan menempel rapat, lalu diperbaiki dalam tindakan yang sama.
- Mencari Penyebab Masalah Stent LamaPada penyempitan kembali atau bekuan di dalam stent, untuk memilih penanganan yang sesuai.
- Serangan Jantung dengan Penyebab Belum JelasMisalnya dugaan robekan spontan dinding arteri koroner atau serangan jantung tanpa penyempitan berat.
- Penyempitan yang Meragukan pada AngiografiBila bentuk penyempitan atau jenis plak belum jelas terlihat dari bayangan angiografi.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Fungsi Ginjal Sangat MenurunOCT memerlukan tambahan zat kontras, sehingga IVUS dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
- Penyempitan Tepat di Pangkal Arteri KoronerDarah sulit disingkirkan di lokasi yang menempel ke aorta, sehingga IVUS sering lebih dipilih.
- Keadaan Darurat yang Belum StabilPada tekanan darah sangat rendah atau syok, penanganan utama didahulukan.
- Pembuluh Sangat Sempit atau BerkelokKateter OCT mungkin belum dapat lewat sehingga penyempitan perlu dilebarkan dulu dengan balon kecil.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
OCT dikerjakan sebagai bagian dari kateterisasi jantung atau PCI, sehingga persiapannya mengikuti tindakan tersebut. Tim akan memberikan instruksi tertulis.
Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, termasuk fungsi ginjal dan pembekuan darah, serta EKG.
Obat. Bawa daftar semua obat. Antiplatelet biasanya tetap diminum, sedangkan pengencer darah lain dan metformin mungkin perlu disesuaikan. Jangan mengubah obat tanpa arahan dokter.
Ginjal dan alergi. Beri tahu tim bila Anda menderita penyakit ginjal atau pernah alergi zat kontras, karena OCT memerlukan tambahan kontras.
Puasa dan pendamping. Ikuti instruksi puasa dari tim dan siapkan pendamping, karena Anda tidak dianjurkan menyetir setelah tindakan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
OCT dilakukan di ruang kateterisasi jantung (cath lab) dengan bius lokal, dan Anda tetap sadar. Seluruh kateterisasi umumnya sekitar satu jam, lebih lama bila disertai pemasangan stent; langkah OCT sendiri menambah sekitar 10 sampai 15 menit.
Jalan Masuk dan Angiografi
Selang kecil dimasukkan lewat arteri di pergelangan tangan atau lipat paha. Zat kontras disuntikkan untuk memetakan arteri koroner dan menentukan bagian yang akan diperiksa.
Memasukkan Kateter OCT
Kawat pemandu tipis didorong melewati penyempitan, lalu kateter OCT dimasukkan mengikuti kawat. Obat pengencer darah dan pelebar pembuluh diberikan untuk mencegah bekuan dan kejang pembuluh.
Merekam Gambar
Kontras disemprotkan beberapa detik sementara kateter ditarik otomatis. Anda mungkin merasa hangat atau tidak nyaman sesaat di dada.
Membaca Hasil
Dokter langsung menilai gambar di layar untuk menentukan ukuran stent atau memperbaiki stent yang kurang mengembang, lalu OCT dapat diulang.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Gambar Dinding Pembuluh yang RinciMemperlihatkan jenis plak dan lapisan dinding pembuluh yang tidak tampak pada angiografi.
- Ukuran Stent Lebih SesuaiDiameter dan panjang stent dipilih dari ukuran pembuluh yang terukur langsung.
- Perbaikan dalam Tindakan yang SamaStent yang kurang mengembang atau kurang menempel dapat langsung dikembangkan ulang.
- Lebih Sedikit Kejadian BerulangPada penyempitan kompleks, panduan pencitraan mengurangi serangan jantung dan tindakan ulang dibandingkan angiografi saja.
- Menemukan Penyebab yang TersembunyiMembantu mengenali penyebab serangan jantung atau masalah stent yang tidak tampak pada angiografi.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Risiko Kateterisasi UmumPerdarahan atau memar di bekas tusukan, yang umumnya ringan dan dapat ditangani.
- Tambahan Zat KontrasDapat memengaruhi fungsi ginjal, terutama bila fungsi ginjal sudah menurun sebelumnya.
- Rasa Tidak Nyaman Sesaat di DadaSaat darah disingkirkan, aliran ke otot jantung berkurang beberapa detik lalu pulih kembali.
- Kejang Pembuluh atau Gangguan IramaJarang terjadi dan umumnya cepat teratasi dengan obat.
- Cedera Dinding Arteri KoronerSangat jarang, misalnya robekan atau bekuan yang memerlukan penanganan segera seperti pemasangan stent.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Pemulihan mengikuti kateterisasi atau PCI yang dikerjakan bersamaan.
Setelah tindakan. Gelang penekan dipasang di pergelangan tangan selama beberapa jam, atau Anda berbaring dengan tungkai lurus bila tusukan di lipat paha.
Lama rawat. Setelah pemasangan stent, pasien umumnya dirawat satu malam. Bila hanya pemeriksaan, sebagian pasien dapat pulang di hari yang sama.
Hasil. Dokter menjelaskan temuan OCT dan rencana selanjutnya, biasanya sebelum Anda pulang. Simpan laporan tindakan untuk kontrol berikutnya.
Minum air putih. Bila tidak ada pembatasan cairan, minum cukup air membantu ginjal membuang zat kontras.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin
- Perdarahan atau bengkak yang membesar di bekas tusukan
- Tangan atau tungkai tempat tusukan dingin, pucat, atau kebas
- Ruam, gatal, atau sesak setelah pemberian zat kontras
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisIntervensi Koroner Primer · PCI pada Sindrom Koroner Akut
Lihat Profil
Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Kateterisasi Jantung
Lihat Profil
Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat ProfilRotational Atherectomy System
Sistem pengikis plak berkapur di arteri koroner. Ujung bor kecil berlapis berlian berputar cepat di atas kawat pemandu untuk…
Intravascular Lithotripsy (IVL) System
Kateter balon khusus yang memancarkan denyut gelombang tekanan suara untuk meretakkan kalsium di dinding arteri koroner. Dipakai…
Intracoronary Imaging System (IVUS / OCT)
Pencitraan dari dalam arteri koroner dengan gelombang ultrasonografi (IVUS) atau cahaya inframerah dekat (OCT). Dipakai selama…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang OCT jantung, dari beda dengan OCT mata sampai arti istilah di laporan.
Apakah OCT jantung sama dengan OCT mata?
Tidak. Keduanya memakai prinsip cahaya yang sama, tetapi tujuannya berbeda. OCT mata memotret lapisan retina dari luar mata tanpa tindakan. OCT jantung, yang dalam bahasa Indonesia disebut tomografi koherensi optik, dilakukan dari dalam arteri koroner dengan kateter saat kateterisasi untuk melihat plak dan stent. Penjelasan dengan nama Indonesia dibahas di halaman Tomografi Koherensi Optik.
Apakah OCT terasa sakit?
Kateter yang bergerak di dalam pembuluh darah tidak terasa, dan area tusukan sudah dibius lokal. Saat kontras disemprotkan beberapa detik untuk mengambil gambar, sebagian pasien merasa hangat atau tidak nyaman sesaat di dada. Rasa ini biasanya hilang dalam hitungan detik. Beri tahu tim bila keluhan tidak segera hilang.
Apakah semua pemasangan stent memerlukan OCT?
Tidak selalu. Pencitraan dari dalam pembuluh terutama dianjurkan pada penyempitan kompleks, misalnya penyempitan panjang, percabangan, atau plak berkapur berat. Pada penyempitan sederhana, dokter dapat memutuskan angiografi sudah cukup. Dokter juga dapat memilih IVUS sebagai ganti OCT. Tanyakan saat konsultasi apakah pencitraan ini direncanakan untuk Anda.
Apa arti stent kurang menempel pada laporan OCT?
Artinya ada celah kecil antara stent dan dinding arteri, atau stent belum mengembang selebar yang diharapkan. Temuan ini biasanya langsung diperbaiki dalam tindakan yang sama dengan mengembangkan balon lagi di dalam stent, lalu OCT diulang. Bila ada pertanyaan tentang istilah di laporan Anda, tanyakan kepada dokter saat kontrol.
Apakah OCT aman untuk ginjal?
OCT memerlukan tambahan zat kontras untuk menyingkirkan darah saat gambar diambil. Pada fungsi ginjal normal, tambahan ini umumnya aman. Bila fungsi ginjal sudah menurun, dokter membatasi jumlah kontras, memberi cairan infus, atau memilih IVUS yang tidak memerlukan kontras tambahan. Fungsi ginjal dapat diperiksa ulang setelah tindakan.
Apa bedanya OCT dengan IVUS dan FFR?
OCT dan IVUS sama-sama memperlihatkan gambar dinding pembuluh dari dalam. OCT memakai cahaya dan lebih rinci, sedangkan IVUS memakai gelombang suara, menembus lebih dalam, dan tidak perlu semprotan kontras. FFR tidak menghasilkan gambar, tetapi mengukur tekanan aliran untuk menilai apakah penyempitan perlu dibuka. Dokter memilih sesuai keadaan arteri Anda.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K).
- Räber L, Mintz GS, Koskinas KC, dkk. Clinical use of intracoronary imaging. Part 1: guidance and optimization of coronary interventions. An expert consensus document of the European Association of Percutaneous Cardiovascular Interventions. Eur Heart J. 2018;39(35):3281-3300.
- Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
- Ali ZA, Landmesser U, Maehara A, dkk. Optical Coherence Tomography-Guided versus Angiography-Guided PCI. N Engl J Med. 2023;389(16):1466-1476.
- Holm NR, Andreasen LN, Neghabat O, dkk. OCT or Angiography Guidance for PCI in Complex Bifurcation Lesions. N Engl J Med. 2023;389(16):1477-1487.
- Lee JM, Choi KH, Song YB, dkk. Intravascular Imaging-Guided or Angiography-Guided Complex PCI. N Engl J Med. 2023;388(18):1668-1679.
- Stone GW, Christiansen EH, Ali ZA, dkk. Intravascular imaging-guided coronary drug-eluting stent implantation: an updated network meta-analysis. Lancet. 2024;403(10429):824-837.

