Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

USG Dupleks

Duplex Ultrasound

Pemeriksaan pembuluh darah dengan gelombang suara, tanpa radiasi dan tanpa jarum, untuk melihat penyempitan, sumbatan, bekuan darah, atau katup vena yang bocor.

Ditinjau secara medis olehdr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui5 Oktober 2026
Ilustrasi ultrasound duplex vaskular dengan probe, gel, aliran darah, plak pembuluh darah, dan tampilan Doppler pada monitor.
Ilustrasi USG Dupleks
Kelompok prosedur
Diagnostik
Durasi tindakan
30 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu USG Dupleks?

USG dupleks adalah pemeriksaan pembuluh darah dengan gelombang suara yang menggabungkan gambar dinding pembuluh dan rekaman aliran darah. Pemeriksaan ini dipakai untuk menilai penyempitan arteri leher dan tungkai, bekuan darah di vena, varises, serta pelebaran aorta perut. Tanpa radiasi, tanpa jarum, dan umumnya selesai dalam 30 menit.

Sumber informasi

Mengenal USG Dupleks

Apa Itu USG Dupleks

USG dupleks memeriksa pembuluh darah dengan gelombang suara. Disebut dupleks karena menggabungkan dua cara pencitraan: gambar hitam putih yang memperlihatkan dinding dan rongga pembuluh, serta Doppler yang memperlihatkan arah dan kecepatan aliran darah dalam warna dan grafik. Pemeriksaan ini juga dikenal sebagai USG Doppler atau USG vaskular. Tidak ada radiasi, jarum, maupun zat kontras.

Pembuluh yang Dapat Diperiksa

  • Arteri karotis di leher: pembuluh utama ke otak, untuk menilai penyempitan yang dapat memicu stroke.
  • Vena tungkai: untuk mencari bekuan darah dan katup vena yang bocor pada varises.
  • Arteri tungkai dan lengan: untuk menemukan penyempitan atau sumbatan.
  • Aorta perut: untuk mengukur pelebaran (aneurisma).
  • Arteri ginjal: bila dicurigai penyempitan yang memicu tekanan darah tinggi.
  • Pembuluh setelah tindakan: misalnya stent, pembuluh cangkok, atau akses cuci darah.

Cara Kerja Singkat

Alat kecil yang disebut probe memancarkan gelombang suara dan menangkap pantulannya. Pantulan dari dinding pembuluh membentuk gambar, sedangkan pantulan dari sel darah yang bergerak menunjukkan arah dan kecepatan aliran.

Apa yang Dinilai

  • Penyempitan: aliran darah menjadi jauh lebih cepat saat melewati bagian yang menyempit.
  • Sumbatan: tidak tampak aliran di bagian pembuluh yang tersumbat.
  • Bekuan di vena: vena tidak menguncup saat ditekan lembut dengan probe.
  • Katup vena bocor: aliran berbalik arah setelah betis ditekan lalu dilepas.
  • Pelebaran: diameter pembuluh diukur dan dibandingkan dengan ukuran normal.

USG Dupleks dan Pemeriksaan Lain

USG dupleks sering menjadi pemeriksaan pertama untuk penyakit pembuluh darah. Untuk arteri tungkai, pemeriksaan ini sering digabung dengan tes ankle-brachial index (ABI). Bila diperlukan gambaran yang lebih lengkap sebelum tindakan, dokter dapat melanjutkan dengan CT angiografi atau angiografi kateter.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Dugaan Bekuan Darah di Vena TungkaiMisalnya satu tungkai tiba-tiba bengkak, nyeri, hangat, atau kemerahan.
  • Varises dan Keluhan Vena MenahunUntuk menilai katup vena yang bocor dan memetakan vena sebelum tindakan varises.
  • Nyeri Tungkai saat BerjalanUntuk menemukan lokasi dan beratnya penyempitan arteri tungkai, terutama bila hasil ABI rendah.
  • Penilaian Arteri KarotisSetelah stroke atau stroke ringan, atau bila dokter mendengar bunyi aliran tidak normal di leher.
  • Pemantauan Pelebaran Aorta PerutUntuk mengukur ukuran aneurisma aorta perut dan memantau perubahannya dari waktu ke waktu.
  • Pemantauan setelah Tindakan Pembuluh DarahMisalnya setelah pemasangan stent, operasi bypass, ablasi varises, atau pembuatan akses cuci darah.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Luka Terbuka atau Perban di Area PemeriksaanProbe tidak dapat ditempelkan di atas luka, sehingga area tersebut dilewati atau pemeriksaan disesuaikan.
  • Nyeri atau Bengkak BeratPemeriksaan tetap dapat dilakukan dengan tekanan lebih lembut. Beri tahu petugas bila terasa sakit.
  • Pemeriksaan Perut tanpa PuasaGas di usus mengganggu gambar aorta dan arteri ginjal, sehingga pemeriksaan dapat dijadwalkan ulang.
  • Sulit Berbaring atau Berdiri LamaBeri tahu petugas sejak awal supaya posisi pemeriksaan dapat disesuaikan.
  • Sesak Napas atau Nyeri Dada MendadakKeluhan ini dapat menandakan bekuan darah di paru. Jangan menunggu jadwal pemeriksaan dan segera ke IGD.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Sebagian besar USG dupleks tidak memerlukan persiapan khusus. Persiapan bergantung pada pembuluh yang akan diperiksa.

Leher, lengan, dan tungkai. Tidak perlu puasa. Anda dapat makan, minum, dan minum obat seperti biasa.

Aorta perut dan arteri ginjal. Biasanya diminta puasa beberapa jam, sering sejak malam sebelumnya, supaya gas di usus tidak mengganggu gambar. Air putih umumnya tetap boleh diminum. Ikuti instruksi dari tim.

Pakaian. Kenakan pakaian yang longgar dan mudah dilepas di bagian yang diperiksa. Lepaskan kalung bila leher akan diperiksa.

Obat. Tetap minum obat rutin, termasuk pengencer darah, kecuali dokter memberi instruksi lain. Bawa daftar obat Anda.

Hasil sebelumnya. Bawa hasil USG, CT, atau catatan tindakan pembuluh darah sebelumnya, misalnya pemasangan stent atau ablasi varises, untuk dibandingkan.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Pemeriksaan satu area umumnya berlangsung sekitar 30 menit. Waktunya lebih lama bila kedua tungkai atau beberapa area diperiksa sekaligus.

Posisi Pemeriksaan

Anda berbaring di tempat tidur pemeriksaan. Untuk menilai katup vena tungkai, Anda mungkin diminta berdiri atau duduk dengan kaki menjuntai, karena kebocoran katup lebih mudah terlihat dalam posisi tersebut.

Mengoleskan Gel

Gel bening dioleskan di kulit supaya gelombang suara dapat merambat dengan baik. Gel mungkin terasa dingin.

Pengambilan Gambar

Dokter atau petugas menggerakkan probe di sepanjang pembuluh darah sambil melihat layar. Anda mungkin mendengar suara berdenyut atau berdesir dari alat. Itu adalah suara aliran darah yang direkam.

Pemeriksaan Tambahan

Untuk vena, probe ditekan lembut untuk melihat apakah vena menguncup, dan betis dapat ditekan untuk menilai aliran balik. Untuk arteri tungkai, tekanan darah di pergelangan kaki dapat diukur sekaligus.

Selesai dan Hasil

Gel dibersihkan dan Anda dapat langsung beraktivitas. Hasil awal dapat dijelaskan setelah pemeriksaan, sedangkan laporan lengkap diberikan kemudian dan dibahas bersama dokter yang merujuk.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Radiasi dan Tanpa JarumAman diulang untuk pemantauan dan dapat dilakukan pada ibu hamil.
  • Hasil Langsung TerlihatGambar dan aliran darah dinilai saat itu juga, sehingga bekuan darah di vena dapat dikenali dengan cepat.
  • Menilai Beratnya PenyempitanKecepatan aliran membantu menentukan beratnya penyempitan arteri karotis atau tungkai.
  • Peta Vena sebelum Tindakan VarisesMenunjukkan vena dan katup mana yang bocor, sebagai dasar merencanakan tindakan.
  • Pemantauan Jangka PanjangCocok untuk memantau ukuran aneurisma dan kondisi stent atau pembuluh cangkok secara berkala.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Rasa Tidak Nyaman karena Tekanan ProbeTerutama pada tungkai yang nyeri atau bengkak, atau saat perut ditekan. Beri tahu petugas bila terasa sakit.
  • Gel Terasa DinginHanya sesaat dan tidak berbahaya.
  • Gambar Kurang Jelas pada Keadaan TertentuBerat badan berlebih, gas usus, pengapuran pembuluh, atau bengkak berat dapat mengurangi ketajaman gambar.
  • Perlu Pemeriksaan LanjutanBila hasil belum jelas atau diperlukan sebelum tindakan, dokter dapat meminta CT angiografi atau angiografi kateter.
  • Reaksi Kulit terhadap GelSangat jarang. Beri tahu petugas bila Anda pernah mengalami iritasi kulit.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas, makan, dan minum seperti biasa.

Kulit. Sisa gel mudah dibersihkan dengan tisu atau air dan tidak meninggalkan bekas.

Membahas hasil. Diskusikan hasil dengan dokter, termasuk apakah perlu pengobatan, tindakan, atau pemeriksaan ulang untuk pemantauan.

Obat. Bila ditemukan bekuan darah, dokter dapat segera memulai obat pengencer darah. Minum obat sesuai resep dan jangan menghentikannya sendiri.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Sesak napas atau nyeri dada mendadak
  • Tungkai makin bengkak, nyeri, atau berubah warna
  • Tungkai atau lengan terasa dingin, pucat, dan baal
  • Wajah mencong, lengan lemah, atau bicara pelo

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Indah A. Putri, Sp.N, Subsp, NIOO(K), MSc

Neurovaskular, Intervensi, Otologi, Pencitraan, dan Oftalmologi

Fokus klinisStroke dan Pembuluh Darah Otak · Neurosonologi

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil
Teknologi

Doppler Vascular Ultrasound

Pemeriksaan ultrasonografi pembuluh darah yang menampilkan gambar dinding pembuluh sekaligus aliran darahnya. Dokter memakainya…

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang USG dupleks. Instruksi untuk pemeriksaan Anda secara khusus diberikan oleh tim.

Apa bedanya USG dupleks dengan USG Doppler?

Keduanya sering dipakai untuk pemeriksaan yang sama. Doppler adalah cara mengukur aliran darah dengan gelombang suara. USG dupleks menggabungkan Doppler dengan gambar hitam putih dinding pembuluh, sehingga dokter dapat melihat bentuk pembuluh sekaligus alirannya. Di banyak rumah sakit, pemeriksaan ini disebut juga USG vaskular.

Apakah USG dupleks terasa sakit?

Umumnya tidak. Anda hanya merasakan gel yang dingin dan tekanan ringan dari probe. Pada tungkai yang bengkak atau nyeri, tekanan probe untuk memeriksa vena dapat terasa tidak nyaman sesaat. Beri tahu petugas bila terasa sakit, supaya tekanan dapat disesuaikan tanpa mengurangi mutu pemeriksaan.

Apakah perlu puasa sebelum USG dupleks?

Tergantung bagian yang diperiksa. Untuk leher, lengan, dan tungkai tidak perlu puasa. Untuk aorta perut dan arteri ginjal, biasanya Anda diminta puasa beberapa jam supaya gas di usus tidak mengganggu gambar. Air putih umumnya tetap boleh diminum. Ikuti instruksi yang diberikan tim saat membuat jadwal.

Apakah USG dupleks aman untuk ibu hamil?

Ya. USG dupleks memakai gelombang suara, bukan radiasi, sehingga aman untuk ibu hamil. Pemeriksaan ini justru sering dipakai untuk mencari bekuan darah di vena tungkai selama kehamilan, karena risiko bekuan meningkat pada masa itu. Beri tahu tim bahwa Anda sedang hamil supaya posisi pemeriksaan disesuaikan.

Apakah USG dupleks bisa menggantikan angiografi?

Untuk banyak keperluan, USG dupleks cukup untuk menegakkan diagnosis dan memantau penyakit. Namun, sebelum tindakan seperti pemasangan stent atau operasi, dokter kadang memerlukan gambaran yang lebih lengkap dari CT angiografi atau angiografi kateter. Dokter akan menjelaskan pemeriksaan mana yang sesuai untuk Anda.

Berapa lama pemeriksaannya?

Pemeriksaan satu area, misalnya arteri leher atau vena satu tungkai, umumnya berlangsung sekitar 30 menit. Bila kedua tungkai atau beberapa area diperiksa, waktunya dapat mencapai satu jam atau lebih. Tim akan memberi perkiraan waktu saat membuat jadwal, jadi siapkan waktu yang cukup.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).

  1. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
  2. Mazzolai L, Aboyans V, Ageno W, dkk. Diagnosis and management of acute deep vein thrombosis: a joint consensus document from the European Society of Cardiology working groups of aorta and peripheral vascular diseases and pulmonary circulation and right ventricular function. Eur Heart J. 2018;39(47):4208-4218.
  3. De Maeseneer MG, Kakkos SK, Aherne T, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2022 Clinical Practice Guidelines on the Management of Chronic Venous Disease of the Lower Limbs. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2022;63(2):184-267.
  4. Naylor R, Rantner B, Ancetti S, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2023 Clinical Practice Guidelines on the Management of Atherosclerotic Carotid and Vertebral Artery Disease. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2023;65(1):7-111.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: USG Dupleks

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur