Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

USG Vaskular

Vascular Ultrasound

Pemeriksaan pembuluh darah di leher, tungkai, lengan, dan perut dengan gelombang suara dan Doppler, tanpa radiasi dan tanpa jarum, untuk mencari penyempitan, bekuan, atau pelebaran.

Ditinjau secara medis olehdr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui6 Oktober 2026
Ilustrasi pemeriksaan Doppler vaskular pada tungkai dengan probe ultrasound di atas kulit, aliran darah berwarna merah dan biru di dalam pembuluh, serta inset gelombang Doppler.
Ilustrasi USG Vaskular
Kelompok prosedur
Diagnostik
Durasi tindakan
30 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu USG Vaskular?

USG vaskular, sering disebut USG Doppler, adalah pemeriksaan pembuluh darah dengan gelombang suara untuk melihat dinding pembuluh dan aliran darahnya. Pemeriksaan ini mencari penyempitan arteri leher atau tungkai, bekuan di vena, katup vena yang bocor, dan pelebaran aorta perut. Satu area umumnya diperiksa sekitar 30 menit, tanpa radiasi.

Sumber informasi

Mengenal USG Vaskular

Apa Itu USG Vaskular

USG vaskular adalah pemeriksaan pembuluh darah dengan gelombang suara frekuensi tinggi. Probe yang ditempel di kulit memancarkan gelombang suara dan menangkap pantulannya dari dinding pembuluh dan dari sel darah yang bergerak. Pemeriksaan ini juga sering disebut USG Doppler. Tidak ada radiasi, jarum, maupun zat kontras, sehingga aman diulang untuk pemantauan.

Tiga Jenis Gambar

Gambar hitam putih memperlihatkan dinding pembuluh, plak, bekuan, dan ukuran pembuluh. Doppler warna menunjukkan arah aliran darah, sedangkan grafik Doppler mengukur kecepatannya. Aliran yang jauh lebih cepat di satu titik menandakan penyempitan. Gabungan gambar dan Doppler ini disebut USG dupleks, yang dibahas lebih rinci di halaman USG Dupleks.

Pembuluh di Leher

USG arteri karotis menilai plak dan penyempitan di pembuluh utama yang membawa darah ke otak. Pemeriksaan ini dianjurkan setelah stroke atau serangan stroke ringan yang membaik dalam waktu singkat, dan dapat dipertimbangkan pada orang tertentu, misalnya bila terdengar bising di leher. Penyempitan yang berat dapat memerlukan tindakan untuk mencegah stroke.

Pembuluh Tungkai dan Lengan

Pada vena, USG mencari bekuan darah pada trombosis vena dalam dan menilai katup vena yang bocor pada varises atau kaki yang sering bengkak. Pada arteri, USG menemukan letak dan panjang penyempitan atau sumbatan pada penyakit arteri perifer, dan sering digabung dengan pengukuran tekanan darah di pergelangan kaki dan lengan. USG pembuluh lengan juga dipakai sebelum membuat akses cuci darah, untuk memilih arteri dan vena yang sesuai.

Pembuluh di Perut

USG aorta perut mengukur diameter aorta untuk menemukan aneurisma, yaitu pelebaran yang dapat membesar tanpa keluhan, dan untuk memantau ukurannya. USG juga dapat menilai arteri ginjal bila dicurigai penyempitan yang memicu tekanan darah tinggi. Pemeriksaan perut biasanya memerlukan puasa agar gas usus tidak menghalangi gambar.

Setelah USG Vaskular

USG vaskular sering menjadi pemeriksaan awal penyakit pembuluh darah. Bila diperlukan peta pembuluh yang lebih lengkap sebelum tindakan, dokter dapat melanjutkan dengan CT angiografi, MR angiografi, atau angiografi dengan kateter. USG juga dipakai untuk memantau stent, pembuluh cangkok, dan akses cuci darah setelah tindakan.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Setelah Stroke atau Stroke RinganMencari penyempitan arteri karotis di leher yang dapat memicu stroke berulang.
  • Tungkai Bengkak dan Nyeri MendadakMencari bekuan darah di vena dalam tungkai atau lengan.
  • Varises atau Kaki Sering BengkakMenilai katup vena yang bocor sebelum menentukan pengobatan.
  • Nyeri Betis saat BerjalanMencari penyempitan arteri tungkai pada penyakit arteri perifer.
  • Dugaan Pelebaran Aorta PerutMengukur diameter aorta pada orang berisiko, misalnya pria perokok usia lanjut.
  • Pemantauan setelah TindakanMenilai stent, pembuluh cangkok, atau akses cuci darah secara berkala.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Tidak Ada Larangan MutlakUSG vaskular dapat dilakukan pada hampir semua orang, termasuk saat hamil.
  • Luka Terbuka di Area PeriksaArea tersebut dihindari atau diperiksa dengan pelindung yang steril.
  • Nyeri Hebat saat DitekanPenekanan probe disesuaikan, dan dokter dapat memilih cara lain.
  • Gas Usus yang BanyakDapat menghalangi gambar aorta perut; pemeriksaan diulang setelah puasa.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Persiapan bergantung pada area yang diperiksa. Tim akan memberi petunjuk saat jadwal dibuat.

Leher, tungkai, dan lengan. Tidak perlu puasa. Anda boleh makan, minum, dan minum obat seperti biasa.

Perut. Biasanya puasa sekitar 6 sampai 8 jam sebelumnya, misalnya sejak malam hari untuk pemeriksaan pagi, agar gas usus tidak menghalangi gambar. Sedikit air putih umumnya boleh.

Pakaian. Kenakan pakaian yang longgar dan mudah dibuka di area yang diperiksa. Lepaskan kalung untuk pemeriksaan leher.

Bawa catatan. Bawa hasil pemeriksaan pembuluh darah sebelumnya, catatan tindakan seperti stent atau operasi, dan daftar obat.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

USG vaskular dilakukan di ruang pemeriksaan tanpa bius. Satu area umumnya diperiksa sekitar 30 menit, dan lebih lama bila beberapa area diperiksa sekaligus atau kedua tungkai dinilai.

Posisi Tubuh

Anda berbaring telentang untuk pemeriksaan leher, perut, dan arteri tungkai. Untuk menilai katup vena tungkai, Anda mungkin diminta berdiri atau berbaring dengan kepala lebih tinggi agar vena terisi darah.

Gel dan Probe

Gel dioleskan di kulit, lalu petugas menggeser probe di sepanjang pembuluh yang diperiksa. Anda mungkin mendengar bunyi berdenyut dari Doppler, yaitu suara aliran darah.

Penekanan dan Manuver

Pada vena, probe ditekan lembut untuk melihat apakah vena menguncup; vena yang tidak menguncup menandakan bekuan. Untuk menilai katup, betis ditekan lalu dilepas, atau Anda diminta mengejan sebentar.

Pengukuran

Kecepatan aliran, derajat penyempitan, dan diameter pembuluh diukur dan dicatat. Pada arteri tungkai, tekanan darah di pergelangan kaki dan lengan dapat diukur sekaligus.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Radiasi dan JarumHanya gel dan probe di kulit, sehingga aman diulang untuk pemantauan.
  • Melihat Aliran Darah LangsungArah dan kecepatan aliran tampak di layar saat pemeriksaan berlangsung.
  • Banyak Area dalam Satu KunjunganLeher, tungkai, lengan, dan perut dapat diperiksa sesuai kebutuhan.
  • Pemeriksaan Awal sebelum TindakanMembantu memutuskan perlu tidaknya CT angiografi atau angiografi kateter.
  • Aman saat HamilDapat dipakai untuk mencari bekuan di vena tungkai selama kehamilan.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Rasa Tidak Nyaman saat DitekanTerutama bila tungkai bengkak atau nyeri; tekanan probe disesuaikan.
  • Gambar TerhalangGas usus, tubuh besar, plak berkapur, atau luka dapat membatasi gambar.
  • Hasil Bergantung pada PemeriksaKetelitian bergantung pada pengalaman pemeriksa dan protokol yang baku.
  • Pemeriksaan Lanjutan Mungkin DiperlukanBila hasil belum jelas, dokter dapat meminta CT angiografi atau angiografi kateter.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Setelah gel dibersihkan, Anda dapat langsung pulang dan beraktivitas seperti biasa. Bila perut yang diperiksa, Anda boleh makan kembali.

Hasil pemeriksaan. Dokter menilai gambar dan ukuran yang direkam, lalu menjelaskan hasilnya saat konsultasi. Temuan seperti bekuan di vena dalam dapat memerlukan pengobatan pada hari yang sama.

Pemeriksaan ulang. USG vaskular diulang berkala untuk memantau penyempitan karotis, ukuran aneurisma aorta, atau stent dan pembuluh cangkok, sesuai jadwal dari dokter.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:

  • Wajah mencong, lemah separuh badan, atau bicara pelo
  • Sesak napas tiba-tiba atau nyeri dada
  • Tungkai tiba-tiba sangat bengkak, nyeri, pucat, atau dingin
  • Nyeri perut atau punggung hebat yang muncul mendadak

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Ika Ruriana, Sp.Rad

Spesialis Radiologi

Cardiovascular Diagnostic Center

Fokus klinisRadiologi Diagnostik · Radiografi (Rontgen)

Lihat Profil

dr. Indah A. Putri, Sp.N, Subsp, NIOO(K), MSc

Neurovaskular, Intervensi, Otologi, Pencitraan, dan Oftalmologi

Fokus klinisStroke dan Pembuluh Darah Otak · Neurosonologi

Lihat Profil
Lihat Semua Dokter
Teknologi

Doppler Vascular Ultrasound

Pemeriksaan ultrasonografi pembuluh darah yang menampilkan gambar dinding pembuluh sekaligus aliran darahnya. Dokter memakainya…

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang USG vaskular, dari persiapan sampai hubungannya dengan pemeriksaan lain.

Apa bedanya USG vaskular, USG Doppler, dan USG dupleks?

Ketiganya sering dipakai bergantian. USG vaskular adalah nama umum untuk USG pembuluh darah. Doppler adalah bagian pemeriksaan yang menilai aliran darah, sedangkan dupleks berarti gabungan gambar hitam putih dan Doppler dalam satu pemeriksaan. Dalam praktik, USG pembuluh darah hampir selalu memakai teknik dupleks. Yang lebih menentukan adalah area yang diperiksa, misalnya leher, tungkai, atau perut.

Apakah USG vaskular terasa sakit?

Umumnya tidak. Anda hanya merasakan gel yang dingin dan probe yang digeser di kulit. Pada pemeriksaan vena, probe ditekan sedikit untuk melihat apakah vena menguncup, dan ini dapat terasa tidak nyaman bila tungkai sedang bengkak atau nyeri. Sampaikan kepada petugas bila terasa sakit agar tekanannya disesuaikan.

Apakah saya perlu puasa?

Hanya untuk pemeriksaan pembuluh di perut, seperti aorta atau arteri ginjal. Puasa sekitar 6 sampai 8 jam membantu mengurangi gas usus yang dapat menghalangi gambar. Untuk leher, tungkai, dan lengan, Anda tidak perlu puasa dan boleh minum obat seperti biasa. Ikuti petunjuk dari tim saat jadwal dibuat.

Siapa yang perlu USG arteri leher?

USG arteri karotis dianjurkan setelah stroke atau serangan stroke ringan, untuk mencari penyempitan yang dapat memicu stroke berulang. Pemeriksaan juga dapat dipertimbangkan bila dokter mendengar bising di leher atau sebelum operasi jantung tertentu. Pedoman tidak menganjurkan USG karotis rutin bagi semua orang tanpa keluhan, sehingga dokter menimbang manfaatnya untuk Anda.

Apakah USG vaskular aman saat hamil?

Aman. USG memakai gelombang suara tanpa radiasi dan tanpa kontras, sehingga dapat dipakai selama kehamilan. Pada kehamilan, risiko bekuan darah di vena tungkai meningkat, dan USG vena menjadi pemeriksaan awal bila tungkai tiba-tiba bengkak dan nyeri. Sampaikan usia kehamilan Anda kepada petugas agar posisi pemeriksaan disesuaikan.

Apakah USG bisa menggantikan angiografi?

Untuk banyak keperluan, USG sudah cukup untuk diagnosis dan pemantauan. Namun, bila tindakan seperti balon, stent, atau operasi direncanakan, dokter sering memerlukan peta pembuluh yang lebih lengkap dengan CT angiografi, MR angiografi, atau angiografi kateter. Gambar USG juga dapat terhalang pengapuran berat atau gas usus. Dokter menentukan pemeriksaan lanjutan yang sesuai.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).

  1. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
  2. Naylor R, Rantner B, Ancetti S, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2023 Clinical Practice Guidelines on the Management of Atherosclerotic Carotid and Vertebral Artery Disease. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2023;65(1):7-111.
  3. Kakkos SK, Gohel M, Baekgaard N, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2021 Clinical Practice Guidelines on the Management of Venous Thrombosis. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2021;61(1):9-82.
  4. De Maeseneer MG, Kakkos SK, Aherne T, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2022 Clinical Practice Guidelines on the Management of Chronic Venous Disease of the Lower Limbs. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2022;63(2):184-267.
  5. Wanhainen A, Van Herzeele I, Bastos Goncalves F, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2024 Clinical Practice Guidelines on the Management of Abdominal Aorto-Iliac Artery Aneurysms. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2024;67(2):192-331.
  6. Needleman L, Cronan JJ, Lilly MP, dkk. Ultrasound for Lower Extremity Deep Venous Thrombosis: Multidisciplinary Recommendations From the Society of Radiologists in Ultrasound Consensus Conference. Circulation. 2018;137(14):1505-1515.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: USG Vaskular

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur