Jawaban singkat
Apa Itu Defibrillator Kardioverter Implan (ICD)?
ICD adalah alat kecil yang ditanam di bawah kulit dada dan terhubung ke jantung lewat kabel. Alat ini memantau irama terus-menerus dan menghentikan irama bilik yang sangat cepat dan berbahaya dengan pacuan cepat atau kejutan listrik, untuk mencegah kematian mendadak. Pemasangan dengan bius lokal berlangsung sekitar 1 sampai 2 jam.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Defibrillator Kardioverter Implan (ICD)
Apa Itu ICD
ICD, singkatan dari implantable cardioverter defibrillator, adalah alat bertenaga baterai yang ditanam di bawah kulit dada untuk mencegah kematian jantung mendadak. Kematian mendadak umumnya disebabkan irama bilik yang sangat cepat atau kacau, yaitu takikardia ventrikel atau fibrilasi ventrikel, sehingga jantung tidak lagi memompa darah. ICD mengenali irama ini dalam hitungan detik dan berusaha menghentikannya. Keadaan ini dibahas di halaman Kematian Jantung Mendadak.
Cara Kerja Singkat
Generator berisi baterai dan rangkaian elektronik, sedangkan kabel yang ujungnya berada di bilik kanan merekam setiap denyut. Bila terdeteksi irama bilik yang cepat, ICD lebih dulu dapat mencoba pacuan cepat yang umumnya tidak terasa sakit. Bila tidak berhasil atau iramanya sangat kacau, ICD memberi kejutan listrik untuk mengembalikan irama normal. ICD juga memacu jantung bila denyut terlalu lambat dan menyimpan rekaman irama untuk dibaca dokter.
Siapa yang Memerlukan
Ada dua kelompok. Pertama, orang yang pernah selamat dari henti jantung atau mengalami takikardia ventrikel berat tanpa penyebab yang dapat pulih; ini disebut pencegahan sekunder. Kedua, orang yang belum pernah mengalaminya tetapi berisiko tinggi, terutama bila kekuatan pompa jantung, yang disebut fraksi ejeksi, tetap 35 persen atau kurang setelah sekitar 3 bulan pengobatan gagal jantung sesuai pedoman; ini disebut pencegahan primer. Sebagian penyakit jantung keturunan, seperti kardiomiopati hipertrofik dengan risiko tinggi, sindrom QT panjang, atau sindrom Brugada, juga dapat menjadi alasan.
Jenis ICD
ICD lewat vena memakai kabel yang dimasukkan ke bilik kanan. ICD bawah kulit memakai kabel yang diletakkan di bawah kulit di samping tulang dada, tanpa kabel di dalam jantung, tetapi tidak dapat memacu jantung jangka panjang. Pada gagal jantung dengan gangguan hantaran tertentu, ICD dapat digabung dengan alat resinkronisasi menjadi CRT-D, yang dibahas di halaman Terapi Resinkronisasi Jantung.
Yang Perlu Dipahami
ICD tidak mencegah aritmia muncul dan tidak menyembuhkan penyakit jantung yang mendasarinya. Obat gagal jantung dan obat irama tetap diperlukan, yang dibahas di halaman Manajemen Gagal Jantung. Keputusan pemasangan sebaiknya dibicarakan bersama, termasuk soal kejutan listrik, aturan menyetir, dan keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Selamat dari Henti JantungHenti jantung akibat fibrilasi ventrikel atau takikardia ventrikel tanpa penyebab yang dapat pulih.
- Takikardia Ventrikular BeratIrama bilik cepat yang menyebabkan pingsan atau tekanan darah turun.
- Pompa Jantung Lemah yang MenetapFraksi ejeksi 35 persen atau kurang meski sudah sekitar 3 bulan menjalani pengobatan gagal jantung.
- Kardiomiopati dengan Risiko TinggiMisalnya kardiomiopati hipertrofik atau aritmogenik dengan faktor risiko kematian mendadak.
- Kelainan Listrik Jantung KeturunanSeperti sindrom QT panjang atau sindrom Brugada yang disertai pingsan karena aritmia.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Penyebab yang Dapat PulihMisalnya serangan jantung dalam 48 jam pertama atau gangguan kalium; penyebabnya diatasi dulu.
- Baru Mengalami Serangan JantungPada pencegahan primer, umumnya ditunda sekitar 6 minggu lalu kekuatan pompa dinilai ulang.
- Harapan Hidup Kurang dari 1 TahunMisalnya karena penyakit berat lain, sehingga manfaat ICD kecil.
- Infeksi AktifPemasangan ditunda sampai infeksi teratasi untuk mencegah infeksi alat.
- Takikardia Ventrikel yang Terus BerulangIrama cepat yang terus muncul ditangani dulu dengan obat atau ablasi agar tidak memicu kejutan beruntun.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Pemasangan ICD biasanya terjadwal, kecuali setelah henti jantung saat pasien masih dirawat. Dokter menjelaskan alasan pemasangan, jenis ICD, dan apa yang terjadi bila alat memberi kejutan.
Puasa. Umumnya tidak makan dan minum sekitar 6 jam sebelum tindakan.
Obat pengencer darah. Dosisnya diatur sesuai petunjuk dokter; jangan menghentikannya sendiri.
Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, EKG, dan ekokardiografi untuk menilai kekuatan pompa jantung, yang dibahas di halaman Ekokardiografi.
Mencegah infeksi. Kulit dada dibersihkan dan antibiotik diberikan lewat infus sekitar 1 jam sebelum tindakan. Sampaikan bila Anda demam atau sedang sakit.
Pekerjaan dan kendaraan. Sampaikan pekerjaan Anda, terutama bila mengemudikan kendaraan umum, karena ada aturan menyetir setelah pemasangan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Pemasangan dilakukan di ruang kateterisasi atau ruang tindakan dan berlangsung sekitar 1 sampai 2 jam. Kulit di bawah tulang selangka dibius lokal dan Anda diberi obat penenang. ICD bawah kulit sering dipasang dengan obat penenang yang lebih dalam atau bius umum.
Membuat Kantong Alat
Dokter membuat sayatan kecil di bawah tulang selangka, umumnya di sisi kiri, lalu membentuk kantong di bawah kulit atau otot dada.
Memasang Kabel
Kabel didorong lewat vena ke bilik kanan dengan panduan sinar-X, kadang ditambah kabel di serambi kanan. Dokter mengukur sinyal jantung dan kekuatan rangsangan yang diperlukan.
Menyambung dan Mengatur Alat
Kabel disambung ke generator, alat dimasukkan ke kantong, dan luka dijahit. ICD diatur kapan memberi pacuan cepat atau kejutan. Pada sebagian pasien, dokter menguji alat dengan memicu irama cepat saat Anda dibius dalam.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Menurunkan Risiko Kematian MendadakPada pasien terpilih, ICD terbukti menurunkan angka kematian dibanding pengobatan dengan obat saja.
- Pacuan Cepat tanpa Rasa SakitBanyak irama bilik cepat dapat dihentikan dengan pacuan sebelum kejutan diperlukan.
- Juga Berfungsi sebagai Pacu JantungICD lewat vena dapat memacu jantung bila denyut terlalu lambat.
- Rekaman Irama untuk DokterAlat menyimpan rekaman aritmia sehingga pengobatan dapat disesuaikan.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Kejutan yang Tidak DiperlukanMisalnya karena fibrilasi atrium atau gangguan kabel; dikurangi dengan pengaturan alat yang tepat.
- Infeksi AlatJarang; bila terjadi, seluruh alat dan kabel biasanya perlu diangkat.
- Kabel Bergeser atau BermasalahDapat memerlukan tindakan ulang; kondisi kabel diperiksa setiap kontrol.
- Memar atau Bengkak Berisi DarahLebih mungkin pada pengguna obat pengencer darah; umumnya membaik dengan penekanan.
- Udara di Rongga DadaJarang; terjadi bila paru tertusuk saat mencari vena, kadang perlu selang dada.
- Cemas atau Takut KejutanDapat dialami pasien dan keluarga; konseling dan dukungan tim membantu.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Umumnya pasien menginap satu malam. Sebelum pulang, alat diperiksa, foto rontgen dada dilakukan, dan Anda menerima kartu identitas alat.
Luka dan lengan. Jaga luka tetap kering sekitar 1 minggu. Hindari mengangkat lengan di sisi alat lebih tinggi dari bahu dan mengangkat beban berat selama sekitar 4 sampai 6 minggu.
Bila mendapat kejutan. Kejutan terasa seperti hentakan kuat di dada selama sekejap. Bila hanya sekali dan Anda merasa baik, hubungi tim untuk menjadwalkan pemeriksaan alat.
Menyetir. Masa tunggu berbeda menurut alasan pemasangan, umumnya sekitar 1 minggu untuk pencegahan primer dan sekitar 3 bulan setelah henti jantung atau setelah mendapat kejutan. Aturan bagi pengemudi kendaraan umum lebih ketat.
Kontrol alat. Pemeriksaan berkala di klinik dan dari rumah, yang dibahas di halaman Pemantauan Jantung Jarak Jauh. Baterai umumnya bertahan sekitar 6 sampai 10 tahun.
Dukungan emosional. Rasa cemas setelah pemasangan atau setelah kejutan adalah hal wajar. Bicarakan dengan tim; dukungan keluarga dan konseling membantu.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Dua kejutan atau lebih dalam 24 jam
- Kejutan disertai nyeri dada, sesak napas, atau pingsan
- Luka merah, bengkak, bernanah, atau disertai demam
- Bengkak di kantong alat yang terus membesar
- Sesak napas tiba-tiba atau nyeri dada
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K)
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center +1 center
Fokus klinisElektrofisiologi dan Ablasi Aritmia · Pemasangan Pacemaker dan ICD
Lihat Profil
Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat ProfilElectrophysiology (EP) Laboratory
Ruang tindakan khusus untuk studi elektrofisiologi, ablasi kateter, dan pemasangan perangkat irama jantung seperti pacemaker dan…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang ICD dan hidup dengan alat ini.
Seperti apa rasanya kejutan ICD?
Banyak pasien menggambarkannya seperti hentakan atau pukulan kuat di dada yang berlangsung sekejap. Rasanya mengejutkan, tetapi cepat berlalu. Bila Anda sudah pingsan karena irama yang sangat cepat, kejutan mungkin tidak terasa. Orang yang menyentuh Anda saat kejutan mungkin merasakan sedikit kesemutan, tetapi tidak berbahaya baginya. Pacuan cepat untuk menghentikan irama umumnya tidak terasa sakit.
Apa yang harus dilakukan bila ICD memberi kejutan?
Bila Anda mendapat satu kejutan lalu merasa baik, duduk atau berbaring, lalu hubungi tim untuk menjadwalkan pemeriksaan alat. Segera ke IGD atau hubungi layanan gawat darurat bila mendapat dua kejutan atau lebih dalam 24 jam, atau bila kejutan disertai nyeri dada, sesak napas, atau pingsan. Keluarga sebaiknya ikut mengetahui langkah ini.
Apa bedanya ICD dengan pacemaker?
Pacemaker hanya mengatasi denyut yang terlalu lambat. ICD juga dapat memacu denyut yang lambat, tetapi tugas utamanya mengenali dan menghentikan irama bilik yang sangat cepat dan berbahaya dengan pacuan cepat atau kejutan listrik. Ukuran ICD sedikit lebih besar dan pemasangannya serupa. Pacemaker dibahas di halaman Pemasangan Pacemaker.
Apakah saya masih boleh menyetir?
Boleh, tetapi ada masa tunggu. Umumnya sekitar 1 minggu bila ICD dipasang untuk pencegahan primer, dan sekitar 3 bulan bila Anda pernah henti jantung, mengalami takikardia ventrikel berat, atau mendapat kejutan karena aritmia. Pengemudi kendaraan umum dan angkutan barang memiliki aturan lebih ketat. Tanyakan kepada dokter karena aturannya bergantung pada keadaan Anda.
Apakah fungsi kejut ICD dapat dimatikan?
Bisa, tanpa operasi, dengan alat pemrogram. Fungsi kejut dapat dinonaktifkan sementara, misalnya saat operasi lain yang memakai alat pemotong listrik. Pada keadaan sakit berat menjelang akhir hidup, pasien dan keluarga dapat membicarakan penonaktifan fungsi kejut bersama dokter agar tidak terjadi kejutan yang menyakitkan. Fungsi pacu jantung tetap dapat dipertahankan.
Apakah saya bisa beraktivitas dan berolahraga dengan ICD?
Sebagian besar kegiatan sehari-hari dapat dilakukan setelah luka pulih. Olahraga ringan sampai sedang umumnya aman dan bermanfaat, sedangkan olahraga dengan benturan di dada atau gerakan lengan berat perlu dibicarakan dengan dokter. Hindari kegiatan yang berbahaya bila Anda tiba-tiba pingsan, misalnya berenang sendirian atau memanjat tinggi. Tanyakan program latihan yang sesuai kepada tim.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Dicky A. Hanafy, Sp.JP(K).
- Zeppenfeld K, Tfelt-Hansen J, de Riva M, dkk. 2022 ESC Guidelines for the management of patients with ventricular arrhythmias and the prevention of sudden cardiac death. Eur Heart J. 2022;43(40):3997-4126.
- Al-Khatib SM, Stevenson WG, Ackerman MJ, dkk. 2017 AHA/ACC/HRS Guideline for Management of Patients With Ventricular Arrhythmias and the Prevention of Sudden Cardiac Death. Circulation. 2018;138(13):e272-e391.
- McDonagh TA, Metra M, Adamo M, dkk. 2021 ESC Guidelines for the diagnosis and treatment of acute and chronic heart failure. Eur Heart J. 2021;42(36):3599-3726.
- Moss AJ, Zareba W, Hall WJ, dkk. Prophylactic Implantation of a Defibrillator in Patients with Myocardial Infarction and Reduced Ejection Fraction. N Engl J Med. 2002;346(12):877-883.
- Bardy GH, Lee KL, Mark DB, dkk. Amiodarone or an Implantable Cardioverter-Defibrillator for Congestive Heart Failure. N Engl J Med. 2005;352(3):225-237.
- Moss AJ, Schuger C, Beck CA, dkk. Reduction in Inappropriate Therapy and Mortality through ICD Programming. N Engl J Med. 2012;367(24):2275-2283.
- Knops RE, Olde Nordkamp LRA, Delnoy PPHM, dkk. Subcutaneous or Transvenous Defibrillator Therapy. N Engl J Med. 2020;383(6):526-536.

